Gara-Gara Status Facebook, Sales Mobil Ini Diamuk Driver Ojek Online se-Surabaya!

Kalau zaman dahulu kita sering diwanti-wanti untuk berhati-hati dengan ucapan, kini enggak hanya ucapan saja yang harus dijaga, tetapi juga jari. Lho? Kawan Muda mungkin sudah sering mendengar pelesetan ungkapan jarimu harimaumu.

Yup, di zaman ‘media sosial’ seperti sekarang ini, apa pun yang kita posting atau share bisa jadi bumerang di masa depan. Itulah sebabnya, kita selalu diimbau untuk ‘berpikir’ dulu sebelum posting atau share sesuatu di media sosial. Jangan sampai unggahanmu menimbulkan masalah. Karena sekali tersebar, jejak digitanya akan sulit dihapus.

Jangan sampai Kawan Muda menyesalinya, seperti pengalaman seorang sales mobil asal Surabaya ini. Entah apa yang tengah dipikirkan oleh sales bernama Cand Irawan tersebut sehingga ‘berani’ (atau bisa dibilang nekat) menulis status bernada mencemooh seperti ini:

via: keepo.me

Cand memang seorang sales mobil, tapi bukan begitu juga caranya menawarkan mobil. Tulisannya yang tidak dibenarkan tersebut sontak saja membuat banyak orang ngamuk, terutama para pengemudi ojek online di Surabaya yang merasa dinjak-injak oleh status Cand Irawan.

via: keepo.me

Ketika akun Cand diserang pasca viral-nya status tersebut, dia masih sempat-sempatnya mengelak sambil beralasan bahwa akun Facebook-nya di-hack. Alasan klasik itu tentu tak diamini begitu saja oleh para pengendara ojek online, mereka masih terus mem-bully Cand di kolom komentar hingga saat ini.

via: keepo.me
via: keepo.me

Cand yang merasa dirinya di-hack pun akhirnya membuat laporan ke Polda Bhayangkara Surabaya. Dia mengaku bahwa dirinya bukanlah pihak yang menyebar status tersebut dan merasa semua tuduhan yang diarahkan padanya telah merugikan dirinya. Whoa, kalau beneran di-hack semoga si tangan tak bertanggung jawab tersebut segera ditangkap, ya…

Aduh, ngeri banget kan kalau Kawan Muda mengalami kejadian seperti Cand? Gimana kalau kamu disamperin rame-rame oleh para pengendara ojek online yang meminta ‘pertanggungjawaban’? Cari uang sih cari uang, tapi jangan pakai cara-cara yang tidak seharusnya, apalagi menghina pihak tertentu.

Intinya, berpikirlah sebelum mem-posting sesuatu di media sosial. Jika hal tersebut sekiranya bisa membeberkan aib atau memicu perdebaran, tahan deh. Ingat ya, enggak semua hal layak di-posting dan di-share. Jadilah pengguna media sosial yang bijak ya, Kawan Muda 😉

Sumber: Keepo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *