Viral Gadis Cilik Ahli Gendam, Inilah 4 Fakta Mengejutkan Tentang Gadis yang Berhasil Melancarkan Aksinya di 3 Kota Tersebut

3.038 views
via: boombastis.com

Sejak bulan Februari lalu, media sosial digegerkan dengan kemunculan gadis cilik yang katanya memiliiki ilmu gendam. Kabarnya, dia  telah melancarkan aksinya di beberapa kota. Mulanya si gadis cilik akan mendekati korbannya dengan tampang memelas, bercerita bahwa dia sedang mencari ayahnya. Ketika sang korban sadar, uang mereka sudah raib saja.

Diketahui, bocah itu memiliki ciri-ciri tampang yang memelas, bersepatu, berjilbab dan menggendong tas ransel. Karena begitu meresahkan, para korban gendam menyebarkan ciri-cirinya di media sosial. Netizen yang kebetulan melihatnya pun langsung mengabadikan fotonya dan selalu meng-update keberadaan gadis cilik itu.

Beberapa dari Kawan Muda mungkin ada yang belum tahu tentang gadis cilik yang begitu meresahkan ini. Kita Muda sudah merangkum nih 9 fakta tentang anak ahli gendam tersebut. Yuk, simak!

Terkenal di media sosial, gadis cilik ini berhasil mengelabui korbannya di tiga kota, Surabaya, Malang, dan terakhir dia tampak berkeliaran di Yogyakarta.

via: boombastis.com

Siapa yang menyangka kalau gadis cilik ini telah berkelana cukup jauh untuk melancarkan aksinya. Gadis ini mulanya meresahkan warga Surabaya, hal ini diketahui dari postingan salah satu akun komunitas yang menjelaskan dengan detail kronologi penipuan yang dilakukan oleh gadis itu.

Tak berselang lama, muncul kesaksian korban lainnya yang kini berasal dari Malang. Beberapa waktu lalu, Netizen menemukan gadis kecil ini berkeliaran di kawasan kampus UIN Yogyakarta. Waduh, apakah mungkin gadis cilik ini berkeliaran sendirian? Banyak yang curiga kalau sang ibu berada di belakang semua ini.

Modus yang digunakan rata-rata sama. Dia akan mendekati korban dengan wajah memelas, bercerita bahwa dirinya sedang mencari sang ayah yang hilang dan kehabisan ongkos.

via: boombastis.com

Mana ada korban yang tidak iba melihat gadis cilik ini kebingungan karena ditinggal ayahnya dan kehabisan ongkos. Para korban pun tak masalah memberikan sedikit rezekinya. Masalahnya, ketika  gadis cilik tersebut pergi, para korban menyadari barang-barang berharga lainnya sudah raib. Biasanya gadis cilik ini menyasar orang-orang yang baru menarik uang di ATM.

Sebenarnya, dia  dan ibunya pernah diinterogasi Satpol PP Malang karena sering berkeliaran di jalanan.

Beredar video si gadis cilik ahli gendam dan ibunya yang tengah berbincang dengan Satpol PP. Ketika ditanya kenapa mereka sering berkeliaran di jalanan dan menanyakan kebenaran kabar yang beredar, tak ada bukti kuat yang menunjukkan kalau mereka telah melakukan penipuan.

Sang ibu pun beralasan tengah menunggu suaminya dan meminta si anak mencari suaminya yang tiba-tiba terpisah dari mereka. Karena tidak ada alasan untuk menangkap, ibu anak tersebut akhirnya dilepaskan kembali.

Si gadis cilik ahli gendam beserta keluarganya berhasil diamankan oleh polisi. Ayah gadis cilik itu membantah kabar penipuan yang beredar.

via: boombastis.com

Pada Minggu 18 Maret silam, gadis cilik yang meresahkan ini akhirnya berhasil diamankan oleh polisi, lengkap dengan ayah, ibu, dan adiknya. Saat dimintai keterangan, sang ayah mengaku bahwa dirinya tengah mencari anak sulungnya yang kabur dari rumah, yang notabene adalah kakak dari gadis cilik ahli gendam.

Istrinya pun membenarkan keterangan suaminya. Setelah mengetahui kabar bahwa anaknya viral di media sosial karena telah menipu banyak orang, Aminudin, ayah dari gadis cilik tersebut mengaku siap bertanggung jawab jika memang benar ada korban yang dirugikan.

Kisah gadis cilik ahli gendam di atas seolah-olah menjadi pelajaran bagi kita semua untuk terus waspada dan berhati-hati dengan penipuan bermodus gendam.

Jika ada seseorang yang tak dikenal dan tampak mencurigakan mendekatimu, pastikan untuk tidak melakukan kontak mata atau fisik yang berarti dengan mereka. Karena biasanya, pelaku gendam melumpuhkan kesadaran korbannya melalui tatapan atau sentuhan fisik (menepuk pundak).

Sumber: Boombastis