Tabungan Pernikahan Bisa Dimulai Sejak Umur 20 Lho! Caranya?

927 views
pernikahan haykal kamil tantri namirah
via brilio.net

Memiliki hubungan percintaan di usia 20-an jangan disepelekan. Kamu, pasanganmu, atau mungkin kalian berdua punya harapan yang lebih dari sekedar pacaran. Saran Kita Muda nih, kalau udah cocok langsung aja. Menatap masa depan. Siap menikah. Siapkan diri dan yang nggak kalah penting: siapkan tabungan pernikahan.

Biaya resepsi pernikahan memang nggak murah. Tapi jangan sampai cuma gara-gara ini kamu jadi ciut. Kalau usiamu masih 20, atau mungkin di usia 22, kamu bisa kok mulai nyicil tabungan buat menikah. Kalau usia 25, biasanya otomatis sudah kepikiran buat nabung menikah.

Ya, usia bukan jadi patokan. Intinya kalau kita siap sejak awal, justru akan lebih bagus, kan? Kuy, Kita Muda mau menyarankan sekaligus bikin simulasi tabungan untuk yang ingin menikah. Caranya adalah…

1. Atur target ingin menikah di usia berapa dan hitung rentang waktu menabung

Menikah idealnya dan umumnya ada di usia 25 tahun. Kalau kamu sekarang berusia 22 tahun, setidaknya kamu punya rentang waktu tiga tahun untuk menabung.

Atur target mau nikah di usia berapa juga bisa banget. Ini memudahkanmu mengatur berapa yang harus kamu simpan per bulannya dengan jangka waktu berapa lama nabungnya.

Bikin kasaran angka kira-kira biaya pernikahanmu butuh berapa. Anggap saja Rp 60.000.000 nah dari situ kamu bisa memperkirakan berapa kamu harus menabung per bulannya.

2. Sisihkan setidaknya 15% dari gajimu

tabungan
Tabungan | via freepik.com

Berdasarkan poin pertama tadi. Kita Muda sarankan menabung setidaknya 15% setiap bulannya. Anggap saja gajimu Rp 3.000.000. Kamu dan pasangan menabung untuk 3 tahun.

15% x 3.000.000 = Rp 450.000 / bulan

Rp 450.000 x 2 orang = Rp 900.000

Rp 900.000 x 36 bulan = Rp 32.400.000

3. Kurangi budget kencan!

Ini penting nih. Sebenernya budget kencan itu yang bikin kamu secara sukarela agak boros lho. Makan di cafe A, B, C. Nonton film. Belum lagi kalau ke mall kepengin barang ini dan itu.

Kalau udah siap nikah, yuk kurang-kurangi yuk. Kalau biasanya kamu tiap bulan kasih budget Rp 400.000, coba aja atur jadi Rp 200.000 per bulan. Sisanya, tabung buat menikah. Nonton film di laptop aja. Hemat, nyaman.

Sisa budget kencan: Rp 200.000 x 36 bulan x 2 orang = Rp 14.400.000

4. Kalau ke kantor, biar hemat bawa bekal dari rumah

bekal makan
Bekal makan | via primarasa.co.id

Bukan cuma buat ngantor sih ini ya. Kalau kamu masih kuliah dan udah punya bayangan buat menikah bisa lho menerapkan cara ini.

Makan siang di luar tanpa disadari mampu menguras kantongmu. Kerasanya sih sedikit, tapi kalau setiap hari lama-lama kerasa banget lho borosnya. Boros, kalau kamu makan makanan mahal ala restoran ya.

Coba deh bikin bekal sendiri. Pakai sayur rumahan. Kalau beli di luar kamu bisa mengeluarkan Rp 15.000 per sekali makan, dengan bawa bekal mungkin pengeluaranmu cuma kira-kira Rp 7.500 per sekali makan. Selain bisa hemat, siapa tahu dengan racikan sendiri kamu bisa jadi lebih sehat kan.

Sisa uang jajan: Rp 7.500 x 365 hari x 3 tahun x 2 orang = Rp 16.425.000

5. Akhir pekan bisa digunakan untuk membuat peluang usaha bersama

Akhir pekan daripada buat mengeluarkan uang mending buat menghasilkan uang.

Little bit tricky. Usaha bareng pasangan itu gampang-gampang susah. Gampangnya, kalian udah tahu di mana kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga bisa tahu kalau pasangan bisa diandalkan untuk meng-handle manajemen, operasional, atau keuangan, dan lainnya.

Susahnya, kadang rekan bisnis itu nggak enak kalau kecampur perasaan cinta. Kalau salah susah ditegur. Kadang juga nggak sevisi. Jangan sampai usaha bersama ini menghancurkan hubungan kalian ya.

Atau ide lain, kamu bisa saling belajar memperbaiki diri. Ikut seminar, ikut lomba, gabung komunitas, ikut kelas memasak, dan lainnya yang bisa meningkatkan kemampuan dirimu.

Anggap saja profit bisnis berdua: Rp 200.000 x 36 bulan = Rp 7.200.000

6. Mengganti kado ulang tahun yang lucu dan mahal dengan barang seserahan

seserahan
Seserahan | via seputarpernikahan.com

Kamu dan pasangan udah pacaran berapa tahun tuh? Gimana kalau tiap doi ulang tahun, kadonya diganti dengan barang seserahan?

Tapi harus ada kesepakatan dulu nih antara kalian berdua dan kedua orang tua masing-masing. Bahayanya kalau udah diniatin gini, nanti pas seserahan minta lagi barang yang sama. Kan sama aja bohong.

Ini bisa diterapkan kalau kalian sudah saling setuju pakai jurus ini ya. Khususnya calon istri nih, dengan nyicil seserahan tiap tahun bisa meringankan beban calon suami lho!

Anggaran seserahan per barang: Rp 200.000 x 3 tahun = Rp 600.000 (sudah lunas)

 

Itu dia simulasi kasar hitungan tabungan pernikahan.

Kalau kamu sudah merencanakan tabungan pernikahan sampai sedemikian rupa, Kita Muda cuma bisa bantu doa nih. Semoga kamu dan pasanganmu memang benar jodohnya ya. Semoga dilancarkan persiapan menikahnya! Semangat!