Manusia memang selalu pandai berencana. Mulai dari rencana serius seperti membangun rumah dan keluarga, hingga rencana biasa seperti membersihkan rumah. Tetapi karena salah satu kekurangan manusia adalah pelupa, maka seringkali kita melupakan rencana tersebut dan menjadi wacana semata.

Salah satu rencana mudah yang sering terlupakan adalah membersihkan rumah. Rumah yang bersih dan segar, tentu akan membuat kita merasa homey dan nyaman untuk ditinggali. Tapi sayangnya, banyak sekali perabotan rumah yang seringkali terlupa untuk dibersihkan. Padahal perabotan rumah ini memiliki kandungan kanker yang tentunya berbahaya untuk kesehatanmu.

Agar bisa meminimalisir tubuh untuk terkena kandungan carcinogen, coba yuk kita lihat barang-barang apa saja yang ternyata tinggi kandungan kankernya. Dilansir dari Reader’s Digest, ini dia:

1. Kulkas lama

via: rd.com

Sayang untuk menjual atau menyingkirkan kulkas yang sudah lama? Percaya deh, kulkas lama itu sebenarnya memiliki kandungan carcinogen, lho! Kandungan ini bernama PCB carcinogen yang bisa ditemukan dalam fluorescent light dan penghantar listriknya. Masih banyak negara berkembang yang menggunakan kandungan PCB untuk lampu dalam kulkas, dan exposure lampu ini dapat melekat di bahan makanan seperti ikan dan daging. Makannya, coba dari sekarang buang fluorescent light nya dan jangan gunakan lagi kulkas lama yang sudah tidak bisa digunakan lagi.

2. Sofa

via: rd.com

Unik memang, tapi ternyata sofa mengandung banyak TDCIPP, yaitu suatu bahan untuk mempertahankan kualitas cushion di sofa. Sayangnya TDCIPP ini tidak baik untuk kesehatan, karena ada kandungan bahan yang bisa menyebabkan kanker! Saking populernya TDCIPP ini, menurut penelitian dari Universitas Duke, bahan kimia terdapat dalam setiap sampel darah yang mereka uji coba. Kebayang kan populernya? Biar dalam darahmu nggak terdapat racun seperti itu, coba deh ganti perawatan sofamu menggunakan bahan ramah lingkungan, serta make sure untuk melihat cara perawatannya dalam label furnitur yang kamu beli.

3. Gorden dan Karpet

via: rd.com

Salah satu alasan kenapa merokok itu tidak baik untuk kesehatan adalah karena kandungannya dapat menyebar kemana-mana, dan menyebabkan seseorang untuk terkena penyakit karena hal tersebut. Salah satu bahan yang dapat menyebabkan kanker di rokok adalah Cadmium, yang memiliki senyawa carsinogenic. Kalau kamu merokok di dalam rumah, bahan carcinogenic ini dapat menempel dalam benda permukaan halus, seperti karpet dan gorden, bahkan ketika baunya sudah hilang. Untuk kamu yang sudah berkeluarga, akan lebih baik kalau tidak merokok di dalam rumah, atau lebih bagus lagi kalau kamu berhenti merokok. Demi kesehatan keluarga sendiri, kan?

4. Produk pembersih

via: rd.com

Percaya atau nggak, produk pembersih yang kamu gunakan sehari-hari itu sebenarnya mengandung senyawa carcinogen, lho! Salah satu bahan utamanya, formaldehyde, merupakan bahan carcinogenic dan terdapat dalam hampir semua produk pembersih, cat, bahkan dalam kandungan makanan serta kosmetik! Gas aroma yang keluar dari produk-produk tersebut ketika terhirup oleh paru-paru, dapat membuat tubuhmu menyimpan formaldehyde di tubuh. Coba mulai sekarang cari tahu kandungan apa saja yang terdapat dalam produk rumahanmu, hindari yang mengandung formaldehyde serta kandungan carcinogenic lainnya.

5. Lemari baju

via: rd.com

Bagi kalian yang belum tahu, kandungan dalam pembersih pakaian pada saat laundry  itumengandung perchloroethylene, atau bahasa singkatnya mengandung carcinogen. Kandungan ini dapat menambah jika kamu menyimpan baju yang menggunakan pembersih sama dalam lemari pakaianmu. Parahnya nih, kandungan perchloroethylene ini nggak hanya ditemukan dalam pakaian saja, namun juga shoe polish dan wood cleaners. Coba mulai sekarang selalu gunakan sarung tangan setiap akan membersihkan sepatu dan kayu di rumah, serta cari tempat laundry yang tidak menggunakan kandungan perchloroethylene. 

6. Gelas styrofoam

via: rd.com

Semua orang tahu kalau styrofoam memiliki kandungan carcinogen yang berbahaya dapat menyebabkan kanker di tubuh. Tapi banyak yang nggak tahu kalau kandungan yang di maksud adalah styrene. Styrene merupakan kandungan yang menjadi bahan untuk produk foam dan plastik, seperti sendok, gelas, hingga piring dan wadah khusus. Kandungan styrene ini menjadi aktif ketika kamu menggunakannya untuk wadah makanan atau minuman panas, seperti minum kopi dan sup. Jadi kalau kamu sering makan sup dan minum kopi pakai styrofoam, coba berhenti sejak sekarang dan baca label dalam produk dengan seksama, agar kesehatan kita nggak jadi korbannya.

7. Sekat rumah

via: rd.com

Sekat di rumah atau insulation banyak menggunakan bahan Asbes sebagai kandungan utamanya. Meskipun sekarang penggunaanya berkurang drastis, tapi masih ada beberapa rumah yang menggunakan asbes. Sama seperti produk-produk sebelumnya, asbes memiliki kandungan yang menyebabkan carcinogen, dan serat dari asbes menempel pada baju dan sepatu kita dengan mudah. Jadi buat kalian yang sering bekerja dalam konstruksi rumah, otomatis akan membawa serat asbes ini ke dalam rumah kalian juga.

8. Taman rumah

via: rd.com

Bagi kalian yang suka berkebun, adanya taman dapat membuat kalian menanam berbagai tanaman dan bunga agar rumah terlihat lebih indah. Tapi tahu nggak sih, pupuk dan produk-produk bagi berkebun itu memiliki kandungan berbahaya? Yupsie, kandungan Dioxin ini merupakan senyawa yang carcinogen, dan terdapat dalam semua bagian, bahkan debu di lantai dan sisa residu dalam sayuran. Bahkan nih, risiko kalian terkena kanker akan lebih tinggi jika tubuh terus menerus terekspos dengan dioxin. Jadi, selalu gunakan sarung tangan dan cuci tangan setelah melakukan aktivitas berkebun, ya! Hindari juga kegiatan membakar sampah di belakang rumah, agar risiko terkena dioxin lebih rendah.

Duh, ternyata banyak juga ya produk rumahan yang mengandung kanker? Kalau nggak hati-hati, kesehatan tubuh kalian akan terancam, lho! Jadi, yuk belajar lebih teliti dan hati-hati dalam memilih produk rumahan ya, kita nggak bisa menghalangi datangnya penyakit ke tubuh, tapi kita bisa mencegah datangnya penyakit dengan menggunakan produk dan konsumsi sehat untuk tubuh. Oke, Kawan Muda?