Zaman sekarang, menjadi youtuber merupakan salah satu cita-cita yang paling diidam-idamkan. Ketenaran para youtuber seperti Chandra Liow, Bayu Skak, Atta Halilintar, Ria Ricis, MiawAug, Reza “Arap” Oktovian cukup membuat banyak orang mengidamkan profesi sebagai youtuber.

Kawan muda tentu penasaran gimana cara memulai dan mengembangkan channel youtube dari nol viewer dan nol subscriber?

Nah, buat Kawan Muda yang tertarik menjadi youtuber, Kita Muda akan membagikan 5 tips bagaimana memulai dan mengembangkan channel YouTube dari nol agar bisa terkenal di kemudian hari.

1. Mulailah

Mulailah membuat video dengan yang sudah ada terlebih dahulu | via: caritahu.com

Tantangan terbesar menjadi seorang youtuber adalah memulai membuat video. Menunda-nunda dengan berbagai alasan seringkali menjadi penghalang utama, mulai dari menunggu punya kamera jenis tertentu sampai menunggu ini dan itu.

Jangan salah, tentu hal-hal tersebut sangatlah penting bagi seorang youtuber, tapi jangan sampai hal-hal itu menjadi penghalang untuk memulai menjadi youtuber.

Mulailah membuat video dengan yang sudah ada terlebih dahulu. Tentu saja, kualitas video pertama yang Kawan Muda buat akan biasa-biasa saja atau bahkan jelek.

Meskipun video-video itu tidak akan sebagus yang kita harapkan, video-video itu bisa menjadi pondasi untuk membuat video-video yang lebih bagus di kemudian hari.

Nah, kapan nih kawan muda mau memulai membuat video pertama?

2. Share video kalian

Bagikan video yang sudah kamu buat, pertama-tama ke orang terdekat | via: businessinsider.com

Ketika kawan muda sudah membuat dan meng-upload video di YouTube, langkah berikutnya adalah membagikan video yang sudah dibuat.

Kawan Muda bisa  mulai membagikan link video ke orang-orang terdekat, mulai dari teman-teman, sahabat, sampai keluarga. Mulailah juga membagikan link video di postingan Facebook, grup WhatsApp, dan berbagai media sosial lain-nya.

Kenapa sih harus membagikan video kita? Sebagai youtuber pemula tentu Kawan Muda perlu mendapat dukungan dan penonton pertama. Orang-orang terdekat adalah penonton dan pendukung potensial Kawan Muda ketika baru memulai menjadi youtuber.

Awas, pastikan untuk tidak spamming ya, dan Kawan Muda juga harus paham bahwa tidak semua teman dan keluarga akan mendukung, tapi hal ini bisa menjadi langkah awal untuk mendapatkan penonton dan subscriber pertama.

3. Fokus dengan niche kamu

Niche memiliki banyak ragam mulai; gaming, prankster, foodies, beauty vlogger, book reviewer, music cover| via: youtube.com

Memahami niche adalah keharusan bagi seorang youtuber. Niche adalah jenis konten atau topik khusus dari sebuah channel tertentu. Niche memiliki banyak ragam mulai; gaming, prankster, foodies, beauty vlogger, book reviewer, music cover.

Memiliki niche yang khusus adalah hal penting dalam membangun sebuah channel YouTube. Bila sebuah channel tidak memiliki niche, video yang ada di channel tersebut akan terkesan acak dan menjadi kurang menarik

Dengan memiliki niche, kawan muda bisa memahami siapa yang akan menjadi target penonton. Misalnya niche kawan muda adalah action figure, maka target penonton video kalian adalah mereka yang suka dengan action figure.

Dengan memahami niche kawan muda bisa mengembangkan channel sesuai dengan hal yang kita suka dan membangun fanbase yang sesuai dengan di inginkan.

4. Berinteraksi

Berinteraksi dengan YouTube creator lain, komunitas YouTube, dan penonton adalah hal-hal yang wajib dilakukan seorang YouTube creator | via: mailerlite.com

Sama seperti platform lain, YouTube adalah sebuah wadah berkreasi di mana sesama creator bisa saling mendukung dan membantu satu sama lain untuk bertumbuh. Berinteraksi dengan YouTube creator lain, bergabung dengan komunitas YouTube, menjalin hubungan baik dengan penonton adalah hal-hal yang wajib dilakukan seorang YouTube creator.

Mulailah dengan menjawab setiap komentar di video, memberi komentar yang membangun di channel lain, dan berinteraksi secara offline dengan teman-teman yang memiliki ketertarikan yang sama di YouTube. Dengan berinteraksi kita bisa membuat sebuah ekosistem di mana sesama pengguna platform YouTube bisa saling mendukung.

5. Pelajari dasar-dasar youtube

Dengan mempelajari dasar-dasar YouTube, kita bisa mengoptimalisasi video kita agar lebih banyak ditonton | via: cosmic.org.uk

YouTube adalah mesin pencari terbesar nomor dua setelah Google. Dengan mempelajari dasar-dasar YouTube, kita bisa mengoptimalisasi video kita agar lebih mudah ditemukan dan lebih banyak ditonton.

Dasar-dasar YouTube itu apa aja sih? Dasar-dasar YouTube itu dimulai dari pembuatan video yang baik, pemberian judul yang sesuai, pemasangan thumbnail yang menarik, dan masih banyak lagi.

YouTube sendiri sudah memberikan kemudahan bagi yang ingin memulai menjadi seorang YouTube creator dengan YouTube Creator Academy, sebuah fasilitas di mana creator bisa belajar bagaimana mengoptimalisasi channel YouTube Kawan Muda.

 


Penulis adalah seorang YouTube creator dari channel  YouTube kamujugabisa. Bila Kawan Muda tertarik untuk memulai menjadi youtuber atau belajar Lebih lanjut bagaimana cara menjadi youtuber, kamu bisa mengunjungi channel YouTube kamujugabisa.

Kalau aku bisa, kamu juga bisa 😉