Ternyata, Kita Masih Bisa Hidup Meski Tanpa 8 Organ Tubuh Ini Lho! Sudah Tahu Belum?

4.616 views
via: intouchweekly.com

Selama ini kita mungkin berpikiran bahwa manusia tidak bisa hidup jika kehilangan salah satu organ organ tubuhnya atau jika ada organ tubuhnya yang diambil. Namun tahukah kamu, ada organ-organ tertentu yang ternyata enggak membawa dampak terlalu besar jika mereka tidak ada dalam tubuh manusia.

Ini bukan berarti organ-organ tersebut enggak ada fungsinya. Mereka tentu memudahkan kerja tubuh manusia, tetapi saat mereka tidak ada, manusia tetap bisa hidup sehat dan beraktivitas seperti biasa. Nah, kira-kira organ-organ apa sajakah itu? Simak yuk ulasan Kita Muda berikut ini.

1. Manusia tetap bisa bertahan hidup hanya dengan satu paru-paru saja. Yup, ketika satu paru diangkat yang diakibatkan oleh penyakit kanker, TBC, atau penyakit paru lainnya, paru yang tersisa akan mengambil alih tugas paru yang diangkat tersebut. Meskipun pernapasan lebih sulit, karena seseorang akan kehilangan 35% volume udara yang bisa dikeluarkan per detiknya, kehilangan satu paru tidak akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari.

via: rd.com

2. Tahu enggak, ternyata manusia bisa hidup tanpa adanya usus besar. Ketika seseorang terkena kanker usus atau penyakit Chrohns, mau tidak mau usus besarnya harus dingkat. Sebagai gantinya, akan ada kantong di usus halus yang berfungsi sebagai pengganti usus besar yang dibuang.

via: rd.com

BACA JUGA:


3. Selanjutnya adalah organ reproduksi. Karena alasan tertentu, perempuan akan menjalani histerektomi atau pengangkatan rahim. Dan laki-laki pun juga bisa menjalani pengangkatan testis apabila terkena kanker prostat. Menurut penelitian, perempuan yang rahimnya diangkat tidak akan mengalami penurunan harapan hidup.

via: rd.com

4. Hati memproduksi empedu untuk memecah lemak dan empedu ini berada di dalam kantung empedu. Ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat kantung empedu seseorang harus diangkat seperti adanya batu empedu. Meskipun kantung empedu dibuang atau diangkat, seseorang tidak akan mengalami perubahan atau gejala apa pun.

via: rd.com

5. Lambung kemungkinan akan diangkat sebagian atau bahkan seluruhnya saat seseorang menjalani terapi kanker lambung. Lantas, siapa yang akan menjalankan fungsi pencernaan yang dilakukan lambung? Ternyata, setelah lambung dibuang, kerongkongan akan dihubungkan langsung dengan usus halus atau yang disebut dengan prosedur gastrektomi.

via: rd.com

6. Manusia pun bisa hidup dengan normal tanpa adanya limpa. Organ ini memang berfungsi menyaring darah dan membantu tubuh melawan infeksi. Namun jika limpa rusak dan harus diangkat, seseorang masih bisa hidup normal—meski imunitas tubuhnya menurun.

via: rd.com

7. Jika terjadi peradangan dan pembengkakan pada umbai cacing atau apendiks (orang awam biasa menyebutnya usus buntu), organ yang satu ini biasanya juga diangkat. Meskipun berperan sebagai tempat penyimpanan bakteri baik di usus, pengangkatan umbai cacing enggak memiliki dampak yang berarti bagi tubuh.

via: rd.com

8. Secara teknis, manusia sebenarnya bisa hidup normal hanya dengan satu ginjal. Ada kasus-kasus tertentu di mana seseorang terlahir hanya dengan satu ginjal, ginjalnya diangkat karena sebab tertentu, atau ginjalnya didonorkan. Nah, saat kedua ginjal gagal pun, manusia ternyata tetap bisa bertahan hidup. Ya, meskipun harus menjalani cuci darah sih…

via: rd.com

Meskipun kita masih bisa hidup normal tanpa organ-organ di atas, jangan disepelekan atau malah merusaknya ya. Ada baiknya nih Kawan Muda menjaga kesehatan organ tubuh sejak dini agar tidak terkena penyakit-penyakit yang “menyeramkan”.

Siapa sih yang enggak ingin panjang umur? Oleh karena itu, yuk terapkan pola hidup sehat biar organ dalam tubuh juga tetap maksimal fungsinya. Semoga informasi di atas bermanfaat, Kawan Muda 😉

Sumber: Reader’s Digest