Punya Kriteria Cowok Idaman Itu Sah-Sah Saja, tapi Jangan Berharap Terlalu Muluk pada 4 Hal Ini Kalau Enggak Mau Patah Hati!

Emang mau jomblo seumur hidup?!?

Bibit, bebet, dan bobot, menjadi pertimbangan yang penting saat Kawan muda memilih calon pasangan, apalagi kalau kamu berniat membawa hubunganmu ke jenjang yang lebih serius. Selektif dalam memilih pasangan memang sah-sah saja dilakukan, tapi jangan sampai kamu terjebak dengan kriteria pasangan yang terlalu “ideal”. Terutama buat para cewek nih, yang terkadang mematok kriteria yang terlalu spesifik dan  bahkan terlalu tinggi untuk calon pasangan!

Yup, enggak sedikit lho cewek yang mematok beberapa kriteria sekaligus seperti ini: cowoknya harus lulusan S1 atau lebih tinggi dari ceweknya, usianya harus lebih tua beberapa tahun, badannya harus lebih tinggi dari si cewek, punya pekerjaan menjanjikan, berasal dari keluarga terpandang, dan sederet persyaratan lainnya.

Ketika satu atau dua poin yang ada dalam daftar kriteria enggak terpenuhi, dia pasti langsung mencoret cowok tersebut dari list kandidat potensial. Nah lho, kalau begini kapan dapat pasangannya coba? Apakah hubunganmu dengannya dijamin bahagia sampai kakek nenek jika semua persyaratan terpenuhi? Belum tentu, lho!

Itulah sebabnya, jika kamu enggak mau menjomblo seumur hidup atau patah hati karena cowok yang kamu inginkan ternyata jauh dari kriteria idaman, jangan pernah mematok kriteria tinggi terkait 5 hal ini dari pasanganmu.

1. Jenjang pendidikan

via: theyoungfolks.com

Kamu pengin dapat pacar atau calon suami yang minimal lulusan S1, kalau bisa anak kedokteran atau pilot, lulusan universitas ternama, dan bla…bla…bla! Ehm, kamu sebenarnya mau cari pasangan atau cari karyawan sih?

Oke, siapa pun tentu pengin punya calon pasangan yang minimal sama lah status pendidikannya. Namun ingat, jangan memberikan kriteria yang terlalu spesifik dan terkesan ketinggian. Misalnya, harus lulusan S1 jurusan “x” atau dari universitas “y”. Ya kalau ada cowok yang seperti itu dan mau sama kamu. Kalau enggak? Bisa jamuran nunggunya!


BACA JUGA:


2. Tingkat pemahaman agamanya

via: godsnotdeadthemovie.com

Penginnya sih punya pasangan yang tingkat pemahaman agamanya jauh lebih baik dari kamu. Memang, memilih pasangan yang memiliki pemahaman agama yang baik bisa membuat ikatan perkawinan kalian nantinya semakin kokoh.

Namun seperti apa sih “tingkat pemahaman yang baik” menurut versimu itu? Apakah selain rajin beribadah, kamu menginginkannya menjadi orang yang sangat religius seperti tokoh agama? Bersyukur banget sih kalau bisa mendapatkan sosok yang seperti itu. Kalau enggak? Apakah seiman saja belum cukup bagimu?

3. Punya banyak tabungan (mapan)

via: rissiwrites.com

Enggak bisa dipungkiri sih, hidup di zaman sekarang itu bakal susah banget kalau kamu cuma dikasih makan cinta sama pasangan. Namun, jangan jadi cewek yang matre juga! Hidup mapan itu enggak bisa diraih dalam semalam, ya kecuali kalau calon pasanganmu sudah kaya tujuh turunan ya.

Lebih baik tuh cari cowok yang mau berjuang meraih kesuksesan. Ya, setidaknya pekerjaannya sudah jelas dan dia orang yang mau kerja keras untuk meraih mimpi-mimpinya. Kalau begini kan lebih mudah dicarinya daripada mencari cowok yang tabungannya banyak (keburu kabur duluan cowoknya!) 🙁

4. Berasal dari keluarga berada

via: pinterest.com

Kamu hanya mau menjalin hubungan dengan cowok terhormat atau dari keluarga terpandang? Ehm, pasangan Pangeran William dan Pangeran Harry saja berasal dari kalangan biasa, eh kamu yang bukan bangsawan penginnya dapat cowok dari keluarga berada, fiuh. *Pengecualian ya buat kamu yang memang berasal dari keluarga berada*

Melihat latar belakang calon pasangan memang penting, tapi jangan pernah melihat mereka dari harta yang dimiliki. Intinya sih,  carilah pasangan yang berasal dari keluarga baik-baik dan latar belakangnya jelas. Nah, kalau begini enggak ribet kan nyarinya?

Sumber: Your Tango