6 Tips Cermat Membeli Laptop Bekas

419 views
tips membeli laptop bekas
via pexels.com

Pekerjaan mana di zaman sekarang yang nggak butuh laptop? Mahasiswa juga pasti butuh laptop untuk mengerjakan tugas hingga skripsi. Mungkin pekerjaanmu emang nggak butuh laptop sih, tapi laptop gaming selalu memikat untuk dibeli, untuk memenuhi hasrat nge-game.

Barang mewah yang mulai bergeser menjadi barang primer ini memiliki harga yang masih tergolong mahal untuk kantong anak muda. Tapi kamu nggak perlu khawatir, Kawan Muda. Kamu bisa membeli laptop bekas atau laptop second. Keuntungannya, kamu bisa lebih hemat dibanding harus membeli laptop baru. Kalau pintar memilih, kamu juga bisa dapat kok dapat laptop bekas yang keunggulannya sebanding dengan laptop baru.

Berikut Kita Muda kasih tips membeli laptop bekas, biar kamu nggak kena tipu!

1. Masa pemakaian

Hal pertama yang harus kamu cek adalah masa pemakaian laptop. Ini berkaitan dengan performa. Sebab laptop itu sama dengan barang elektronik lainnya, semakin lama digunakan performa akan semakin turun.

Tanyakan usia laptop dan tanyakan tahun berapa si penjual membelinya. Kalau bisa, belilah laptop bekas yang umurnya 1 tahun pemakaian.

2. Cek spesifikasi lengkap

Cek spesifikasi ini meliputi fitur-fitur di dalam laptop. Mulai dari processor atau CPU, software bawaan, RAM, dan ROM. Cek kondisi harddisk, pastikan tidak ada badsector. Pastikan tidak ada virus dengan membawa installer antivirus yang sudah kamu percaya.

Kemudian, cek jaringan internet. Apakah bisa tersambung dari tethering, wifi, dan LAN. Cek pula soket-soketnya, colok port USB, port VGA, port HDMI. Kemudian, cek pula audionya baik speaker maupun earphone atau headset. Setelah semua aman dan beres, barulah Kawan Muda juga harus cek kondisi fisiknya.

tips-membeli-laptop-second
tips membeli laptop bekas | via pexels.com

3. Cek fisik secara menyeluruh

Ini penting, secara kasat mata kamu bisa cek apakah ada yang lecet atau retak di body laptop. Kalau mulus, kamu beruntung karena si penjual atau pemilik sebelumnya telah merawat laptop dengan baik.

Kondisi layar dan LCD juga perhatikan, baik saat hidup maupun mati. Cek baterai dan charger, komponen penting ini harus kamu coba untuk charging selama kurang lebih 15 menit. Lihat proses pengisian baterainya dan kelayakan baterai serta kabelnya.

Cek keyboard apakah semua masih lengkap dan dapat difungsikan dengan baik. Sentuh sisi touchpad dan pastikan tingkat sensitivitasnya masih di level tinggi.

4. Garansi dan layanan purna jual

Seringkali diabaikan, tapi ini penting untuk kamu perhatikan. Tanyakan garansi meskipun kamu membeli laptop bekas. Rata-rata laptop memiliki garansi 2-3 tahun. Kalau ada garansi, kamu bisa lebih leluasa perihal servis.

Tanyakan pula layanan purna-jual dari laptop yang kamu beli. Kalau bisa, cari yang pelayanannya baik agar kamu terbantu dalam urusan servis.

5. Harga tidak mencurigakan

Membeli laptop bekas jangan tertipu soal harga. Harga boleh murah, tapi hati-hati kalau murahnya murah yang mencurigakan. Jauh di bawah standar. Bisa jadi ada sesuatu yang rusak yang luput dari pengecekanmu. Atau bisa jadi, barang curian. Wah bahaya banget kan kalau itu.

Ada baiknya kalau kamu melakukan survey pasar terlebih dahulu. Cek berapa harga barunya dan cek berapa harga bekasnya. Sehingga kamu tidak tertipu dan dapat menyesuaikan dengan isi dompetmu. Ingat, jangan keburu ngiler dengan harga miring ya!

6. Beli di pihak terpercaya

Ini memang agak tricky apalagi kalau kamu baru pertama kali beli laptop bekas. Kalau beli di toko laptop bekas, carilah yang sepak terjangnya sudah bagus. Sudah memiliki rating atau rekomendasi baik dari teman-temanmu.

Beli di teman sendiri atau orang terpercaya juga boleh, agar memudahkanmu untuk tanya-tanya sekaligus cek laptop sepuasnya. Selebihnya, ya tinggal berdoa semoga kamu dijauhkan dari segala penipuan.

 

Demikian cara beli laptop bekas agar kamu terhindar dari kasus penipuan. Kalau bisa, sebelum membeli searching dulu laptop bekas apa yang kamu inginkan sehingga kamu tahu spesifikasi lengkap beserta review-nya.

Proses transaksi dalam membeli laptop bekas juga harus aman. Kalau kamu beli COD, COD-lah di tempat yang ramai dan mengajak teman. Minta struk pembelian jika memungkinkan, selebihnya ikuti tips yang sudah Kita Muda tuliskan tadi ya. Semoga aman!