Enggak Usah Sok Tegar. Buat Para Pria, Menangislah Demi Kesehatanmu!

829 views

Pastinya kalimat men do not cry sudah sering sekali kita dengar di mana-mana. Bahkan seorang profesor dan peneliti asal Belanda yang bernama Ad Vingerhoets mengungkapkan bahwa perempuan menangis sekitar 30 sampai 64 kali per tahunnnya, sementara pria hanya menangis 17 kali per tahun.

Salah satu alasan kenapa pria tidak (baca: sulit) menangis adalah karena pengaruh kadar testosteron yang dimiliki oleh pria itu sendiri. Dibandingkan dengan perumpan yang memiliki kadar testosteron yang rendah dan prolaktin yang tinggi, pria memiliki sebaliknya.

Seperti yang dikutip dari laman web Huffingtonpost, kelenjar air mata yang dimiliki oleh pria dan wanita ternyata berbeda. Kelenjar air mata pada pria memiliki beberapa perbedaan terhadap anatomi kelenjar air mata pada wanita. Sebuah fakta menarik mengatakan bahwa, yang membuat seorang pria tak ingin menangis adalah, konsep kuno yang masih mereka percayai.

via: giphy.com

Padahal, menangis dinilai sangat efektif untuk mampu mengurangi atau bahkan menghilangkan stres. Menangis itu sendiri mampu membantu tubuhmu untuk mengeliminasi zat kimia yang terbentuk saat stres.


BACA JUGA:


Selain mampu menghilangkan stres seperti yang dikatakan oleh William H. Frey, seorang biokimia dan kepala direktur disebuah Laboratorium Pusat Penelitian Psikiatri Di St. Paul-Ramsey juga mengatakan bahwa, air mata ternyata mengandung ACTH yang mampu membuat orang stres. William juga menambahkan bahwa jumlah kandungan ACTH tersebut akan menurun sejumlah air mata yang dikeluarkan.

Selain itu, air mata yang juga mengandung lisozim. Lisozim sendiri merupakan sebuah zat kimia yang mengandung bakteri, antivirus, glukosa. Zat tersebutlah yang memberikan nutrisi pada sel-sel di permukaan mata. Bisa dibilang, cara yang paling ampuh dan alami untuk melindungi kesegaran matamu adalah dengan menangis.

Mengingat kembali apa saja yang mampu ditimbulkan jika orang sedang stres, sebaiknya segala faktor yang mampu membuatmu stres tersebut ditinggalkan, agar hidupmu lebih produktif.

Sumber: Kumparan