Tips Membuat CV Agar Lolos Seleksi Kerja

613 views
contoh design cv creative menarik
via pinterest.com

Salah satu berkas yang diperlukan untuk melamar pekerjaan adalah Curriculum Vitae (CV) alias daftar riwayat hidup. CV menjadi begitu penting sebab dari sini lah, HRD kali pertama melihatmu.

Tahukah kamu, karaktermu sedikit banyak bisa dibaca melalui CV kreatif yang kamu buat lho. Namun nggak cuma karakter yang penting untuk ditonjolkan, rekam jejak, bakat, dan kemampuanmu selama ini juga butuh kamu tonjolkan melalui CV.

Buat kamu para job seeker, simak yuk tips membuat CV yang baik dan benar seperti di bawah ini agar kamu lolos seleksi kerja!

 

 

1. Desain yang mudah dibaca

cv creative
via good-resume.com

Dalam membuat CV, hal pertama yang paling mencolok biasanya adalah dari segi desain. Jika dibandingkan dengan pelamar kerja yang lain, pasti HRD akan skimming terlebih dahulu membolak-balikkan CV.

Kamu beruntung jika dapat menarik perhatian melalui desain CV. Sebenarnya, desain CV lebih baik yang simpel atau sederhana. Tapi nggak harus demikian, tergantung kebutuhan profesi yang akan kamu lamar.

Hal paling penting dalam desain CV adalah mudah dibaca. Tata letaknya bagus. Enak dilihat dan dapat dipahami.

2. Deskripsi diri yang singkat dan padat

Tidak perlu bertele-tele dalam mendeskirpsikan kamu siapa. Ingat, kebanyakan bio profile di akun Instagram, Twitter, dan sosial media lainnya juga maksimal 160 karakter kan?

Cukup singkat, padat, dan jelas. Selebihnya biarkan HRD menilai dari riwayat pendidikan, pekerjaan, atau organisasi yang pernah kamu ikuti.

Kamu boleh menambahkan profil LinkedIn. LinkedIn memang ditujukan untuk profesional, media sosial yang isinya kebanyakan orang-orang pekerja. Dengan memiliki LinkedIn, kamu sudah ada nilai plus di mata HRD.

3. Tulis soft skill

via: brightside.me

Bukan soal penting nggak penting, tapi soft skill ini perlu kamu tunjukkan melalui CV. Kamu bisa menuliskan soft skill atau hobi. Seperti berolahraga, bermusik, fotografi, atau lainnya.

Hal ini juga bisa menjadi pertimbangan bagi HRD untuk merekrutmu lho. Pasalnya, beberapa karakter akan terlihat melalui passion atau hobi yang kita suka. Setuju nggak?

4. Isi riwayat kerja, organisasi, dan pendidikan yang spesifik

via: nbcnews.com

Nah ini penting banget nih. Jangan disepelekan!

Kalau bisa, jelaskan secara singkat, padat, dan jelas perjalanan karir dan pendidikanmu. Terutama pekerjaan sih. Tahun berapa kamu kerja di mana dan apa tugasmu di sana.

Hal ini akan memudahkan HRD untuk mengetahui apakah kamu cocok untuk diterima ataukah tidak. Riwayat organisasi yang pernah kamu ikuti juga boleh ditulis, ingat-ingat lagi organisasi bergengsi apa yang pernah kamu ikuti.

Lalu juga pendidikan, cukup cantumkan tahun, tempat, dan jurusan.

5. Perhatikan jabatan atau profesi

Soal ini agak tricky. Kamu boleh menyebut suatu jabatan atau profesi apapun itu yang menurutmu kamu banget. Namun, harus disesuaikan dengan posisi yang perusahaan butuhkan.

Contohnya, perusahaan butuh seorang Senior Digital Marketing. Kamu bisa mendeskripsikan dirimu sebagai Digital Creative Enthusiast atau yang lebih umum seperti Marketing Professional.

Intinya, promosikan dirimu sebaik mungkin. Apa yang akan kamu lakukan di perusahaan yang kamu lamar? Ingin menjadi apa dan akan seperti apa? Pikirkan baik-baik dan representasikan dalam CV.

6. Kalahkan robot pencari

Mungkin banyak darimu yang belum tahu kalau sekarang tuh ada tools buat menyeleksi CV sebelum berada di tangan HRD. Biasanya perusahaan yang menggunakan ini membutuhkan kamu untuk mengunggah CV pada form atau situs pencari kerja.

Ketika CV sudah masuk ke situs pencari kerja, sistem ATS (Applicant Tracking System) akan memindai keyword yang berkaitan dengan profesi yang kamu lamar. Fungsi utama sistem ini adalah mengeliminasi mayoritas resume yang diterima dan memudahkan HRD.

Tugasmu adalah lolos dari seleksi ini. Caranya adalah dengan memasukkan beberapa keyword skill atau kriteria yang dicari pada lamaran kerja yang kamu incar. Perhatikan kata yang sering muncul pada lowongan tersebut terutama di bagian kualifikasi yang dicari.

Tips membuat CV sudah kamu kantongi. Saatnya membuat CV kreatif yang sesuai dengan kamu. Semangat ya! Semoga kamu segera mendapat pekerjaan yang terbaik!