Beberapa tahun terakhir, kamera mirrorless menjadi booming di kalangan pecinta fotografi dan kids zaman now. Sebenarnya, kamera mirrorless telah diperkenalkan sejak lama di pasaran, yaitu sejak 2004 silam dengan dirilisnya Epson R-D1. Namun kamera mirrorles ini masih belum menyamai kecanggihan DSLR sehingga enggak begitu menarik perhatian para pencinta fotografi.

Empat tahun berselang, Panasonic meluncurkan Lumix G1, yang kemudian disusul oleh Olympus dengan PEN E-P1-nya di tahun 2009. Kamera mirrorless inilah yang mengawali demam mirrorless yang bahkan berlangsung hingga saat ini. Pecinta fotografi pun akhirnya ‘berani’ menjelajahi performa kamera mirrorless yang ada di pasaran.

kamera mirrorless di bawah murah
Booming kamera mirrorless | Foto: theverge.com

Dengan kemampuan secanggih DSLR, kamera mirrorless memiliki body yang enggak mencolok dan lebih ringan dibanding DSLR. Hal inilah yang membuat para pecinta fotografi mulai melirik kamera jenis ini, terutama mereka yang membutuhkan mobilitas tinggi. Ditambah lagi dengan keberadaan vlogger, blogger, dan selebgram yang menggunakan kamera tersebut untuk berkreasi. Masyarakat yang penasaran pun akhirnya tertarik untuk menjajal kehebatan mirrorless.

Mengenal kamera mirrorless

kamera mirrorless di bawah murah
Kamera mirrorless mulai dilirik karena kecanggihan dan ukurannya yang praktis | Foto: thewirecutter.com

Berbicara tentang kamera mirrorless, Kawan Muda  tahu enggak sih kamera ini tuh sebenarnya seperti apa dan kenapa sih banyak banget orang yang heboh pengin memilikinya? Memang apa sih beda kamera mirrorless dan kamera DSLR, mengingat banyak banget  orang yang membandingkan keduanya. Well, sepertinya kita harus tahu terlebih dahulu nih definisi mirrorless itu sendiri.

Mirrorless, secara harfiah ya berarti tanpa cermin. Maksudnya adalah, lensanya langsung mengarah ke sensor. Jadi pengguna enggak perlu mengintip dari jendela bidik (viewfinder) saat akan mengambil gambar (seperti yang dilakukan saat menggunakan DSLR), karena gambar sudah ditangkap sensor kamera dan langsung ditampilkan di layar.

Lho, perasaan ada deh mirrorless yang punya jendela bidik? Jendela bidik yang mulai disematkan di beberapa merk kamera mirrorless adalah jendela bidik ‘bohongan’. Dalam artian, jendela bidik tersebut bukanlah cermin yang diletakkan di depan sensor gambar seperti yang ada di DSLR, tetapi sebuah layar dalam ukuran kecil.

Nah, keberadaan cermin inilah yang menentukan ukuran sebuah kamera. Dengan spesifikasi mumpuni, kamera mirrorless bisa memiliki bentuk ramping karena enggak memiliki cermin yang digunakan untuk memantulkan gambar seperti yang ada di DSLR. Wah, kalau begitu mending milih SLR dong, canggih dan lebih ‘compact’ dibanding SLR…

Eits, tunggu dulu. Ada beberapa hal yang membuat DSLR masih dipertimbangkan oleh para pecinta fotografi, terutama mereka yang memang berprofesi sebagai fotografer. Misalnya nih kalau dilihat dari kapasitas baterai, DSLR menang banyak dibanding kamera mirrorless. Yup, kamera mirrorless cukup boros pada penggunaan baterai (wajar sih karena ukuran baterai yang menyesuaikan body-nya juga).

Kekurangan kamera mirrorless lainnya adalah permasalahan sensor gambar yang digunakan. Kamera mirrorless menggunakan sensor yang lebih kecil (cropped sensor), berbeda dengan DSLR kelas menengah dan pro yang menggunakan sensor full frame. Nah, besar kecilnya sensor ini berpengaruh pada panjang titik fokus, kepekaan terhadap cahaya, sampai lebar area yang bisa ditangkap oleh sensor.


BACA JUGA:


Kelebihan yang dimiliki kamera mirroless

kamera mirrorless di bawah murah
Kamera mirrorless memiliki banyak kelebihan | Foto: makeuseof.com

Wah, kalau begitu kamera mirrorless enggak bagus-bagus banget dong meskipun harganya ‘lumayan’? Ini kembali lagi ke kebutuhan dan budget yang Kawan Muda miliki. Saat ini kamera mirrorless juga semakin canggih kok fiturnya. Jadi, buat Kawan Muda yang cenderung memiliki mobilitas tinggi, kamera mirrorless adalah pilihan terbaik karena enggak berat (dan enggak besar layaknya DSLR) sehingga lebih enak dibawa ke mana-mana.

Fotografer profesional pun mulai melirik kecanggihan kamera yang satu ini dan memilih menyesuaikan diri dengan kekurangan yang ada dalam mirrorless. Nah, mungkin beberapa dari Kawan Muda masih bertanya-tanya nih apa yang membuat kamera mirrorless layak dibeli, selain ukurannya yang compact tentunya. Berikut Kita Muda telah merangkum sederet kelebihan lainnya dari kamera mirrorless. Simak ya 😉

Tidak adanya cermin di kamera mirrorless memberikan keuntungan tersendiri

Kamera mirrorless cenderung lebih sunyi karena enggak memiliki cermin yang berayun membuka dan menutup. Selain itu, penggunaan kamera mirrorless juga meminimalisir terjadinya guncangan/getaran saat pengambilan gambar. Perakitannya pun juga cukup mudah.

Ada teknologi live preview

Seperti yang disinggung sebelumnya, kamera mirrorless enggak memiliki viewfinder sehingga kamu harus menggunakan LCD untuk melakukan live preview. Eits…tenang, hasil fotonya enggak akan berbeda kok dengan live preview saat menggunakan LCD.

Aksesoris dan lensanya beragam

Kamu bisa menggunakan lensa yang bukan sejenis pada kamera mirrorless. Yup, kamu hanya membutuhkan adaptor untuk menghubungkan lensa tersebut.

Adanya elektronik view finder

Bisa dibilang ini adalah kekuatan terbesar dari kamera mirrorless. Electronic view finder (EFV) memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan optical view finder (OVF), seperti tampilan gambar yang sama di LCD dan EVF. Jadi, apa yang dilihat pada tampilan LCD adalah apa yang didapatkan pada hasil gambar.

Lebih unggul dalam merekam gambar dibanding DSLR

Kamera mirrorless memiliki hasl rekaman yang lebih tajam dibanding DSLR. Hasil rekaman gambar di kamera mirrorless kelas pemula ternyata lebih baik dibanding hasil gambar di kamera DSLR kelas pemula.

Harga terjangkau

Hehe, ini adalah hal yang paling dicari ya. Dengan harga yang lebih miring dibanding kamera pro, kamera mirrorless menawarkan kecanggihan yang enggak boleh diremehkan. Ya, kecil-kecil cabe rawit gitu lah ya…

Rekomendasi kamera mirrorless di bawah murah

Bagaimana? Setelah melihat sederet kelebihan yang ditawarkan kamera mirrorless, Kawan Muda jadi makin tertarik enggak buat beli kamera mirrorless? Nah, meskipun harganya lebih terjangkau dibanding kamera pro, harga kamera mirrorless masih ‘lumayan’ juga, ya.

Namun tenang, Kita Muda bakal kasih rekomendasi kamera mirrorless di bawah murah. Maksudnya, kamera mirrorless yang harganya masih ramah di kantong, tapi fiturnya sudah jempolan. Apa saja?

Kamera mirrorless murah harga Rp 3—5 jutaan

1. Nikon J1

kamera mirrorless di bawah murah
Kamera mirrorless Nikon J1 | Foto: nikonusa.com

Kamera mirrorless di bawah murah pertama yang akan Kita Muda bahas adalah Nikon J1. Merupakan kamera yang simple dengan sensor 1”, 10 megapixel; dengan kualitas gambar yang lebih baik dibanding kamera compact dan prosumer dan memiliki kecepatan autofocus serta foto berturut-turut yang lebih bagus. Kamera ini sangat cocok untuk foto travel extra light dan street photography.

Harga: 3,5 juta

2. Panasonic Lumix DMC-GM1

kamera mirrorless di bawah murah
Kamera mirrorless Panasonic Lumix DMC-GM1 | Foto: pcmag.com

Kamera ini memiliki fitur unggulan yang lengkap seperti ukuran kamera yang kecil berbahan magnesium alloy, auto fokus DFD yang super cepat, layar sentuh 3 inci dengan 1 juta dot yang tajam, dan masih banyak keunggulan lain yang ditawarkan oleh si mini yang canggih ini. Dengan fitur lensa kecil Lumix 12-32mm f/3.5-5.6 OIS berjenis collapsible lens, sangat praktis ketika dioprasikan.

Harga: 3,9 juta

3.  Xiao Yi M1

kamera mirrorless di bawah murah
Kamera mirrorless Xiao Yi M1 | Foto: dailysocial.com

Whoa, vendor yang satu ini sepertinya enggak pernah berhenti untuk terus berinovasi ya, Kawan Muda. Setelah action camp, notebook, kini Xiaomi mengeluarkan kamera mirrorless Xiaomi Yi M1. Desainnya unik dan harganya cukup terjangkau, tapi kualitasnya tetap memuaskan.

Xiaomi Yi M1  memiliki spesifikasi yang cukup ‘wah’ seperti resolusi 20 Megapixel, dukungan ISO hingga 25.600, konektivitas WiFi dan Bluetooth LE, kemampuan merekam video hingga 4k, hingga dukungan sensor micro four-thirds. Dengan dua pilihan warna, silver dan hitam, kamera ini sangat cocok digunakan untuk pemula tapi hasilnya profesional abis!
Harga: 3,9—4 jutaan

4. Olympus PEN E-PL 6

kamera mirrorless di bawah murah
Kamera mirrorless Olympus PEN E-PL 6 | Foto: pcmag.com

Kamera Olympus PEN E-PL 6 yang ditawarkan dengan harga terjangkau ini memiliki spesifikasi yang ciamik. Kamera dengan  LCD slide touchsreen 3inci ini mengusung sejumlah fitur unggulan dan berkualitas seperti sensor CMOS 16,1MP dan Low ISO. Kamera ini juga diklaim mengusung shutter lag yang lebih singkat dan fitur art filter yang menawan.

