Buat Kawan Muda yang baru lulus atau yang sedang dalam proses mencari pekerjaan baru yang lebih menjanjikan, bagaimana nih progres lamaran pekerjaan kamu sekarang? Sudah dihubungi pihak HRD, sudah ada janji wawancara, atau malah belum mendapat panggilan sama sekali padahal sudah mengirim surat lamaran pekerjaan sejak dua bulan yang lalu (atau bahkan lebih)?

Waduh, kalau yang sudah berbulan-bulan tapi belum mendapat panggilan, sudah sepantasnya sih kamu merasa resah. Sebenarnya ada dua kemungkinan yang terjadi, HRD sedang pusing menyeleksi banyaknya lamaran baik dalam bentuk fisik maupun yang masuk ke email, atau mungkin surat lamaran pekerjaan kamu enggak dilirik sama sekali oleh HRD-nya. OH NO!

Padahal dari segi skill dan pengalaman, kamu sudah mumpuni, lho, meskipun masih fresh graduate. Kira-kira kenapa, ya? Coba deh buka file surat lamaran pekerjaan dan CV kamu, lalu lihat baik-baik cara penulisan yang kamu gunakan di sana. Kalau perlu nih, cobalah browsing contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar di internet, kemudian sandingkan dengan surat pekerjaan punya kamu. Sudah sesuai belum apa yang kamu tulis dengan contoh yang benar yang dianjurkan di internet?

Kesalahan fatal para pelamar kerja yang membuat HRD ilfeel

contoh surat lamaran kerja
Kesalahan para pelamar kerja saat mengirim surat lamaran kerja | Foto: videoblocks.com

“Lho, kenapa harus bingung-bingung lihat surat lamaran pekerjaannya? Yang terpenting kan kompetensi yang dibutuhkan HRD?”

Pertanyaan tersebut mungkin sempat terlintas di benak Kawan Muda. Memang tak bisa dipungkiri, kompetensi sangat penting dalam melamar pekerjaan tertentu. Namun di luar itu, ada ‘tata krama’ yang harus kamu ikuti.

‘Tata krama’ ini sebenarnya sepele, tapi HRD benar-benar memperhitungkannya karena bisa menunjukkan keseriusan kamu sebagai pelamar kerja. Sehingga jangan heran kalau orang dengan kompetensi yang bagus sekalipun enggak dilirik sama sekali gara-gara enggak memenuhi ‘tata krama’ tersebut.

Mirisnya nih, enggak sedikit lho pelamar kerja yang ‘ditolak’ hanya karena melakukan kesalahan yang berkaitan dengan ‘tata krama’ ini. Wadidaw, memprihatinkan dan nyesek enggak sih ditolak hanya kerena melakukan kesalahan yang mungkin kelihatannya kecil dan sepele di mata banyak orang?

Biar enggak bingung, Kita Muda bakal beberin satu per satu kesalahan pelamar kerja yang sering diungkapkan oleh para HRD.

Salah menuliskan nama perusahaan dalam surat lamaran pekerjaan

contoh surat lamaran kerja
Kesalahan menuliskan nama perusahaan | Foto: makeameme.com

Mengirim lamaran ke lebih dari satu perusahaan memang enggak salah, tapi akan menjadi salah kalau kamu lupa mengganti nama perusahaannya atau bahkan salah kirim! Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa ulang dengan teliti sebelum mengirimnya, ya!

Mengirim CV saja tanpa surat lamaran pekerjaan

contoh surat lamaran kerja
Hanya mencantumkan CV saja tanpa diberi surat lamaran kerja atau cover letter | Foto: blog.haqqi.net

Kesalahan ini sering banget terjadi bila lamaran pekerjaan dikirim melalui email. Biasanya para pelamar kerja hanya melampirkan CV saja dan body emai-nya dibiarkan kosong. Padahal, body email bisa diisi dengan surat lamaran pekerjaan yang biasanya ditulis itu (biasanya sih perusahaan yang meminta surat lamaran pekerjaan dikirim via email akan meminta cover letter, nah cover letter yang ditulis di body email ini isinya sama seperti surat lamaran pekerjaan. Jadi kamu enggak perlu melampirkan file surat lamaran pekerjaan lagi).

