Waktu kecil dulu, biasanya kita hobi banget minum susu. Seakan persedian susu di kulkas enggak bakalan pernah habis, para orangtua biasanya enggak bakal ngelupain item ini didaftar belanjaan mereka.

Meskipun begitu, ada beberapa anak yang enggak doyan susu sama sekali. Biasanya peran orangtua mulai kelihatan disini. Ada berbagai alasan yang mereka utarakan tentang kenapa meminum susu itu penting. Ditambah beberapa informasi yang dulunya mungkin kita telan mentah – mentah.

Di bawah ini ada beberapa mitos tentang susu yang dulunya mungkin kita percayai.

1. Minum susu adalah salah satu penyebab batu ginjal

via: huffingtonpost.com

Nyatanya, sebuah penilitian membuktikan bahwa anggapan tersebut salah besar. Malahan para peniliti  mampu menyimpulkan bahwa dengan mengkonsumsi susu, risiko terkena batu ginjal akan berkurang.

2. Susu murni lebih baik dibandingkan dengan susu yang dijual di pasaran

via: wadairy.com

Dari segi kualitas, hingga kandungan nutrisi yang ada di dalamnya, tak ditemukan perbedaan sama sekali. Satu satunya perbedaan diantara dua jenis susu tersebut adalah, yang satu diambil dari peternakan dan satunya lagi diperoleh di pasar.

3. Susu kemasan adalah susu sintetis

via: tetrapak.com

Mitos populer selanjutnya adalah susu kemasan bukanlah susu sapi murni, tapi minuman yang rasanya dibuat menyerupai rasa susu (karena rasanya beda dengan susu murni yang dijual di pasar). Padahal, susu kemasan ya benar-benar diambil dari sapi perah. Kalau ditanya kenapa rasanya berbeda, jawabannya adalah jenis makanan yang berbeda plus susu kemasan melalui proses sterilisasi terlebih dahulu.

4. Susu kemasan biasanya ditambahi pengawet

via: dribbble.com

Susu dalam kemasan ternyata tak mengandung pengawet. Setiap susu kemasan berkardus pastinya langsung disterilisasi oleh mesin dengan konsep UHT (Ultra Heat Treatment). Proses sterilisasi ini menjamin tak ada satupun organisme hidup yang tertinggal dalam susu kemasan tersebut.


BACA JUGA:


5. Mengkonsumsi susu bakalan buat kamu cepat puber

awarenessdays.com

Mitos seperti ini ternyata telah dibuktikan sebagai mitos yang menyesatkan. Mengkonsumsi banyak susu tak akan membuat proses pubertas anak – anak menjadi lebih cepat. Komsumsi susu malah dianjurkan untuk anak karena kandungan kalsium yang sangat penting untuk pertumbuhan tulang.

6. Enggak boleh minum susu yang mengandung laktosa

via: scoopwhoop.com

Ketakutanmu tentang susu yang mengandung laktosa bisa berakhir di sini. Faktanya, semua susu baik yang mengandung laktosa maupun tidak, mempunyai kandungan nutrisi yang sama dan tak merugikanmu.

7. Kalau beli susu dari minimarket, harus dipanaskan dulu

via: nytimes.com

Kebanyakan susu dalam kemasan aseptik biasanya diolah dalam paket yang sudah disterilkan. Memanaskan susu yang dibeli di supermarket nyatanya hanya membuang waktumu. Proses pensterilisasian susu  dijamin sempurna kok dan tak ada yang menimbulkan penyakit. Ya, kecuali kalau kemasannya rusak atau sudah kadaluarsa ya :”)

Nah, itu tadi beberapa mitos susu yang beredar di masyarakat dan beberapa ada yang mempercayainya. Mulai dari sekarang, cek kembali beberapa mitos yang sering kamu terima ya biar enggak sesat piker :”(

Sumber: Scoopwhoop