Dari mana pun kampusmu, berapa IPK-mu, 6 perusahaan ini jauh lebih mementingkan soft skil-mu!

kantor facebook
Source : Office Snapshots

Banyak orang lebih suka menghalalkan segala cara untuk meraih gelar. Baik itu sarjana, master, maupun doctor. Tak jarang, mereka kerap menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Salah satunya, dengan membeli skripsi, thesis, atau disertasi.

Tahukah Kawan Muda, ketika memasuki dunia kerja, tingkat kepentingan gelar itu hanya soal penempatan kamu di tempat yang lebih tepat. Tempat yang sesuai dengan bidangmu. Maka apabila kamu ditempatkan pada tempat yang sesuai dengan bidangmu, padahal kamu tak cakap di bidang tersebut, maka di sinilah letak masalahnya.

Pada akhirnya yang paling penting dari itu semua adalah skil yang kamu miliki di bidang tersebut. Cakap atau tidaknya kamu. Jadi, gelar bukan lagi menjadi sebuah persoalan. Beberapa instansi atau perusahaan memang masih menjunjung tinggi gelar-gelar. Tapi percayalah, masih ada perusahaan yang lebih mengedepankan skil. 6 perusahaan ini contohnya:

1. Tak punya gelar sarjana tapi mau mendaftar kerja di Apple? Bisa banget!

via: apple.com
via: apple.com

Kalau kamu cinta dengan Apple, punya mimpi ingin bekerja di sana namun tak punya gelar sarjana, maka tak perlu cemas. Karena kalau sampai kamu mendaftar, dan diterima bekerja di Apple, mereka akan menempatkanmu di bagian retail.

Soal gaji? Jangan khawatir. Kamu akan dibayar $ 12 per jam. Kalau kinerjamu mengagumkan, bahkan kamu bisa mengumpulkan $ 42.000 per tahun, loh. Enak kan? Asyik kan?

2. Google lebih menyukai karyawan yang memiliki jiwa kepemimpinan, problem solver dan rendah hati.

via: OfficeSnapshots.com
via: OfficeSnapshots.com

Kalau kamu terbiasa mendaftar di sebuah perusahaan, dan sering menerima serangkaian pertanyaan pada saat interview, yang kebanyakan polanya standar, maka kamu tak akan menemukannya saat kamu akan mendaftar bekerja di google.

Saat mendaftar di Google, yang mereka butuhkan ialah karyawan yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik, pandai dan cepat dalam mengatasi masalah, serta membumi alias rendah hati. Tuh, enggak ribet, kan, untuk jadi karyawan di Google. Ijazah, gelar, IPK, berapa pun jumlahnya, di manapun kampusmu, Google enggak akan peduli. Sekali lagi: ENGGAK AKAN PEDULI!

3. Starbucks memperkerjakan karyawan lulusan setingkat SMA, dan mereka semua diberi fasilitas menarik!

via: cityofdreamsmacau.com
via: cityofdreamsmacau.com

Siapa sih yang tak tahu perusahaan kopi ternama di dunia ini? Starbucks punya cabang di berbagai belahan Negara di dunia. Tapi tahukah Kawan Muda, bahwa Starbucks begitu terkenal sebagai perusahaan yang kerap merekrut barista dengan lulusan SMA. Jadi kalau Kawan Muda hanya lulusan SMA, dan ingin sekali bekerja di Starbucks, jangan khawatir. Kamu punya kesempatan!

4. Ernst and Young mencabut gelar sarjana dari persyaratan perekrutan mereka. Ayo daftar!

via: bhandariplater.com
via: bhandariplater.com

Ernst and Young mencabut gelar sarjana dari persyaratan perekrutan mereka, serius? Ya, begitulah faktanya. Bagi Ernst and Young, tak ada bukti yang menyimpulkan bahwa kesuksesan di bangku perkuliahan memiliki korelasi yang lurus dengan kesuksesan seseorang di masa depan. Ernst and Young (perusahaan firma akuntansi ternama selain PricewaterhouseCooper) termasuk perusahaan yang asyik untuk bekerja. Ernst and Young juga terbilang cepat kalau berurusan dengan promosi jabatan, ketimbang perusahaan lain. Tak hanya sampai di situ, bahkan Ernst and Young juga dikenal sebagai perusahaan yang begitu fleksibel dan memiliki kompensasi yang kompetitif.

5. PricewaterhouseCooper lebih suka mempertahankan karyawan berbakat walau tak punya gelar!

via: freedomafric.com
via: freedomafric.com

Di lapangan, banyak terjadi kasus begini: peraih nilai A di kampus swasta dianggap lebih rendah dibanding peraih nilai A dari kampus negeri atau kampus-kampus ternama. Padahal, pada akhirnya ini bukan soal berapa nilai yang dimiliki oleh mahasiswa tersebut, atau dari mana kampus mahasiswa tersebut. Namun lebih kepada skil yang dimiliki oleh orang tersebut. Kalau Kawan Muda merasakan keresahan serupa, dan khawatir soal karir di masa depan, cobalah mendaftar ke PricewaterhouseCooper atau yang lebih akrab disebut PwC saja! Yakni sebuah perusahaan firma akuntansi ternama selain Ernst and Young.

6. Kawan Muda tak punya latar belakang pendidikan, namun mencintai dunia penerbitan buku? Mendaftar ke Penguin Random House saja!

via: OfficeSnapshots.com
via: OfficeSnapshots.com

Kamu begitu mencintai dunia penerbitan buku, dan sangat ingin bekerja di dunia penerbitan, namun tak punya gelar? Santai saja! Karena masih ada perusahaan yang lebih menghargai hal-hal yang berbau soft skil, ketimbang hal-hal yang kelihatan, seperti IPK dan gelar-gelar.

Cobalah mendaftar bekerja ke Penguin Random House, sebuah perusahaan penerbitan buku. Di sini, gelar sama sekali bukan hal utama. Hal yang paling utama ialah potensimu untuk berkembang, kreativitas yang kamu miliki, dan ide-ide brilian yang nanti bisa kamu cetuskan agar membuat perusahaan menjadi lebih berkembang.

Written by Ahmad Mufid

Profile photo of Ahmad Mufid

Baru rilis buku novel komedi 'Pharmacophobia', lagi bikin podcast 'Teman Becandamu' dan masih berusaha meyakinkan orangtuamu agar beliau jangan menikahiku.