Harga: 4,3 jutaan

5.  Nikon 1 J3

kamera mirrorless di bawah murah
Kamera mirrorless Nikon 1 J3 | Foto: digitalcamerareview.com

Selanjutnya ada Nikon J3. Kamera ini memiliki spesifikasi antara lain 14,2 Megapiksel CMOS sensor, kecepatan pengambilan gambar berturut-turut hingga 15 fps, ISO 160-6400, shutter speed 30 hingga 1/16000 per detik, layar LCD 3 inci TFT, konektivitas Wi-Fi, memori SD/SDHC/SDXC serta baterai Li-ion rechargeable yang dapat menampung pengambilan gambar hingga 220 foto.

Harga: Rp 5 juta

Kamera mirrorless murah harga Rp 5—6 jutaan

6. Nikon J5

Kamera mirrorless Nikon J5 | via: digitaltrends.com

Memiliki desain ramping dan stylish, kamera Nikon J5 ini cocok buat kamu yang hobi traveling nih. Kamera ‘mungil’ ini diklaim memiliki kemampuan setara dengan DSLR profesional. Yup, kamera ini ditopang image processor Expeed 5A dengan kemampuan yang sama seperti sensor di kamera DSLR full frame Nikon D5 (yang harganya bisa mencapai Rp 80 jutaan!!!).

Harga: Rp 5-6 jutaan

7. Panasonic Lumix DMC-GF3

Kamera mirrorless Panasonic Lumix DMC-GF3 | via: digit.in

Kamera mirrorless yang dirilis tahun 2011 silam ini diklaim sebagai kamera terkecil dan teringan untuk kelas kamera interchangeable lens (bisa diganti-ganti lensa).

Kamera yang mengusung sensor Live MOS berkekuatan 12.1 megapixel dan  prosesor gambar Venus Engine FHD ini enggak hanya cocok untuk fotografer berpengalaman saja. Para pemula juga bisa menggunakannya dengan mudah karena adanya fitur Auto Plus (yang memudahkan pengguna mengatur area defocus objek).

 Harga: Rp 6 jutaan

8. Canon EOS M3

Kamera mirrorless Canon EOS M3 | via: cnet.com

Kamera ini mampu menangkap gambar dengan cepat karena mengusung teknologi Hybrid CMOS AF III yang bisa meningkatkan kecepatan fokusnya. Canon EOS M3 juga dilengkapi dengan prosesor gambar DIGIC 6 serta sensor CMOS beresolusi hingga 24.2 MP (sama dengan fitur yang dimiliki kamera DSLR EOS 750D dan EOS 760D!).

Fitur lain yang enggak kalah menarik adalah adanya viewfinder elektronik opsional EVF-DC1 dan konektivitas nirkabel (WiFi dan NFC) sehingga memudahkan transfer foto.

Harga: Rp 6 jutaan

9. Panasonic Lumix DMC-GF8

Kamera mirrorless Panasonic Lumix DMC-GF8 via: yangcanggih.com

Kamera Lumix series ini hadir dengan sensor 16 MP dan memiliki layar berukuran 3 inchi di bagian belakang yang bisa diputar 180 derajat. Buat kamu yang suka nge-vlog, Panasonic Lumix DMC-GF8  bisa jadi pilihan yang tepat nih.

Yup, karena ada fitur yang enggak biasa dalam kamera ini yaitu beauty retouch. Selain itu, Panasonic Lumix DMC-GF8 juga mampu merekam video pada resolusi full HD dengan format ACHD atau MP4. Kamu juga bisa menghasilkan video dengan gaya cinematic, time-lapse, maupun animasi.

Harga: Rp 6—7 jutaan

10. Fujifilm X-M1

Kamera mirrorless Fujifilm X-M1 | via: cnet.com

Kamera mirrorless murah selanjutnya adalah  Fujifilm X-M1. Kamera yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 6—7 jutaan ini  mengemas sensor APS-C CMOS 16,3 MP dengan teknologi X-Trans seperti yang ada pada Fujifilm X-T1 (ehm, padahal seri ini menjadi salah satu yang paling rendah, lho!).

Dengan sensor tersebut, gambar yang dihasilkan cukup jernih meskipun kondisinya kurang cahaya. Resolusi maksimum video yang dihasilkan dari kamera bergaya retro ini adalah 1080p.

Harga: Rp 6—7 jutaan

Nah, itu dia kamera mirrorless di bawah murah yang enggak akan menguras kantong. Meski murah, spesifikasinya juga enggak murahan, enak banget kan? Bagaimana, sudah menemukan kamera yang cocok untuk kebutuhan Kawan Muda?