Setelah Mengetahui 6 Fakta Mengejutkan Ini, Kamu Akan Lebih Selektif Lagi saat Membeli Baju di Department Store!

4.260 views
trik pemasaran department store
via: brightside.me

Pusat-pusat perbelanjaan tentunya punya trik-trik khusus untuk menarik perhatian konsumen agar terus datang dan berbelanja di sana. Kadang nih, trik yang digunakan sedikit “licik” sehingga kita sebagai konsumen mudah termakan penawaran menggiurkan yang diberikan (yang sebenarnya enggak menggiurkan banget sih kalau tahu kenyataannya!).

Biasanya nih, kalau enggak tertipu masalah makanan, kita gampang banget tergoda dengan penawaran “menggiurkan” di department store!  Yup, rata-rata sih yang masuk dalam jebakan batman ini adalah kaum hawa.

Nah, niar enggak terus-terusan membuang uangmu dengan percuma, Kita Muda bakal membeberkan beberapa trik pemasaran yang seringkali menjerat konsumen. Apa saja?

1. Diskon tuh sebenarnya menguntungkan toko, bukan pembeli!

trik pemasaran department store
via: brightside.me

Yup, diskon membuat seseorang “tertarik” untuk membeli sesuatu yang awalnya mungkin enggak pengin dibeli dengan anggapan mumpung lagi diskon!

Padahal, harga sesungguhnya yang tertulis di label harga barang diskonan tuh aslinya “akal-akalan”. Harga yang ditempel bukanlah harga yang sesungguhnya (atau biasanya dinaikin dulu), baru deh dipasang label diskon supaya orang tertarik.

2. Setiap toko atau brand memiliki ukuran yang berbeda-beda.

trik pemasaran department store
via: brightside.me

Kamu mungkin berukuran “S” saat pergi ke toko X dan menjadi ukuran “M” saat pergi ke toko Y. Biasanya nih, brand tertentu (terutama yang menjual pakaian perempuan), menulis ukuran baju di label lebih kecil dari ukuran sebenarnya.

Yup, ini supaya cewek-cewek tetap membelinya tanpa mempermasalahkan ukuran baju mereka yang “tiba-tiba” melar.

3. Kolaborasi dengan desainer atau selebriti ternama enggak selalu menjamin kualitas.

trik pemasaran department store
via: brightside.me

Brand-brand besar biasanya berkolaborasi dengan desainer atau selebriti ternama untuk koleksi-koleksi terbaru mereka. Biasanya sih selebriti atau desainer yang punya pengaruh besar di masyarakat biar banyak yang tertarik untuk membelinya.

Harganya sih umumnya lebih mahal dari baju-baju yang enggak kolaborasi sama tokoh ternama. Namun, kualitasnya kadang enggak se-“wah” yang dibayangkan.


BACA JUGA:


4. Pakaian yang didiskon besar-besaran sengaja diletakkan berantakan untuk menarik perhatian.

trik pemasaran department store
via: brightside.me

Nyadar enggak sih kalau keranjang pakaian diskon tuh biasanya berantakan? Yup, baju-bajunya dibiarkan menumpuk begitu saja. Padahal, di bagian yang enggak didiskon, pakaiannya tertata rapi di rak atau dilipat rapi.

Kok bisa gitu ya? Ini adalah akal-akalan toko untuk mencipatakan ilusi bahwa si pelanggan menemukan barang berharga di tumpukan barang diskonan. Dengan begitu, pelanggan enggak akan berpikir dua kali untuk membelinya.

5. Baju baru sebenarnya penuh kuman dan zat kimia berbahaya.

trik pemasaran department store
via: brightside.me

Para pramuniaga memperlakukan baju layaknya barang berharga yang harus dijaga kebersihannya. Itulah yang membuat kita berpikir bahwa baju dijual atau di-display toko itu bersih.

Padahal nih ya, baju-baju tersebut mengandung banyak kuman dan zat kimia berbahaya sehingga kita harus mencucinya terlebih dahulu sebelum memakainya.

6. Beberapa pakaian yang dijual di department store kualitasnya enggak begitu bagus.

trik pemasaran department store
via: brightside.me

Kenapa ya baju orangtua kita dulu masih bagus dan bahkan diwariskan ke kita, tapi baju kita baru sebentar saja sudah rusak atau buluk warnanya? Ini sebenarnya adalah taktik para produsen agar kita lebih sering membeli baju. Dengan begitu, produsen  bisa terus memproduksinya secara massal.

Nah, setelah kalian tahu fakta-fakta mengejutkan di atas, semoga Kawan Muda lebih bijak lagi saat berbelanja dan lebih selektif saat membeli pakaian. Jangan sampai terjerat dalam promo-promo yang sebenarnya merugikanmu, ya!

Sumber: Brightside