Kuliner sambil nostalgia yuk, menikmati 7 jajanan tradisional yang ternyata hampir punah ini…

8.531 views
via: Berbagai sumber

Di zaman serba modern seperti sekarang, jajanan apa sih yang digemari anak muda?! Hemm…pasti jajanan kekinian yang impor atau berbau luar negeri gitu deh. Memang sih, ada jajanan tradisional yang masih bertahan atau bahkan kembali hits karena dimodifikasi seperti kue cubit atau martabak manis.

Tapi pernah enggak sih Kawan Muda mendadak kangen dengan jajanan tradisional yang sering kamu beli pas masih kecil dulu?! Seperti getuk lindri warna-warni hingga gulali yang bisa dibentuk lucu-lucu? Dua jajanan ini dulu gampang banget ditemukan, tapi sekarang susah banget nyarinya.


BACA JUGA :


Enggak hanya getuk lindri dan gulali, ada beberapa jajanan tradisional lain yang mulai terlupakan keberadaannya. Penasaran jajanan tradisional apa saja yang hampir terlupakan tersebut? Yuk, kita cek daftarnya.

1. Kue rangin

via: Instagram @divakeuken

Hayo, masih ingat enggak sama kue rangin atau malah Kawan Muda enggak pernah tahu sama sekali? Jajanan ini memang khas Betawi, tapi di beberapa tempat kamu juga bisa menemukan penjual kue rangin.

Bentuknya mirip-mirip kue pancong atau bandros, cuma bedanya kue rangin terbuat dari bahan yang sederhana. Hanya campuran tepung kanji atau sagu tani dan kelapa parut. Supaya makin nikmat, kue ini disajikan dengan gula merah cair di atasnya. Yumm!

2. Klepon

via: Instagram @anisahhana

Kawan Muda pasti tahu jajanan yang satu ini. Sebenarnya jajanan ini masih eksis di pasar tradisional, tapi sudah enggak sebanyak dulu. Nah, klepon ini terbuat dari tepung ketan yang dibentuk bola-bola kecil dan di dalamnya ada irisan gula merah (yang bakal cair setelah dimasak).

Cara penyajiannya tuh biasanya dikasih taburan kelapa perut. Meski tergolong jajanan jadul, rasanya tuh nendang banget. Gurih kelapa parut, adonan klepon yang kenyal, ditambah lumernya gula merah, dijamin bikin Kawan Muda ketagihan!

3. Cenil

via: Instagram @mykitchen.id

Cenil ini masih saudaraan sama si klepon, karena biasanya mereka dijual oleh pembeli yang sama. Kalau si penjual jualan cenil, dia pasti jualan klepon juga, hehe.

Jajanan yang terbuat dari tepung kanji atau sagu tani (dan punya warna cerah) ini punya cara penyajian yang berbeda-beda. Ada yang hanya menggulingkannya di kelapa parut lalu ditaburi gula. Ada juga yang menikmatinya dengan siraman gula merah cair. Duh….jadi ngiler….

4. Getuk Lindri

via: Instagram @ferlyarianto

Getuk yang merupakan makanan tradisional khas Jawa Tengah ini terbuat dari singkong yang dikupas dan dikukus hingga matang. Biasanya adonan getuk diberi pewarna makanan agar lebih menarik.

Nah, getuk lindri biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut sehingga rasanya makin gurih dan enak. Jajanan ini paling enak disajikan saat sore hari ditemani secangkir teh hangat atau kopi. Hemm…nikmat!

5. Kembang Goyang

via: Instagram @henchen88

Kenapa dinamakan kembang goyang? Karena bentuknya seperti kelopak bunga yang bergoyang dan cara membuatnya pun digoyang-goyang sampai adonan lepas dari cetakan.

Kembang goyang adalah salah satu jajanan populer karena sering disuguhkan saat hari besar. Dulu Kawan Muda pasti sering menemukan jajanan ini di rumah nenek saat hari raya. Kalau sekarang, kalian masih menemukan jajanan ini enggak?!

6. Clorot

via: Instagram @ichakhairisa

Clorot ya, bukan melorot. Kawan Muda mungkin bertanya-tanya, apaan tuh clorot? Jadi, jajanan ini merupakan jajanan khas Purworejo yang terbuat dari tepung beras dicampur gula merah, santan kelapa, sedikit garam, dan daun pandan.

Hemm…ya menyerupai jenang tapi adonan clorot dimasukkan ke wadah yang terbuat dari janur kuning (yang diulin hingga berbentuk kerucut seperti terompet). Jajanan ini sering disajikan pada acara hajatan atau lebaran.

7. Gulali

via: Instagram @anggraywinda

Siapa sih yang enggak tahu jajanan (atau permen) yang satu ini?!? Penjual gulali biasanya mangkal di depan SD atau ada juga yang  keliling di kampung-kampung. Nah, gulali itu ada dua jenis Kawan Muda, gulali Jawa yang terbuat dari gula merah dan gulali yang terbuat dari gula pasir (dan biasanya dikasih pewarna makanan agar terlihat lebih menarik).

Gulali yang biasanya ada di SD itu ya gulali yang terbuat dari gula pasir. Kalau beli gulali ini, Kawan Muda bisa request lho ke penjualnya mau dibikinin bentuk apa. Hayo, sudah ingat belum dengan jajanan yang satu ini?


BACA JUGA : Yuk, berkelana rasa di 7 tempat makan legendaris di Kota Bandung ini. Raos pisan euy!


Nah, itulah 7 jajanan tradisional yang hampir terlupakan. Kira-kira, selain yang sudah disebutkan di atas, ada lagi enggak jajanan tradisional yang sudah jarang banget ditemui? Share pendapat kamu di kolom komentar, ya 🙂