5 Hal yang harus kamu lakukan agar tidak membuang waktu dan selalu produktif

produktif
Foto : huffingtonpost.com

Business Insider pernah menulis bahwa rata-rata orang bekerja 45 jam dalam seminggu. Kamu, berapa jam dalam seminggu? Lama bekerja memang bukanlah sesuatu yang begitu penting, karena yang paling penting dari itu semua adalah: bagaimana kamu menggunakan waktumu selama bekerja? Apakah untuk hal-hal produktif? Atau malah hanya digunakan untuk berselancar di dunia maya atau melakukan hal-hal yang tak berguna? Memang, orang yang tampak sibuk tak selalu berbandinglurus dengan hasil yang dicapainya.

BACA JUGA : Ikuti tips berikut ini, ganti motto hidup kamu dengan ‘Ayo Produktif !’

Tetapi, menjadi produktif adalah kepastian bagi siapa saja yang bersedia mengupayakannya. Termasuk kamu. Iya, kamu. Kalau kamu bingung mau mengawalinya dari mana, melalui artikel ini Kita Muda ingin membeberkan kebiasaan-kebiasaan hidup orang-orang produktif dalam menjalani keseharian. Mari!

1. Manusia tak diberkahi kelebihan untuk fokus pada banyak hal sekaligus. Maka dari itu jangan mencoba untuk menyelesaikan semuanya dalam waktu bersamaan.

multitasking
Foto : www.brainscape.com

Pernahkah engkau melihat seseorang yang berkata ingin ini dan itu, tetapi semakin lama kok hasilnya tak menentu? Pernah engkau melihat seseorang yang tak banyak berkata-kata, hanya tekun melakukan satu hal, lalu hasilnya begitu mengagumkan?

Nah, begitulah. Setiap orang memang tak diberkahi untuk fokus pada banyak hal secara bersamaan. Alih-alih memilih melakukan semuanya secara berbarengan, alangkah baiknya andaikata engkau melakukan satu hal saja dahulu. Lalu ketika itu telah terselesaikan dengan baik, silakan berpindah ke hal lainnya yang ingin engkau capai.

2. Karena pagi hari adalah waktu terbaik untuk bertempur, maka siapkanlah strateginya pada malam hari.

menulis to do list
Foto : www.phcorner.net

Ya, inilah hal yang orang produktif selalu lakukan: menggunakan malam hari untuk me-review yang sudah-sudah, mengevaluasinya, lalu merencanakan untuk perang kembali di esok hari. Kebiasaan sepele semacam ini ternyata membawa dampak besar bagi perubahan, baik itu secara pribadi, instansi, maupun perusahaan tempat orang tersebut berada.

3. Distraksi bisa berawal dari memeriksa notifikasi. Sebaiknya, hindari memeriksanya ketika pagi hari.

update status di social media
Foto : www.pexels.com

Jangan memulai pagi hari dengan hal-hal yang bisa merunyamkan pikiran. Salah satu contohnya, kebiasaan memeriksa notifikasi, baik itu pada email maupun sosial media. Karena apabila engkau tahu wahai sahabat Kita Muda yang baik hatinya, kebiasaan semacam itu akan mengantarkanmu pada hal-hal lain yang cenderung membuang waktu, seperti: browsing tak jelas, stalking, membaca masalah orang yang mencuat ke permukaan lalu mengusut sampai ketemu ujung dan pangkal masalahnya. Sungguh, itu teramat tak produktif. Memeriksa notifikasi memang penting, karena beberapa lainnya bisa jadi merupakan tawaran bisnis atau pekerjaan sampingan, atau kabar-kabar membahagiakan lainnya, maka dari itu periksalah. Waktu terbaik, sore hari menjelang pulang kerja. Karena malam sebelum tidur ialah waktu untuk merencanakan hal besar untuk esok hari. Seperti poin nomer 2 pada artikel ini.

4. Hasil yang baik seringkali bermula dari mood yang baik. Tak heran kalau orang produktif pandai mengatur suasana hati.

produktif
Foto : Wovgo

Kalau sudah namanya pekerjaan, maka akan dilakukan apa pun suasana yang sedang menghiasi hati dan pikirannya. Mood bukan segalanya, dan ini berlaku untuk pekerjaan apa pun. Hanya saja, tentu akan terlihat perbedaan antara sebuah pekerjaan yang dikerjakan beserta mood baik, dengan pekerjaan yang isi hati dan pikirannya campur aduk, atau bisa jadi malah buruk.

Orang produktif sangat pandai mengatur suasana hati. Mereka paham, hal-hal apa saja yang bisa membuat pagi harinya demikian membahagiakan, dan apa-apa saja yang bisa membuat pagi harinya sedemikian menjemukan. Maka dari itu, hal semacam ini juga biasanya sudah mereka rencanakan sesuai dengan poin nomer 2 pada artikel ini. Karena mereka paham, bahwa hasil yang baik selalu diawali oleh hal-hal baik pula.

BACA JUGA : Jenis-jenis orang malas. Kamu termasuk yang mana?

5. Orang produktif tetap memiliki rutinitas demi produktivitas. Meski menjemukan, mereka cerdas menyiasatinya.

elon musk
Foto : www.linkedin.com

Rutinitas adalah hal penting, karena ini berdampak pada efisiensi dalam bekerja. Orang-orang produktif tentu tahu akan hal ini, dan mereka juga sadar bahwa rutinitas bisa mendatangkan kebosanan. Secara pintar biasanya orang-orang produktif akan menyulap itu semua menjadi hal yang tetap menyenangkan. Caranya, yakni dengan bereksperimen pada hal-hal sepele seperti: merubah warna cat ruangan, berpenampilan berbeda setiap harinya, mengubah posisi meja dan kursi di tempat kerja, serta eksperimen-eksperimen lainnya.

Ya, begitulah rata-rata orang produktif menjalani hidup. Apakah kamu juga merasa produktif? Adakah poin-poin di atas yang sesuai denganmu? Atau, malah menurutmu ada yang kurang? Kalau memang ada, mari berbagi dengan Kita Muda. Kamu bisa menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini.

Written by Ahmad Mufid

Profile photo of Ahmad Mufid

Baru rilis buku novel komedi 'Pharmacophobia', lagi bikin podcast 'Teman Becandamu' dan masih berusaha meyakinkan orangtuamu agar beliau jangan menikahiku.