Meski bukan jenis penyakit kulit yang berbahaya, keberadaan jerawat cukup membuat orang kewalahan dan minder. Apalagi kalau jerawat itu susah hilangnya dan malah meradang ke berbagai tempat. Itulah sebabnya, tak sedikit orang yang rela merogoh kocek dalam untuk mengatasi jerawat. Entah itu pergi ke klinik kecantikan atau mengikuti cara menghilangkan jerawat yang di-share para beauty vlogger.

Kawan Muda mungkin termasuk salah satunya nih yang keki dengan kondisi jerawat yang tak kunjung membaik. Mengobati jerawat memang membutuhkan ketelatenan dan kesabaran yang ekstra. Yang enggak kalah penting nih, Kawan Muda harus tahu dulu jenis-jenis jerawat yang ada, kenapa? Karena kamu akan tahu jerawat apa yang kerap kali singgah di wajah, sehingga bisa menemukan cara mengatasi jerawat yang paling efektif.

Yup, beberapa orang mengaku gagal saat menerapkan cara menghilangkan jerawat yang banyak beredar di internet. Padahal, cara-cara tersebut terbukti ampuh bagi beberapa orang lainnya. Nah lho, aneh kan? Sebenarnya enggak aneh sih, ini berarti kamu harus paham betul kulitmu itu seperti apa dan kamu tuh sebenarnya bermasalah dengan jenis jerawat yang mana. Karena cara menghilangkan jerawat yang satu dengan yang lain itu berbeda-beda metodenya.

Misalnya nih, Kawan Muda enggak mungkin kan menggunakan langkah mengatasi jerawat ringan (seperti komedo atau papula) untuk mengobati jerawat yang terbilang parah seperti jerawat batu? Serajin apa pun kamu menerapkan langkah-langkahnya, enggak bakalan ada hasilnya deh. Karena langkah yang kamu gunakan ya memang hanya bisa diterapkan untuk menyembuhkan jerawat ringan saja.

Oleh karena itu, sebelum mengobati jerawat, ada baiknya Kawan Muda memahami jenis-jenis jerawat yang ada. Mungkin selama ini kamu mengira semua jerawat itu sama saja. Padahal ya jerawat itu enggak hanya satu, tapi banyak jenisnya.

Kita Muda bakal memaparkan satu per satu nih jenis jerawat yang paling umum dan bagaimana cara menghilangkan jerawat tersebut. Simak ya…

1. Jerawat Biasa

jenis jerawat
Jerawat biasa dialami oleh sebagian besar orang| Foto: medicalnewstoday.com

Adalah jenis jerawat yang paling umum dan sebagian besar orang pasti pernah mengalami jenis jerawat ini. Ciri-ciri jerawat biasa adalah bentuknya kecil dan berwarna putih kemerahan gitu deh. Jerawat ini muncul karena pori-pori wajah tersumbat dan terinfeksi bakteri propionibacteriumacne.

Nah, bakteri ini hidup di tempat diproduksinya asam lemak, letaknya berada di kantung kelenjar yang ada di bawah permukaan kulit atau sering disebut dengan kelenjar sebaceous. Bakteri ini jugalah yang kadang menimbulkan iritasi pada bagian wajah sekitarnya.

Bagaimana cara mengatasi jerawat ini?

Kalau Kawan Muda urgent banget pengin mengempeskan atau sedikit menyamarkan jerawat biasa, kamu bisa memanfaatkan pasta gigi. Yup, sebelum tidur, oleskan pasta gigi pada jerawat yang muncul. Lakukan ini dengan rutin agar bengkak dan kemerahannya sedikit pudar. Memang ngaruh, ya?

Woho, jangan salah. Kandungan fluoride pada pasta gigi ternyata berkhasiat untuk mengurangi bengkak dan kemerahan akibat peradangan jerawat. Selain pasta gigi, kamu bisa memanfaatkan bahan-bahan alami seperti tomat atau lemon. Yup, dua bahan tersebut bisa membantu menghilangkan noda hitam bekas jerawat secara alami.


