Diet Rendah Karbo Aman Enggak Sih? Intip Yuk Apa yang Akan Terjadi pada Tubuh saat Mengurangi Konsumsi Karbohidrat

1.488 views
via: feedfond.com

“Aku lagi diet, jadi enggak makan nasi….”

Kawan Muda mungkin pernah menemui teman yang mengurangi konsumsi nasi atau bahkan enggak makan nasi sama sekali saat berusaha menurunkan berat badan. Diet dengan mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat seperti ini diklaim efektif dan cepat menurunkan berat badan. Namun, apakah ini aman?

Sejatinya, karbohidrat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi utama. Tubuh bisa lemas jika kekurangan karbohidrat. Akan tetapi, ini enggak berarti diet rendah karbohidrat berbahaya untuk dilakukan.

Ahli diet menganjurkan seseorang yang melakukan diet ini tetap mengonsumsi karbohidrat, hanya saja karbohidratnya diganti menjadi karbohidrat kompleks seperti kacang-kacangan, sayur, buah, betas merah atau oatmeal. Hindari juga penurunan asupan karbohidrat secara drastis karena bisa membahayakan kesehatanmu.

Lantas, apa saja sih yang akan terjadi pada tubuh saat melakukan diet karbohidrat? Simak yuk ulasannya berikut ini.

1. Karena mengurangi konsumsi karbohidrat, sudah dipastikan tubuhmu akan lemas dan kurang bersemangat. Ini karena tubuhmu tidak memiliki cadangan energi. Namun, tidak semua orang merasa lemas, semua tergantung pada makanan  yang kamu konsumsi juga. Perbanyaklah asupan protein dan lemak agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

via: feedfond.com

2. Efek samping lainnya yang akan kamu dapat ketika diet rendah karbo adalah bau mulut. Ketika kamu menjalani diet karbo dan ada dalam kondisi ketosis, tubuhmu akan melepaskan keton (molekul yang diproduksi oleh hati dari asam lemak).  Nah, kadar keton yang tinggi akan membuat tubuh kekurangan cairan (dehidrasi) yang membuat mulutmu kering dan mengeluarkan bau tak sedap.

via: feedfond.com

3. Sisi positifnya, diet rendah karbo yang diimbangi dengan konsumsi makanan yang kaya akan protein akan membuatmu enggak gampang lapar dan bahkan menjauhkanmu dari hasrat pengin ngemil.

via: feedfond.com

BACA JUGA:


4. Ketika mengurangi konsumsi karbohidrat, tubuh akan mulai memecah lemak untuk dijadikan sebagai sumber energi utama. Whoa, sangat cocok bukan buat kamu yang berencana untuk menurunkan berat badan? Tapi ingat, jangan mengurangi konsumsi karbohidrat secara drastis ya!

via: feedfond.com

5. Mengurangi konsumsi karbohidrat membantumu mengecilkan perut buncit. Karbohidrat yang masuk tubuh akan dipecah menjadi gula. Nah, saat terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, bakteri yang ada dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Yup, bakteri jahat yang berkuasa akan mengonsumsi gula dan ragi dari karbohidrat tadi dan ini bisa mengakibatkan masalah seperti konstipasi dan perut kembung.

via: feedfond.com

6. Saat kamu mengikuti diet rendah karbo dan menggimbanginya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak protein, protein yang kamu konsumsi akan menutrisi tubuhmu dengan baik serta membantu dalkam mengembangkan dan membangun otot.

via: feedfond.com

7. Diet karbohidrat juga membantu mencegah atau mengurangi risiko terkena penyakit diabetes. Asupan karbohidrat sederhana yang terlalu tinggi menyebabkan kadar gula darah menjadi tinggi. Itulah sebabnya, mengurangi konsumsi karbohidrat akan mengontrol jumlah gula yang masuk ke dalam tubuh dan bisa mengurangi risiko diabetes.

via: feedfond.com

8. Selain risiko penyakit diabetes, diet karbohidrat juga meminimalisir risiko terkena penyakit kardiovaskular. Menurut penelitian, pengurangan konsumsi karbohidrat akan menurunkan kadar trigliserida (lemak darah) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik) dalam tubuh. Nah, trigliserida adalah salah satu faktor penyebab serangan jantung.

via: feedfond.com

Diet rendah karbohidrat memang enggak berbahaya, tapi bukan berarti kamu enggak mengonsumsi karbo sama sekali dan melupakan nutrisi penting lainnya seperti protein dan lemak.

Batasi konsumsi karbohidrat sederhana—seperti nasi putih, pasta, sereal, roti—atau gantilah konsumsi karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks seperti beras merah, kentang rebus, oatmeal, roti gandum, pisang, jagung, alpukat, atau ubi jalar.

Selamat mencoba dan semoga sukses dengan dietmu 😉

Sumber: FeedFond