Karang gigi atau yang sering disebut kalkulus gigi merupakan plak yang mengeras pada gigi. Keberadaan karang gigi membuat gigi kita tampak enggak sedap dipandang dan parahnya lagi bisa memicu bau mulut!

Deuh, dandanan sudah oke dari atas sampai bawah, eh, gara-gara enggak rajin bersihin karang gigi, orang jadi enggak nyaman dan risih deh pas ngobrol sama kita.

Penyebab karang gigi umumnya adalah sisa-sisa dari makanan yang tertinggal lama dan tidak segera dibersihkan. Nah, air liur yang mengandung mineral akan membantu sisa makanan tadi mengeras dan karang gigi yang terbentuk pun menjadi keras atau sedimentasi.

Selain bikin bau mulut dan enggak enak dipandang, karang gigi yang dibiarkan bisa menyebabkan penyakit serius pada mulut, seperti radang gusi. Ewww, Kawan Muda enggak mau kan mulut kamu kenapa-kenapa?

Oleh karena itu, kamu harus mulai rajin membersihkan gigi dengan benar. Jika sudah mengalami karang gigi, Kawan Muda bisa menghilangkan karang gigi dengan pergi ke dokter. Kamu juga bisa nih mencoba cara membersihkan karang gigi sendiri di rumah. Penasaran gimana caranya? Intip yuk!

1. Cara menghilangkan karang gigi dengan garam dapur

Cara menghilangkan karang gigi dengan garam dapur | via: brightside.me

Cara mudah dan murah meriah pertama untuk membersihkan karang gigi adalah kumur-kumur dengan air garam.

Nah, kalau mau kumur-kumur dengan air garam, campur 1 sdm garam dan segelas air hangat. Gunakan campuran tersebut untuk kumur selama 1 menit, pastikan semua bagian mulut kena. Lakukan hal ini sehari tiga kali.

Atau kamu bisa mencampurkan garam dalam pasta gigi saat menggosok gigi. Caranya, campurkan ½ sdt garam dan pasta gigi yang hendak kamu gunakan untuk sikat gigi. Kemudian gosok gigilah seperti biasa selama 2 menit.

2. Cara menghilangkan karang gigi yang sudah parah dengan baking soda

Cara menghilangkan karang gigi yang sudah parah dengan baking soda | via: doralsedationdentistry.com

Ternyata oh ternyata, baking soda tak hanya mampu untuk mencerahkan gigi, tetapi juga membantu menghilangkan karang gigi yang sudah parah dan mengeras.

Cara menghilangkan karang gigi dengan baking soda sangat mudah. Campurkan 1 sdm baking soda dan garam, aduk hingga rata. Gunakan cairan tersebut untuk menggosok gigi. Setelah 2 menit menggosok gigi, baru deh kumur-kumur hingga bersih. Lakukan cara ini dengan rutin agar gigi bersih dari karang gigi.

3. Cara menghilangkan karang gigi dengan kulit jeruk

Cara menghilangkan karang gigi dengan kulit jeruk | via: mindblowings.com

Habis makan jeruk, kulitnya jangan dibuang dulu karena kamu bisa memanfaatkannya untuk membersihkan karang gigi.

Cara menghilangkan karang gigi dengan kulit jeruk tuh mudah banget. Pertama-tama bersihkan dulu kulit jeruknya, lalu gosok-gosokkan pada gigi. Diamkan semalaman, baru deh berkumur keesokan paginya. Karena harus didiamkan cukup lama, kamu bisa melakukan cara ini setiap hari menjelang tidur.

4.  Cara menghilangkan karang gigi dengan daun sirih

Cara menghilangkan karang gigi dengan daun sirih | via: thehindu.com

Mengunyah sirih atau menginang ternyata bisa membantu dalam merontokkan karang gigi, lho! Yup, dengan mengunyah daun sirih, bau mulut yang enggak sedap akan hilang dan mampu membersihkan karang gigi sekaligus.

Untuk menghilangkan karang gigi dengan daun sirih, Kawan Muda cukup siapkan selembar daun sirih dan satu batang cengkeh, tumbuk kasar lalu kunyah-kunyah.

5. Cara menghilangkan karang gigi dengan cuka

Cara menghilangkan karang gigi dengan cuka | via: defactodentists.com

Kandungan asam asetat dalam cuka membantu dalam mencegah demineralisasi email gigi sekaligus mencegah dan mengurangi akumulasi karang gigi.

Cara menghilangkan karang gigi dengan cuka sangat mudah, kok. Kamu tinggal campurkan 2 sdt cuka putih dan 1 sdt garam dalam ½ cangkir air hangat. Kumur-kumur dengan campuran tersebut satu atau dua kali sehari.

Itulah cara menghilangkan karang gigi secara alami yang bisa Kawan Muda praktikkan di rumah. Demi menjaga kesehatan mulut, tak ada salahnya untuk membersihkan karang gigi dua kali dalam setahun (setiap enam  bulan sekali).

Selamat mencoba dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan mulut, ya, karena penyakit dalam mulut bisa mengganggu kesehatan organ lain.