8 Buah yang Terbukti Ampuh Mencegah Kanker

10.845 views
Foto: Healthista.com

Selain penyakit jantung, kanker menjadi salah satu penyakit yang paling menakutkan. Ya, penyakit yang bisa menyerang berbagai bagian tubuh ini hingga kini masih belum ditemukan obatnya. Ngerinya lagi, penyakit kanker terkadang bermula dari gejala-gejala biasa yang bersifat umum sehingga tak sedikit orang yang baru menyadarinya saat kanker sudah mencapai stadium lanjut atau akhir.

Dan jika sudah berada di stadium lanjut atau akhir, kemungkinan penderitanya untuk sembuh sangat kecil. Oleh karena itu,  enggak ada salahnya kita lebih waspada dengan gejala ‘sederhana’ dari penyakit kanker dan mau meluangkan waktu untuk memeriksa gejala-gejala tersebut. Nah, mungkin sebagian dari kamu belum tahu nih gejala-gejala apa saja sih yang menjadi tanda munculnya penyakit kanker.

Waspadai gejala-gejala kanker yang menyerupai gejala penyakit lain

Waspada dengan gejala yang menyerupai kanker | Foto: redbookmag.com

Berikut adalah beberapa gejala kanker yang kerap kali diabaikan oleh banyak orang (karena memang kondisinya menyerupai gejala penyakit atau kondisi medis lain).

Adanya beberapa perubahan pada kulit

Perubahan pada kulit ini misalnya pertumbuhan rambut yang berlebihan, hiperpigmentasi atau warna kulit menjadi lebih gelap, kulit dan mata menjadi kekuningan, kulit berwarna kemerahan, gatal-gatal, atau kulit menjadi memar tanpa sebab yang jelas. Benjolan pada kulit yang enggak kunjung hilang juga harus diwaspadai.

Payudara berubah

Ini enggak hanya terjadi pada perempuan, bisa juga terjadi pada laki-laki. Yup, 1% laki-laki berisiko terkena kanker payudara. Nah, tanda-tandanya adalah adanya benjolan pada payudara, putting melesak, kulit payudara berkerut atau kemerahan, dan adanya cairan yang keluar dari puting.

Perut terasa kembung

Untuk para cewek nih, kalau perutmu terasa kembung dan diikuti dengan pendarahan pada vagina atau penurunan berat badan secara signifikan, cobalah untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena kemungkinan ini adalah tanda adanya kanker ovarium.

Tenggorokan terasa sakit saat menelan

Jika kamu mengalami rasa sakit berkelanjutan saat menelan, jangan sepelekan begitu saja. Karena ini bisa jadi tanda-tanda kemunculan kanker tenggorokan atau perut. Apalagi kalau disertai muntah dan penurunan berat badan yang signifikan.

Berat badan mengalami penurunan drastis

Berat badan memang bisa turun secara drastis kalau kamu melakukan diet ketat, olahraga, atau banyak melakukan aktivitas berat. Namun kalau enggak ada angin enggak ada hujan berat badanmu langsung turun drastis dalam waktu singkat, jangan ragu untuk memeriksakan kondisimu ke dokter, ya!

Nyeri pada ulu hati yang tak kunjung reda

Nah, kalau kamu merasa ulu hatimu sakit terus menerus, ini bisa jadi pertanda adanya kanker ovarium, tenggorokan, atau kanker perut. Jadi jangan menganggap biasa saja rasa sakitnya, segera konsultasi ke dokter.

Demam berkepanjangan atau sering infeksi

Nah, demam tinggi ternyata bisa jadi gejala penyakit kanker. Enggak nyangka kan? Yup, demam bisa terjadi karena penanganan kanker kepada sistem kekebalan tubuh. So, berhati-hatilah dengan gejala-gejala mirip flu seperti meriang atau demam yang enggak kunjung sembuh.

Kelelahan yang enggak kunjung reda

Rasa capek yang muncul padahal kamu enggak melakukan aktivitas yang berat juga patut diwaspadai, apalagi kalau disertai munculnya darah pada tinja. Rasa capek ini adalah tanda bahwa kanker sedang berkembang.