BACA JUGA:


2. Jerawat batu

jenis jerawat
Jerawat batu termasuk jenis jerawat yang parah dan menimbulkan nyeri | Foto: Drmedicalcases.com

Kalau jerawat yang satu ini ukurannya lebih besar nih daripada jerawat biasa. Jerawat batu biasanya berwarna merah dan meradang. Jerawat batu atau yang disebut juga dengan cystic acne muncul karena kelenjar minyak yang terlalu banyak dan pertumbuhan sel yang enggak normal. Menurut tingkat keparahannya, Jerawat ini bisa digolongkan dalam jerawat yang parah.

Orang yang memiliki jerawat semacam ini biasanya mengalami rasa nyeri atau sakit, karena sifatnya yang menimbulkan radang. Kalau enggak segera diatasi nih, jerawat batu bisa meninggalkan bekas dan susah banget dihilangkan bekasnya.

Bagaimana cara mengatasi jerawat ini?

Karena tergolong parah, metode pengobatan untuk jerawat biasa atau obat jerawat yang umum dijual di pasaran biasanya kurang ampuh mengatasi jerawat ini. Langkah terbaik yang bisa Kawan Muda lakukan adalah pergi ke dokter kulit atau ahli dermatologis.

Kamu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait jenis kulit dan jerawat batu yang tengah kamu alami.  Mengobatinya sendiri di rumah dikhawatirkan akan memperparah kondisi jerawat tersebut sehingga saran dan resep dokter dinilai lebih efektif jika kamu menderita jerawat batu.

3. Komedo

jenis jerawat
Komedo adalah jenis jerawat yang ringan dan bisa diatasi dengan putih telur | Foto: pimplespictures.com

Pernah lihat kan bintik-bintik berawarna hitam atau putih yang ada di hidung atau bagian wajah lain? Itulah yang disebut komedo. Nah, komedo ini dibagi menjadi dua, komedo tertutup (komedo berwarna putih atau whitehead) dan komedo terbuka (komedo berwarna hitam atau blackhead).

Kenapa sih komedo ini bisa muncul? Komedo muncul karena produksi minyak berlebih pada kulit wajah sehingga menyebabkan pori-pori kulit tersumbat. Umumnya komedo muncul di bagian hidung, tapi komedo sebenarnya bisa muncul di bagian tubuh manapun, seperti hidung, dagu, dan kening (atau yang biasa disebut dengan zona T).

Bagaimana cara mengatasi jerawat ini?

Komedo adalah jenis jerawat yang tergolong ringan, tapi lumayan tricky juga cara menghilangkannya. Ada nih cara alami yang lumayan ampuh untuk menghilangkan komedo. Bahannya pun sangat mudah ditemukan: putih telur dan kapas!

Yup, caranya mudah banget kok, Kawan Muda. Kamu cukup mencelupkan kapas ke putih telur lalu tempelkan pada bagian wajah yang ada komedonya. Biarkan kapas tersebut tinggal di sana hingga mengering. Kalau sudah kering, angkat kapas tersebut dan kamu bisa melihat komedo menempel di sana.

4. Jerawat juvenile

jenis jerawat
Jerawat juvenile umumnya dialami remaja berusia 14-20 tahun| Foto: jstudentboard.com

Jerawat ini disebut juga jerawat remaja karena biasanya dialami pada masa puber, yaitu sekitar usia  14 hingga 20 tahun. Jerawat ini muncul karena adanya perubahan hormon. Pada masa puber, hormon pada tubuh seseorang mulai enggak stabil. Masalah hormonal tersebut menyebabkan produksi sebum atau kelenjar minyak menjadi enggak stabil juga.

Bagaimana cara mengatasi jerawat ini?

Untuk mengatasi jerawat juvenile, Kawan Muda bisa menggunakan sabun wajah dengan kandungan pH seimbang, misalnya sabun bayi translucent. Sabun ini menjaga pH wajah tetap normal sehingga kulit enggak gampang sensitif.

