Meski kita sudah hidup di dunia dengan teknologi serba canggih, sejumlah mitos tentang gigi atau kesehatan gigi masih sering terdengar di masyarakat. Sebagian percaya karena dikatakan oleh orangtua, sebagian lagi tertipu informasi yang kurang tepat.

Dan parahnya, mitos yang berkembang lebih dipercaya ketimbang nasihat dokter. Waduh, kalau mitosnya enggak membahayakan kesehatan kita sih oke-oke saja. Tapi kalau ternyata efeknya bakal kelihatan saat kita mengabaikannya kan repot juga.


BACA JUGA :


Biar gigi Kawan Muda tetap sehat dan kuat hingga tua nanti, yuk intip 10 mitos tentang gigi yang diyakini masyarakat (dan agak salah kaprah) yang dilansir dari Brightside.me berikut ini.

1. Sejak kecil kita selalu diingatkan oleh orangtua kalau gula adalah musuh utama gigi. Padahal, makanan berkarbohidrat lainnya seperti nasi, sereal, roti gandum, bahkan buah-buahan juga berpotensi merusak gigi, lho, kalau sisa-sisa karbohidratnya tertinggal di gigi!

via: brightside.me

2. Banyak yang bilang kalau ibu hamil enggak boleh pergi ke dokter gigi. Karena obat nyeri gigi bisa berpengaruh pada kondisi janin. Hemm, padahal nih saat ada peradangan rongga mulut harusnya segera diangkat. Karena itulah, kalau sakit gigi saat hamil jangan ragu ke dokter gigi. Tapi ingat, bilang ya ke dokter kalau kamu sedang hamil biar mereka tahu penanganan yang tepat.

via: brightside.me

3. Kalau gigi susu pada anak keropos atau patah, Kawan Muda jangan menyepelekan atau membiarkan. Segera konsultasikan ke dokter! Karena kalau dibiarkan bisa menyebabkan gangguan/infeksi/kerusakan dan nantinya akan membahayakan giginya saat menjadi gigi tetap.

via: brightside.me

4. Pernah dengar enggak kalau pengin gigi bersih, kamu harus pakai sikat gigi berlabel “hard brush”? Hehe, info ini mitos banget Kawan Muda! Faktanya, para dokter gigi malah menganjurkan untuk memakai sikat gigi berlabel “soft brush” agar tidak menyakiti gigi dan merusak enamel.  

via: brightside.me

5. Ada mitos yang bilang kalau pakai tusuk gigi itu berbahaya untuk gigi dan lebih baik pakai dental floss (benang gigi) saja. Padahal sih enggak begitu dan kalau kamu merasa ada makanan yang nyelip-nyelip di gigi, ada baiknya kamu periksa ke dokter gigi. Karena ini mungkin pertanda gigimu sedang bermasalah!

via: brightside.me

6. Berapa kali kamu menggosok gigi setiap harinya? Kamu pasti mikir kan kalau sering gosok gigi, gigimu lebih sehat. Padahal ini hanya mitos dan yang benar ya sikat gigi cukup dua kali sehari, pagi dan malam! Karena menggosok gigi terlalu sering bisa merusak enamel gigi.

via: brightside.me

7. Ada yang bilang kalau gigi bungsu itu harus dicabut. Eits, ini enggak sepenuhnya benar lho! Kalau gigi bungsu kamu tumbuh normal dan sehat ya enggak apa-apa dibiarin tumbuh. Nah, kalau gigi bungsu tumbuh miring (impaksi), itu baru wajib dicabut biar enggak menimbulkan masalah!

via: brightside.me

8. Hayo, siapa yang pernah dengar kalau kita harus sikat gigi setelah makan? Kalau sebelum tidur sih ini benar. Tapi di pagi hari?! Hmm…ada baiknya kamu sikat gigi dulu di pagi hari sebelum sarapan, kenapa? Karena saat tidur, bakteri dan plak terakumulasi di mulut dan kalau enggak sikat gigi dulu, mereka akan tertelan bersamaan dengan makananmu.

via: brightside.me

Nah itulah beberapa mitos tentang gigi yang selama ini “diamini” masyarakat. Hemm…jangan-jangan Kawan Muda termasuk salah satu yang salah kaprah selama ini? Kawan Muda tahu mitos-mitos lain tentang gigi yang sebenarnya merugikan gigi? Share yuk di kolom komentar 🙂