Batuk kronis

Apakah kamu mengalami batuk yang berlangsung lama, sekitar 3—4 minggu, tapi enggak disertai gejala lain seperti flu atau pilek? Kalau iya, ini artinya kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter karena kemungkinan ini bukanlah batuk biasa.

Gangguan buang air

Bagi kaum laki-laki, kalau kamu mengalami gejala sulit mengendalikan buang air kecil atau malah sebaliknya, susah kencing, ini bisa menjadi pertanda adanya kanker prostat. Darah pada tinja juga bisa jadi pertanda munculnya kanker usus dan kencing darah bisa jadi gejala kanker ginjal/kandung kemih. Jangan disepelekan, lho, ya!

Sakit pada bagian tubuh tertentu

Jangan meremehkan gejala sakit kepala yang terjadi secara terus-menerus karena ini bisa jadi gejala awal tumor otak. Nah, nyeri pada punggung yang mengganggu dari hari ke hari juga bisa jadi gejala kanker ovarium atau kanker usus.


BACA JUGA:


 Aduh, ngeri juga ya gejalanya karena tampak ringan, tapi mematikan! Kawan Muda mulai sekarang enggak boleh lengah nih. Apalagi menurut prediksi WHO di tahun 2012 lalu, diperkirakan dalam 20 tahun ke depan jumlah pengidap penyakit kanker bisa meningkat hingga 70%. Kita yang hidup di zaman now menjadi rentan terkena kanker karena kurangnya perhatian pada makanan yang dikonsumsi dan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang menimbulkan karsinogenik (pengawet, pewarna, dan formalin).

Jenis buah pencegah kanker yang harus masuk ke dalam menu makanan harianmu

Ada buah-buahan tertentu yang bisa cegah kanker | Foto: gonaturalph.com

Memang sih, munculnya kanker dalam tubuh enggak hanya disebabkan oleh makanan saja, tapi banyak banget pemicu munculnya kanker yang bahkan belum diketahui oleh paramedis. Dan cara paling aman untuk menjauhkan diri dari bahaya kanker adalah dengan mengonsumsi makanan rumahan yang bisa dikontrol kemanan bahan bakunya (bisa menghindari pengawet atau zat lain yang berbahaya juga).

Nah, selain ada makanan tertentu yang bisa memicu munculnya kanker, ada juga nih makanan yang diklaim ampuh untuk mencegah munculnya penyakit kanker. Yup, menurut ketua Cancer Information Center (CISC) Semarang Cahyaning Puji Astuti, sebagaimana dilansir dari Kompas.com, ada jenis buah-buahan tertentu yang berkhasiat sebagai antikanker.

Manfaat buah tertentu sebagai antikanker ini setidaknya bisa jadi metode pencegahan alami yang harus diterapkan mulai dari sekarang  agar kita bisa terhindar dari ganasnya kanker. Lantas, buah-buahan apa saja sih yang cukup ampuh mencegah kanker? Simak yuk ulasannya berikut ini.

1. Tomat

buah pencegah kanker
Tomat kaya akan likopen dan vitamin yang bisa menangkal sel kanker | Foto: thespruce.com

Kandungan likopen dalam tomat dan aneka vitamin di dalamnya (vitamin A, C, E, dan B), menjadikan buah ini ampuh dalam melawan radikal bebas dan bisa melwan sel kanker. Menurut penelitian dalam jurnal The Nutritional Science and Vitaminology, tomat sangat ampuh dalam mencegah kanker prostat dan kanker pencernaan.

2. Jeruk

buah pencegah kanker
Kaya vitamin dan antioksidan, jeruk bisa menghambat pertumbuhan sel kanker | Foto: draxe.com

Selanjutnya adalah buah jeruk yang kaya akan vitamin C, nutrisi, dan antioksidan sehingga ampuh membunuh sel kanker (asalkan dikonsumsi secara rutin dengan porsi yang tepat pula). Selain buahnya, kulit jeruk yang mengandung limolene juga bermanfaat menghambat pertumbuhan sel kanker.

