Masih Sering Terjebak dengan Mitos Kesehatan? 8 Kepercayaan Akan Kesehatan Umum Ini Membuatmu Sadar Kalau Miskonsepsi Tersebut Ada dan Perlu Diluruskan

2.647 views
via: brightside.me

Kita sering mendengar banyak hal tentang kesehatan yang ada di masyarakat. Semua mitos dan stereotypes tentang kesehatan ini lambat laun akan kita terima dan dianggap sebagai “fakta” kesehatan yang benar. Padahal sebenarnya sesuatu yang kita anggap sebagai “fakta” ini belum tentu benar, lho! Semakin berkembangnya penelitian ilmiah mengenai dunia kesehatan, kita sadar ada banyak fakta kesehatan yang selama ini dipercaya benar ternyata salah.

Nah untuk meluruskan kembali fakta kesehatan yang sebenarnya, yuk kita lihat 8 fakta kesehatan yang seharusnya. Dilansir dari brightside, ini dia:

1. “Hamil itu harus 9 bulan”

via: upmc.com

Kita selalu percaya jika kehamilan yang pas adalah ketika mencapai 40 minggu atau 9 bulan. Padahal sebenarnya nggak, lho! Menurut penelitian nih, hanya sekitar 5% bayi yang lahir pada waktu yang seharusnya, dan sisanya lahir lebih cepat atau lebih lama. Selain itu juga kita tidak pernah menghitung minggu sebelum terlambat datang bulan, yang seharusnya juga masuk hitungan untuk mengetahui minggu kehamilan.

2. “Kalau kegemukan berarti kamu nggak sehat”

via: brightside.me

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr. Steven N. Blair dan timnya, terungkap bahwa sebenarnya tingkat kematian seseorang yang overweight namun berolahraga secara teratur lebih rendah daripada mereka yang memiliki berat badan normal. Untuk mengetahui tubuhmu masuk dalam kategori sehat atau tidak, coba deh sering-sering mengecek BMI aka Body Mass Index. 

3. “Terlalu banyak konsumsi garam itu tidak sehat”

via: brightside.me

Kita sering mendengar bahwa jika ingin menurunkan berat badan dan tekanan darah, konsumsi garam dalam makanan harus dikurangi. Tetapi kalau terlalu banyak mengurangi garam itu nggak baik lho, sebenarnya. Menurut sebuah penelitian, kurangnya garam dalam tubuh dapat meningkatkan kemungkinan untuk terkena penyakit diabetes, lemak tubuh semakin meningkat, dan kurangnya gairah dalam melakukan hubungan seksual. Masih mau untuk mengurangi garam?

4. “Sayur dan buah organik itu bebas dari pestisida”

via: brightside.me

Sekarang sayur dan buah organik sedang tren di kalangan penyuka hidup sehat. Mereka percaya bahwa sayur dan buah organik tidak menggunakan pestisida karena penanamannya yang murni tanpa bahan kimia. Padahal ternyata nih, sayur dan buah organik tetap menggunakan pestisida. Berdasarkan data dari US Organic Standards, terdapat lebih dari 20 bahan kimia yang ada dalam makanan organik. Selain itu tanaman organik sering terkena asap bahan kimia sisa dari pabrik atau ladang disekitar. Hmm, not so organic apparently?

 

5. “Tidur 6 jam itu cukup untuk manusia”

via: brightside.me

Kita semua tahu bahwa tidur 8 jam sehari untuk orang dewasa adalah hal yang membuat tubuh kembali berenegri setelah beraktivitas seharian. Tapi apakah memang benar seperti itu? Penelitian menunjukkan bahwa nenek moyang kita menghabiskan tidur “hanya” sebanyak 6-7 jam saja. Jadi daripada kamu memaksakan tidur sebanyak 8 jam dengan kondisi tidak nyenyak, lebih baik tidur singkat tapi tubuhmu segar, kan?

6. “Menggunakan Microwave dapat memicu kanker bagi tubuh”

via: davidwolfe.com

Nah ini nih yang perlu diluruskan kebenarannya. Penggunaan microwave berlebih kita percayai dapat membuat tubuh rentan untuk terkena sel kanker. Padahal penelitian menunjukkan bahwa hal ini tidak benar. Kalau kamu lihat lebih seksama, microwave memproduksi radiasi yang meghangatkan molekul air di dalam makanan, dan menjadikan makanan tersebut hangat. Jadi nggak mungkin kan kalau memakai microwave bisa bikin kanker?

7. “Makan di malam hari dapat membuat tubuh gemuk”

via: livestrongcdn.com

Kalian tahu pepatah yang mengatakan, “makanlah sarapan seperti raja, makan siang seperti pangeran, dan makan malam seperti petani”? Well, sudah waktunya kamu lupakan pepatah diatas. Menurut penelitian dari US Department of Agriculture’s Weight Control Information Network, bukan masalah kapan waktu kamu makan, tetapi seberapa banyak yang kamu makan dan aktivitas fisik kamu lakukan pada hari itu. Jadi nggak masalah kalau kamu makan hanya malam tapi aktivitas fisik yang kamu lakukan beragam. Jadi jangan takut untuk makan malam lagi ya, Kawan Muda!

8. ‘Seseorang yang buta tidak bisa melihat apapun”

via: world-of-lucid-dreaming.com

Ini nih mispersepsi yang lagi-lagi salah kita pahami. Kalau kamu yakin bahwa seorang buta hanya bisa melihat kegelapan, salah besar! Sebenarnya nih, banyak diantara orang buta yang “rindu” untuk bisa melihat kegelapan, lho! Bahkan ada kondisi untuk orang buta ketika mereka bisa melihat pola, bentuk, dan garis dalam bentuk blur. 

Wih, banyak juga ya miskonsepsi tentang kesehatan yang kita ketahui sebagai benar, ternyata salah! Kan sudah diberitahu nih yang benar seperti apa, jadi jangan salah lagi ya, Kawan Muda!