Tidak menuliskan subjek email

contoh surat lamaran kerja
Lupa menuliskan subjek email | Foto: hompimpahprinting.com

Subjek email dikosongin? Hadeuh, berdoa saja deh semoga email-mu enggak langsung masuk spam atau trash! Biasanya nih, HRD akan mendahulukan email yang ada subjeknya dulu, baru mereka akan menyeleksi lebih jauh. Kalau dari awal email-mu enggak ada subjeknya, jangan heran deh kalau HRD enggak kunjung menghubungi!

Ukuran file terlalu besar dan nama file yang ‘alay’

contoh surat lamaran kerja
Ukuran file yang dilampirkan terlalu besar | Foto: blog.haqqi.net

Biar memudahkan HRD saat mengunduh dan memeriksa file-mu, baiknya semua berkas diubah dulu jadi file PDF lalu jadikan satu semua file dalam format zip/rar (dengan begitu ukurannya akan lebih kecil dan lebih rapi juga saat diunduh).

Menggunakan pas foto ‘alay’ atau ala kadarnya

contoh surat lamaran kerja
Pas foto yang digunakan kurang formal | Foto: tips-cewek.com

Bagi HRD, pas foto bisa menunjukkan keseriusan seseorang dalam mencari pekerjaan. Ya, kalau kamu mau foto sendiri di rumah, pastikan fotonya diedit dulu atau minta tolong deh sama temanmu yang jago edit foto. Kalau pengin praktis ya kamu pergi saja ke studio foto biar aman juga karena studio foto pasti tahu kebutuhanmu 😉

Ukuran font yang digunakan dalam CV terlalu kecil (atau terlalu besar) dan jenis font-nya aneh

contoh surat lamaran kerja
Ukuran font di cv terlalu kecil hingga sulit dibaca | Foto: uptowork.com

Membuat CV memang harus menarik, tapi ‘menarik’ di sini bukan berarti kamu bebas menggunakan font. Menarik yang dimaksudkan adalah mengemas CV atau surat lamaran pekerjaan sebaik mungkin sehingga HRD yakin bahwa kamu adalah salah satu kandidat kuat. Gunkan font formal dan resmi dengan ukuran yang pas.

Sudah tahu kan kesalahan-kesalahan apa saja yang membuat surat lamaran kerja kamu enggak dilirik sama sekali sama HRD? Nah, sekarang Kita Muda akan kasih tahu contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar. Surat lamaran kerja adalah poin penting yang akan menentukan apakah kamu bisa diterima untuk bekerja pada perusahaan atau tempat yang kamu lamar atau enggak.


BACA JUGA:


Contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar

contoh surat lamaran kerja
Cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar | Foto: gettingsmart.com

Oh ya, contoh surat lamaran kerja yang bakal Kita Muda bahas ini sifatnya umum. Kawan Muda bisa menggunakannya untuk melamar kerja baik secara online maupun via pos. Kalau dikirim via email, kamu tulis surat lamaran pekerjaan ini dibagian body email, ya. Tak perlu berlama-lama, langsung saja yuk disimak langkah-langkah membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar berikut ini:

1. Tuliskan tempat dan tanggal penulisan surat

contoh surat lamaran kerja
Cantumkan tempat dan tanggal penulisan surat | Foto: merdeka.com

Pastikan kamu tidak salah menulis tanggalnya, ya. Kalau kamu copy-paste dari surat lamaran kerja sebelumnya, jangan lupa diedit tanggal dan tahunnya.