3. Buah-buahan beri

buah pencegah kanker
Buah beri dengan kandungan flavanoidnya juga bisa melawan racun penyebab timbulnya sel kanker | Foto: medicalnewstoday.com

Baik strawberry, blueberry, cranberry, raspberry dan buah beri lainnya memiliki kandungan flavonoid dan atosianin yang tinggi. Nah, zat antosianin ini dikenal sebagai zat antikarsinogen atau bisa melawan racun yang menyebabkan timbulnya sel kanker. Penelitian dalam jurnal The Anticancer Agents in Medicinal Chemistry mengungkapkan bahwa blueberry adalah jenis beri yang punya kandungan antosianin tertinggi dan bisa mematikan sel kanker payudara tadium II, kanker kolon, dan kanker prostat.

4. Anggur

buah pencegah kanker
Polifenol dan resveratrol dalam anggur efektif menghancurkan sel kanker | Foto: goodhousekeeping.com

Ternyata oh ternyata, buah anggur ampuh untuk menghambat perkembangan sel kanker (di usus, perut, lever, dan payudara) karena buah ini kaya akan polifenol dan resveratrol. Tak hanya itu saja, dalam buah anggur juga terdapat senyawa flavonoid dan antosianin (yang juga terdapat dalam buah beri) yang bisa menghancurkan sel kanker.

5. Nanas

buah pencegah kanker
Nanas mengandung senyawa antioksidan dan enzim bromelain yang bisa menyembuhkan beberapa jenis sel kanker | Foto: ivbabble.com

Buah nanas memiliki kandungan senyawa antioksidan dan enzim bromelain yang ternyata mampu membunuh sel kanker yang ada dalam tubuh. Beberapa jenis kanker yang bisa disembuhkan dengan mengonsumsi nanas dengan rutin, antara lain kanker payudara, kanker usus, kanker lambung, kanker tiroid, kanker hati, dan kanker darah. Namun, kamu harus hati-hati saat mengonsumsi buah nanas, jangan sampai berlebihan karena bisa menyebabkan nyeri persendian, gatal-gatal, keguguran, hingga meningkatnya gula darah.

6. Buah naga

buah pencegah kanker
Buah naga berwarna merah maroon kaya akan antosianin yang efektif untuk detoksifikasi dan melawan tumbuhnya sel kanker | Foto: vietdragonfruit.com

Buah pencegah kanker berikutnya adalah buah naga. Khusus untuk buah naga yang berwarna merah maroon, selain kaya akan vitamin C, A, dan E yang tinggi, dia juga mengandung antosianin yang tinggi. Seperti yang sudah Kita Muda singgung sebelumnya, antosianin sangat efektif untuk detoksifikasi dan melawan pertumbuhan sel kanker.

7. Alpukat

buah pencegah kanker
Antioksidan dalam alpukat bisa menyeimbangkan jumlah radikal bebas penyebab kanker | Foto: healthline.com

Manfaat alpukat ternyata enggak hanya untuk kulit dan diet saja. Yup, buah dengan rasa dan tekstur unik ini ternyata kaya antioksidan sehingga bisa membantu menyeimbangkan jumlah radikal bebas yang ada dalam tubuh. Dengan begitu, dampak buruk akibat paparan radikal bebas, kanker misalnya, bisa diminimalisir kalau kamu rutin mengonsumsi buah alpukat.

8. Apel

buah pencegah kanker
Butyric acid dalam apel bisa menekan zat yang mempercepat pertumbuhan sel kanker dan tumor | Foto: arditor.com

Terakhir ada buah apel nih yang bisa mencegah terjadinya kanker usus akibat pola makan yang salah dan kurang serat. Kandungan butyric acid dalam apel terbukti ampuh menekan jumlah histone deacetlyases (HDAC) yang bisa mempercepat pertumbuhan sel kanker dan tumor.

Meskipun buah-buahan di atas berkhasiat sebagai antikanker, kamu juga harus  memperhatikan proses pengolahan atau konsumsinya. Kalau buahnya digoreng untuk dijadikan keripik atau dijadikan es buah, ya, enggak bakal maksimal manfaatnya :”)

Semoga setelah mengetahui informasi di atas, Kawan Muda lebih hati-hati lagi ya dengan gejala-gejala penyakit kanker dan lebih selektif dalam memilih makanan. Rutin konsumsi buah pencegah kanker dan kurangi konsumsi makanan yang diasinkan, diasap, atau makanan yang digoreng.