Layaknya jodoh, judul skripsi juga perlu dijemput dengan 7 cara ini

skripsi
Foto : Kaskus

Rani       : Hai ka Dewa, udah lama gak keliatan. Gimana kabarnya sekarang? Lagi sibuk skripsi ya?

Dewa    : Baik dek, mmmm hehe gak juga

Rani       : Loh bukannya udah semester akhir ya?

Dewa    : I–iya, aku ke toilet dulu ya

Atau

Mama   : Kak anak tetangga sebelah bulan depan udah wisuda

Kamu    : ………

Mama   : Kamu udah sampe bab akhir kan?

Kamu    :  Iya ma, aminin aja sampe akhir

 

Bagi kalian yang udah semester tua atau yang baru sadar 😀 pasti sering dengerin kalimat “Kapan wisuda?”, “Udah sampe bab berapa?” dan pasti telinga capek buat denger kalimat selanjutnya yang dijamin sebagai wejangan umum yang panjang lebar untuk segera menyusun skripsi karena berbagai alasan, mulai dari takut di DO karena kelamaan atau sampai takut kamu udah tua tapi gak lulus. Tapi masalahnya, banyak diantara mereka gak tau susahnya cari judul skripsi itu seperti apa dan layaknya jodoh, judul skripsi juga perlu ‘dijemput’ pakai cara-cara ini:

#1 Dengan doa

gadis-berdoa
Foto : faith-outreach.org

Yap! Berdoa adalah cara yang paling pertama untuk dilakukan. Yah gimana nggak, yang kasih kita kepintaran juga Dia dan cara kita berkomunikasi dengan-Nya adalah melalui doa. Gak perlu pakai sms, BBM, Line, atau yang lain cukup dikamar, tutup pintu dan biarkan hatimu berbicara dengan-Nya lewat cara yang paling romantis: Doa. Memohon penyertaan-Nya dalam setiap usahamu di semester tua ini.

#2 Biarkan dirimu dikelilingi oleh orang-orang yang sibuk membangun diri

teman-belajar
Foto : www.howtoteachachildtoread.net

Percaya bahwa orang-orang disekitarmu bisa menularkan energi yang berbeda-beda? Jika kamu berteman dengan orang-orang yang suka mengeluh cepat atau lambat kamu akan jadi seperti mereka, begitu juga dengan mereka yang mempunyai energi positif.

Saatnya membangun energi positif itu, mulai beranikan dirimu untuk terjun ditengah-tengah mereka yang sedang sibuk membangun diri agar energi dan semangat mereka menular. Bukannya melarang kamu untuk membatasi diri berteman dengan siapa saja namun apa buruknya untuk keluar dari energi negatif?

#3 Mulai biasakan nongkrong di perpustakaan

membaca buku
Foto : news.okezone.com

Coba cek seminggu ini kamu kemana aja? Pernah kepikiran untuk baca-baca jurnal atau referensi di perpustakaan? Kalau belum yuk agendakan. Perpustakaan bukan tempat yang buruk untuk nongkrong cantik atau ganteng, kamu gak bakalan kehilangan pesonamu walau datang ke tempat ini malahan kamu tambah cantik satu level. Tapi pastikan kamu kesini bukan untuk wifi gratis aja ya, coba cari jurnal ilmiah atau contoh skripsi tahun lalu yang bisa jadi rekomendasi buat judulmu.

#4 Gunakan kuota internet bukan lagi untuk hura-hura

menulis to do list
Foto : www.phcorner.net

Bagi anak muda kuota ibarat nyawa dari smartphone. Gak ada kuota serasa hidup di hutan. No Chat, No Information, No Game Online Welcome to the jungle! Gak salah sih dengan semua itu, toh kamu yang beli kuota. Tapi coba pikir sekali lagi, apakah selama ini kuota yang kamu habiskan dipakai untuk hal yang berguna? Sekali-kali coba buka proquezt.com atau dikti.garuda.co.id untuk melihat jurnal-jurnal ilmiah yang sangat berguna bagi kamu yang sedang dalam penantian wisuda.

#5 Me time!

sendiri
Foto : www.natgeotraveller.in

Hidup itu harus slow kayak dipantai! Sip, intinya hidup itu jangan dibawa stress, sekalinya stress semua bakal gak jalan. Me time bisa jadi alternatif kamu buat cari judul, percaya kan sama omongan orang, kalo ide itu bisa tiba-tiba terlintas saat lagi boker sekalipun? Nah! kuncinya adalah buat dirimu senyaman mungkin saat sedang dalam pencarian judul skripsi tapi jangan terlalu nyaman ya? Yang ada nanti kamu terlalu santai. Me Time gak melulu harus dirumah kok, bagi kamu yang suka naik gunung atau wisata alam bisa coba. Siapa tau ide kamu muncul saat disana.

#6 Coba katakan nanti dulu pada rasa malasmu

sendiri
Foto : www.goodhousekeeping.com

Penyakit yang sudah pasti menjadi musuh utama semua orang, MALAS. Penyakit yang satu ini memang musuh dalam selimut, dia gak bakalan kasih woro-woro dulu sebelum menyerang. Kalo biasanya kita menunda-nunda perkerjaan dengan berkata “nanti dulu”, sekarang coba katakan aji-aji “nanti dulu”mu itu pada rasa malasmu. Memang terasa aneh saat pertama kali tapi hal itu akan membentuk kamu untuk tidak lagi menuruti kemalasanmu

#7 Ingat keluargamu

wisuda-bersama-orang-tua
Foto : muhdhito.me

Keluarga memang salah satu hal berharga dalam kehidupan. Tak salah jika kamu menjadikan keluargamu sebagai alasan untuk segera mencari judul skripsi, kamu bisa bayangkan jika kamu menunda-nunda skripsimu? Yang pasti mereka akan kecewa.

Jadi, masih pingin menunda-nunda untuk mencari judul skripsi?

Written by Fanny Yudha P

Profile photo of Fanny Yudha P

Penikmat lagu 90'an