2. Tuliskan tujuan surat dengan jelas (kepada siapa surat tersebut ditujukan)

contoh surat lamaran kerja
Jangan lupa tuliskan tujuan surat dengan jelas dan benar | Foto: merdeka.com

Pastikan bahwa nama orang yang dituju benar ejaan namanya, gelar, dan jabatannya, begitu juga alamat perusahaan. Jika kamu enggak tahu nama orang yang dituju, biasanya cukup ditujukan pada HRD perusahaan atau tempat yang kamu lamar.

3. Jangan lupa cantumkan salam hormat

contoh surat lamaran kerja
Tuliskan salam hormat | Foto: merdeka.com

4. Perhatikan penulisan kata pengantar/pembukaan

contoh surat lamaran kerja
Bagian pembuka diisi dengan penjelasan singkat di mana kamu mengetahui lowongan tersebut dan posisi yang diinginkan | Foto: merdeka.com

Dalam pengantar surat ini, wajib dicantumkan dari mana kamu mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan tersebut. Setelah menceritakan dengan singkat dari mana kamu mendapatkan informasi lowongan kerja, tuliskan posisi jabatan yang kamu pilih.

5. Tuliskan biodata pribadi

contoh surat lamaran kerja
Tulis data pribadi secara singkat | Foto: merdeka.com

Tuliskan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat lengkap, nomor telepon atau nomor HP yang bisa dihubungi, email, dan pendidikan (biasanya cantumkan pendidikan terakhir kamu saja karena pihak HRD bisa membaca versi lengkapnya CV).

6. Pengalaman kerja atau keahlian terkait dengan posisi yang kamu lamar

contoh surat lamaran kerja
Jangan lupa tambahkan pengalaman kerja atau keahlian sesuai dengan bidang yang kamu lamar | Foto: merdeka.com

Kalau sebelumnya kamu sudah pernah  bekerja di bidang terkait, tuliskan apa yang kamu kerjakan di perusahaan sebelumnya. Jika pekerjaanmu sebelumnya tidak ada kaitannya dengan pekerjaan yang sekarang, tetap tuliskan apa yang pernah kamu lakukan sebelumnya. Untuk para fresh graduate, tuliskan pengalaman atau skill yang membuatmu pantas diperhitungkan untuk posisi tersebut.

7. Lampiran surat lamaran kerja

contoh surat lamaran kerja
Daftar lampiran surat lamaran kerja untuk meyakinkan HRD | Foto: merdeka.com

Nah, untuk meyakinkan HRD agar mau memeriksa lamaran kerja milikmu lebih jauh lagi, jangan lupa tuliskan hal-hal apa saja yang kamu lampirkan bersamaan dengan surat lamaran kerja tersebut. Misalnya, pas foto terbaru, fotokopi/scan KTP, CV dan portofolio, fotokopi/scan ijazah terakhir, foto sertifikat kompetensi (kursus atau pelatihan yang pernah kamu ikuti).

8. Penutup

contoh surat lamaran kerja
Di bagian penutup tuliskan seberapa besar keinginanmu diterima di sana | Foto: merdeka.com

Dalam bagian penutup ini, tuliskan keinginan terbesarmu untuk bisa diterima bekerja di perusahaan tersebut. Ungkapkan bahwa kamu memiliki keinginan kuat untuk bekerja di sana, tapi enggak usah berlebihan ya.

9. Terakhir, tuliskan hormat saya disertai tanda tangan dan nama lengkap kamu

contoh surat lamaran kerja
Jangan lupa akhiri dengan hormat saya dan sematkan tanda tanganmu | Foto: merdeka.com

10. Surat lamaran kerja pun siap dikirim 😉

contoh surat lamaran kerja
Contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar | Foto: merdeka.com

Dengan mempelajari kesalahan yang kerap dilakukan para pencari kerja dan melihat contoh surat lamaran kerja di atas, surat lamaran kerja yang kamu kirim enggak bakalan deh dilirik doang sama HRD. Semoga informasi di atas bermanfaat dan selamat berburu pekerjaan yang kamu incar, Kawan Muda 😉