Setelah menikah mau tinggal di mana? Tinggal di rumah sendiri meski masih ngontrak atau tinggal di pondok indah mertua/orangtua?

Kawan Muda yang tengah merencanakan atau hendak melangsungkan pernikahan tentunya dibuat bingung dengan pilihan tersebut. Kalau mau tinggal sendiri, ada yang kondisi finansialnya belum matang atau masih ketergantungan orangtua.

Tapi kalau memutuskan tinggal bareng mertua, belum tentu pasangan mampu me nyesuaikan diri dengan mertua. Jadi pusing, kan?

Kalau menurut Kita Muda nih, setelah menikah itu akan lebih baik kalau Kawan Muda dan pasangan tinggal sendiri alias pisah rumah dari mertua atau orangtua. Kamu bisa ngontrak, nyicil KPR, atau beli rumah murah meriah, kenapa?

Karena beberapa hal positif ini akan kamu rasakan jika tinggal terpisah dengan orangtua setelah menikah.

1.Kamu dan pasangan bisa belajar bertanggung jawab dan berlatih menyelesaikan masalah kalian sendiri.

tinggal sendiri setelah menikah
via: shutterstock.com

Tak ada bantuan orangtua, membuat kalian harus meng-handle semuanya sendiri, kan? Mulai dari urusan bersih-bersih rumah hingga keuangan.

Dengan mengurusi semuanya sendiri, kamu dan pasangan bisa berbagi tugas dan saling bekerja sama sebagai satu tim yang solid untuk membangun rumah tangga yang harmonis dan seimbang. Bukankan ini bagus untuk kehidupan kalian ke depannya?

2. Meski harus terseok-seok karena hidup tanpa “bantuan” orangtua, kamu dan pasangan akan belajar menjadi bijak dan termotivasi untuk kerja keras.

tinggal sendiri setelah menikah
via: shutterstock.com

Membangun sesuatu dari nol bukanlah hal yang mudah, apalagi untuk pasangan baru. Namun, itulah “seni” berumah tangga. Kamu dan pasangan akan termotivasi untuk bekerja keras memenuhi kebutuhan seisi rumah, demi membuat pasangan bahagia. Bukankah akan terasa menyenangkan menikmati perjuangan berdua bersama pasangan?

Ketika kalian berhasil melewatinya, akan ada kepuasan tersendiri yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Kalian berdua pun perlahan tumbuh menjadi pribadi yang bijak, modal untuk menjadi orangtua kelak.

3. Tinggal sendiri membuat kalian fokus membangun rumah tangga tanpa intervensi pihak luar.

tinggal sendiri setelah menikah
via: shutterstock.com

Tahukah kamu, beberapa kasus perceraian di Indonesia dipicu oleh hubungan yang tidak harmonis antara mertua dan menantu? Konflik bisa muncul karena perbedaan kebiasaan keluarga atau pola asuh terhadap anak.

Kalau tinggak serumah dengan orangtua/mertua, intervensi mereka pada urusan rumah tangga tak dapat dihindari. Karena itulah, tinggal sendiri membuat kalian lebih fokus membangun rumah tangga yang kalian inginkan.

Ya, meski awalnya kamu merasa hunian baru belum memenuhi syarat rumah impian, percaya deh, hidup mandiri (walau hanya di rumah kontrakan) bikin kamu lebih bahagia dan menghargai hidup.

Eits, tapi ingat, hidup terpisah dengan orangtua atau mertua enggak berarti komunikasi dan silaturahim ikut terputus, ya.  

Selamat membangun rumah impian dengan pasangan, Kawan Muda 🙂

Sumber: Bintang.com