Nah, karena jerawat ini disebabkan oleh masalah hormonal, hindari stres agar produksi hormon enggak meningkat lebih cepat (yang  bisa menyebabkan jerawat lebih mudah muncul). Buat Kawan Muda yang cewek-cewek, kalau menjelang menstruasi kamu harus lebih meningkatkan kebersihan muka karena jerawat juvenile memang suka muncul di masa-masa itu.

Jangan gunakan bahan berbahaya untuk mengobati jerawat, karena sekali lagi hormonlah yang menyebabkan kemunculan jerawat ini. Semakin kamu stres, semakin sering juga jerawat ini menghantui. So, cari cara biar mood bagus terus dan istirahat yang cukup, ya!

 5. Jerawat vulgaris

jenis jerawat
Jerawat vulgaris ditandai dengan munculnya berbagai komedo dan nodul/benjolan | Foto: Findhealthremedies.com

Mungkin Kawan Muda masih asing ya dengan jenis jerawat yang satu ini. Jerawat vulgaris adalah penyakit peradangan yang bisa menyerang siapa pun, baik remaja maupun orang dewasa. Nah, jerawat vulgaris ditandai dengan munculnya berbagai jenis komedo hingga kemunculan nodul/benjolan. Jerawat ini bisa dikategorikan dalam jerawat parah dan bisa menimbulkan luka atau bekas jerawat.

Bagaimana cara mengatasi jerawat ini?

Penyebab jerawat belum diketahui secara pasti, tapi jerawat ini diduga merupakan masalah kulit yang penyebabnya yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti hormon, diet, genetik/keturunan, kosmetik, trauma, lingkungan fisik, stress psikis.

Nah, untuk mengatasinya (jika kondisinya sudah parah), Kawan Muda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Karena jerawat ini hanya bisa diobati dengan menghilangkan bakteri, mengendalikan minyak berlebih pada wajah, dan meningkatkan pergantian sel kulit mati. Meskipun kelihatannya parah, jerawat ini enggak menular, kok!

6. Jerawat rosacea

jenis jerawat
Jerawat yang biasanya menyerang perempuan usia 30—50 tahun | Foto: homenaturalcures.com

Kalau jerawat juvenile biasanya muncul saat seseorang memasuki usia puber, jerawat rosacea biasanya muncul pada perempuan berusia 30—50 tahun. Mulanya, akan tampak kemerahan pada wajah. Lama-kelamaan, kemerahan tersebut akan meradang sehingga menimbulkan sisik pada lipatan hidung.

Bagaimana cara mengatasi jerawat ini?

Jerawat ini enggak bisa kamu tangani sendiri di rumah. Yup, kamu butuh saran dan perawatan khusus dari dokter. Biasanya sih kamu akan melalui proses penguapan, kompres air panas, atau wajahmu akan disinar dengan sinar inframerah agar jerawatnya kering.

7. Jerawat nitrosica

jenis jerawat
Jerawat yang bisa menyebabkan lubang di wajah| Foto: roompoetry.com

Adalah jenis jerawat yang ‘berbahaya’ karena bisa menyebabkan lubang pada kulit wajah. Keberadaannya enggak boleh dibiarkan begitu saja nih kalau kamu pengin kulit wajah menjadi mulus.

Bagaimana cara mengatasi jerawat ini?

Karena tergolong jenis jerawat yang parah, Kawan Muda harus mengkonsultasikannya dengan dokter atau ahli dermatologis. Untuk menghindari lubang, klinik-klinik kecantikan biasanya menggunakan teknologi kecantikan seperti mikrodermabrasi atau laser.

Nah, sekarang sudah tahu kan jenis-jenis jerawat yang ada. Jangan sampai salah langkah dalam menangani jerawatmu. Bukannya sembuh, jerawat malah bisa menjadi-jadi; yang tadinya ringan bisa meradang dan makin parah saja kondisinya!