Jujur, 6 Printilan Ini Sebenarnya Enggak Penting dan Bikin Bengkak Anggaran Pernikahan! Ladies, Jangan Lapar Mata Ya…

Anggapan bahwa menikah adalah momen penting yang diharapkan terjadi sekali seumur hidup sering disalahartikan oleh banyak orang. Pokoknya kalau menikah harus super meriah dan  berkesan, biar enggak dicibir sama ‘masyarakat’. Persiapan pernikahan pun enggak boleh kalah heboh, intinya semua yang berbau pernikahan hanya bisa dideskripsikan dengan kata ‘heboh’ dan ‘besar-besaran’.

Oke-oke saja sih kalau kamu memang punya rezeki berlebih atau dapat banyak dana dari orangtua, kalau enggak? Apa kamu masih ngeyel nih mewujudkan dream wedding yang sebenarnya enggak penting-penting banget itu? Eh, kok enggak penting sih? Itu penting kali…

Well, pada dasarnya menikah itu adalah peristiwa di mana sepasang kekasih mengucap janji suci dan akhirnya diakui sah baik secara agama maupun negara. Kalau syarat ini sudah terpenuhi saja pernikahanmu sah kok.

Namun kembali lagi sih ke masing-masing, ada yang pengin momen pernikahannya begitu berkesan, tak peduli dibelain minjam sana-sini atau bayarnya nyicil. Meskipun tak bisa dipungkiri orangtua kadang minta diadakan pesta besar-besaran.

Akan tetapi coba pikir lagi deh, mending pesta pernikahan besar-besaran atau dananya disimpan buat cicilan rumah atau kendaraan pribadi misalnya? Nah, buat Kawan Muda yang sedang merencanakan pernikahan, untuk mengantisipasi agar anggaran pernikahan enggak membengkak, ada baiknya printilan berikut ini kamu hilangkan dalam list-mu.

1. Bela-belain menyewa vendor mahal untuk foto pre wedding untuk dipajang saat resepsi

via: olivialazuardy.com

Boleh sih foto pre wedding, tapi jangan terlalu banyak menganggarkan uang di ‘area’ ini. Lebih baik kamu minta tolong teman yang jago fotografi dan edit foto, kalau begini kan harga bisa nego-nego sedikit.

Kalau misal kamu butuh foto untuk dipajang di hari pernikahan, kenapa enggak pakai foto momen kebersamaan kalian yang sudah ada? Lebih terlihat nyata dan orang-orang bisa merasakan bagaimana perjalanan cinta kalian dari sana.


BACA JUGA:


2. Bikin undangan khusus untuk bridesmaid

via: normadorothy.com

Ehm, meminta teman secara langsung sebenarnya cukup. Nanti teknisnya bisa kamu jelaskan saat ketemuan dengannya. Enggak perlu deh cetak-cetak kartu bridesmaid segala, ya kecuali kamu nge-print sendiri ya di rumah, hehe.

Jika kartu bridesmaid memang penting banget buat kamu, lebih baik dibikin e-cards saja. Toh, nanti beberapa temanmu akan membuang kartu tersebut atau entah hilang ke mana (kecuali kalau dia hobi koleksi ya, hehe). So, keep it simple tapi berkesan 😉

3. Seragam bridesmaid yang terlalu berlebihan

via: theknot.com

Enggak hanya pengantin cewek yang harus all out saat hari H, para sahabat juga harus matching bajunya agar terlihat paripurna. Hemm, kalau hanya sahabat terdekat sih oke, kalau jumlah sahabatmu banyak? Lumayan juga lho menyediakan kain buat mereka.

Bukannya pelit, ini hanya masalah prioritas. Kan kamu juga harus menyediakan seragam untuk dua keluarga besar. Jadi coba dipikirkan dulu berapa orang yang akan ditunjuk jadi bridesmaid. Sebenarnya kamu enggak harus menyediakan seragam bridesmaid sendiri. Yup, kamu bisa meminta teman se-geng memakai baju berwarna senada atau kamu bisa menyewa baju untuk mereka.

4. Bikin sepatu khusus untuk resepsi pernikahan

via: popsugar.com

Nah, ini lagi nge-tren gara-gara selebriti tanah air dan selebgram berbondong-bondong bikin sepatu custom buat pernikahan. Memang sih cute, tapi ini bikin bengkak anggaran saja. Toh, fotografer enggak akan jepret kaki kamu kan? Tamu undangan juga enggak mungkin melototin kaki juga :”)

Ehm, bisa dipamerin di media sosial sih memang, tapi penting banget gitu? Namun semua kembali ke prioritas Kawan Muda sih. Kalau memang ada rezeki lebih, sah-sah saja kok mau bikin outfit pernikahan semaksimal mungkin. Kalau harus jatuh bangun ngumpulin dana, mending yang beginian di-skip saja yha…

5. Dekorasi bunga yang terlalu berlebihan

via: alienco.net

Hiasan bunga akan membuat visual menjadi sangat indah dan menghidupkan suasana, tapi kalau kebanyakan bunga di sana-sini juga enggak bagus! Apalagi kalau dekorasinya ternyata enggak nyambung kalau dikasih bunga.

Daripada membuang-buang uang untuk beli bunga, apalagi yang harganya mahal demi kesan elegan (padahal ujung-ujungnya juga berakhir di tempat sampah), lebih baik kamu menganggarkan dana bunga ke hal penting lainnya. Memaksimalkan hidangan untuk para tamu mungkin?

6. Biar acara pernikahan lebih bombastis, kamu menggunakan efek dry ice

via: djentertainment.co.nz

Dengan efek ada asap keluar gitu, resepsi pernikahanmu tampak seperti pernikahan di film-film fantasi atau negeri dongeng. Akan tetapi, coba deh kita hitung lagi ya anggaran yang harus dikeluarkan untuk menampilkan efek asap (yang hanya bertahan 15 menit saja!).

Kira-kira dibutuhkan dana sekitar Rp 1,5—2,5 jutaan lah untuk menimbulkan efek asap yang bombastis. Wow, lumayan juga lho ini dan tahannya cuma 15 menitan. Ngenes enggak tuh uang segitu banyak melayang jadi asap doang?

Kita Muda enggak melarang Kawan Muda untuk mewujudkan pesta pernikahan impian. Namun, setelah pesta pernikahan hidup masih berlanjut. Kebutuhan juga akan meningkat, apalagi jika kamu memutuskan untuk enggak menunda momongan.

Daripada keteteran masalah biaya, lebih baik Kawan Muda menyusun skala prioritas yang lebih penting agar dana pernikahan yang berlebihan bisa disimpan untuk kebutuhan lain yang lebih penting 😉

Sumber: Hipwee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *