Pada dasarnya manusia enggak suka dibohongi. Ya, meskipun dalam kehidupan, kita mungkin sering melakukan kebohongan kecil.

Dibohongi tuh rasanya enggak enak, sakit. Kalau kebohongan tersebut hanyalah kebohongan kecil yang enggak berpengaruh besar pada kehidupan sih anggap saja lagi iseng.

Namun, bagaimana jika Kawan Muda sedang dibohongi tentang sesuatu yang serius? Apalagi dibohongi sama pasangan atau sahabat sendiri?! Ugh, nyesek pastinya!

Daripada Kawan Muda merugi nih karena menelan mentah-mentah kebohongan orang lain, ada beberapa trik jitu untuk mengenali apakah seseorang sedang berbohong padamu atau enggak.

Penasaran bagaimana? Yuk, disimak!

1. Orang yang sedang berbohong cenderung menghindari pembicaraan tentang diri mereka sendiri.

berbohong
via: Shutterstock.com

Yup, orang yang berbohong itu hobinya mencari kambing hitam untuk menutupi kebohongan mereka. Mereka akan mengarang cerita sedemikian rupa dan memberikan jawaban yang defensif untuk melindungi diri mereka dari kesalahan yang telah diperbuat.

2. Ketika berbicara, para pembohong akan mengucapkan kata-kata negatif.

berbohong
via: pulseheadlines.com

Tanpa disadari, orang yang berbohong biasanya mengucapkan kata-kata negatif. Nada bicaranya juga argumentatif dan kasar. Misalnya, teman atau pasangan kamu ngaret saat janjian. Sebenarnya, itu kesalahan mereka. Tapi, mereka enggak mau disalahkan dan berkilah.

Mereka akan mengucapkan sumpah serapah, entah itu pada orang yang ditemui atau sesuatu yang menyebabkan mereka ngaret. Misalnya, “Sorry telat, tadi ada supir angkot gila yang nyetir sembarangan!” atau “Duh, tadi ada orang nekat enggak bisa bawa mobil, jadi bikin macet jalanan…”

3. Pembohong akan menjelaskan masalah yang rumit secara singkat, tanpa informasi yang jelas.

berbohong
via: sharpcat.co.uk

Ketika seseorang berbohong, mereka biasanya bercerita tanpa disertai data-data jelas yang dapat dipercaya. Penjelasan mereka sangat singkat dan sederhana.

Hal ini karena mereka sedang mengarang cerita di dalam kepala sambil berbicara. Atau, mereka takut menambah daftar kebohongan sehingga memilih untuk berbicara singkat dan mengakhirinya.

4. Kata-kata yang digunakan pun membingungkan dan berputar-putar. Cerita mereka juga berubah-ubah.

berbohong
via: womansday.com

Pembohong akan menggunakan pemilihan kata yang rumit dan berputar-putar, memberikan terlalu banyak informasi atau penjelasan yang sebenarnya enggak nyambung.

Semakin lama didengar, ceritanya berubah-ubah dan enggak sinkron. Kalau sudah begini, coba tes dia dengan mengulang kembali cerita yang sebelumnya. Kalau dia gugup, berusaha mengingat-ingat, dan saat kembali bercerita banyak kisah yang dikoreksi, sudah kentara sekali kalau dia lagi berbohong. Jangan ketipu, deh!

Nah, sekarang Kawan Muda sudah tahu kan bagaimana cara jitu mendeteksi kebohongan seseorang. Selain 4 hal di atas nih, amati juga gerakan-gerakan “mencurigakan” seperti menggosok-gosokkan tangan, menelan ludah berlebihan, menjilati bibir, dan meremas-remas tangan.

Sumber: Liputan6.com