Perubahan pada tubuh bisa menunjukkan berbagai gejala penyakit yang ditunjukkan oleh bagian tubuh yang lain. Misalnya, munculnya jerawat di wajah. Kamu bisa mendeteksi penyakit tertentu dengan melihat letak munculnya jerawat tersebut; di dahi, di pipi, atau dagu.  

Kamu juga bisa mendeteksi kondisi kesehatan tubuh melalu perubahan yang tak biasa pada kaki. Yup, kaki bisa menunjukkan gejala penyakit yang kamu miliki. Beberapa penyakit yang bisa dideteksi dengan melihat kondisi kaki, seperti diabetes, peripheral arterial disease (PAD), melanoma, tulang retak, dan darah beku.

Nah, mungkin beberapa dari kamu baru mengetahui hal ini. Tapi tenang, Kita Muda bakal kasih tahu tanda-tanda pada kaki yang berpotensi mengarah ke berbagai masalah kesehatan. Simak yuk, ulasan Kita Muda berikut ini.

1. Kaki tak berbulu

Kaki tak berbulu indikasi masalah sirkulasi yang serius | via: pexels.com

Umumnya, laki-laki dan perempuan memiliki sedikit rambut di kaki mereka (ada juga yang banyak). Ketika seseorang enggak memiliki rambut halus di kaki sama sekali, maka dia perlu waspada. Absennya rambut di kaki ternyata bisa jadi indikasi masalah sirkulasi yang serius.

Ini bisa menjadi tanda gejala penyakit arteriosklerosis. Penyakit ini membuat arteri mengeras sehingga jantung kesulitan memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Tubuh akhirnya memprioritaskan distribusi darah ke organ yang lebih vital, yang menyebabkan kakimu kekurangan suplai darah.

2. Kuku kaki yang cekung seperti sendok atau koilonychia

Kekurangan zat besi menyebabkan kuku kaki menderita koilonychia | via: brightside.me

Coba deh raba kuku jari kakimu, apakah terasa melengkung atau cekung seperti sendok? Jika iya, kemungkinan besar kamu mengalami koilonychia atau penyakit kuku yang membuat kuku menjadi tipis dan kehilangan konveksitasnya.

Koilonychia menjadi tanda bahwa tubuhmu kekurangan zat besi. Jika tanda-tanda ini diabaikan, kamu bisa mengalami serangkaian masalah kesehatan lain, seperti kelelahan, kulit pucat, sesak napas, nyeri dada, dan sakit kepala.

3. Luka yang tak kunjung sembuh di kaki

Luka yang tak kunjung sembuh di kaki menjadi tanda gejala diabetes | via: brightside.me

Karena suatu sebab, telapak kakimu jadi terluka. Anehnya, luka tersebut tak kunjung sembuh meski sudah diobati, dan lama-kelamaan tampak seperti luka terbuka atau eksim. Luka seperti ini bisa mengindikasi penyakit diabetes. Tingginya kadar glukosa dalam darah dan tingginya lemak trigliserida bisa merusak saraf sehingga tubuh sulit menyembuhkan diri sendiri.

Ketika kamu menyadari tanda-tanda ini, jangan disepelekan, ya. Ada baiknya untuk segera memeriksakan kesehatanmu ke dokter. Jika benar gejala diabetes, kamu akan lebih cepat mendapatkan penanganan untuk luka itu. Karena jika terlambat, luka sepele bisa menyebabkan kaki diamputasi.

4. Kaki dingin

Kaki dingin bisa menunjukkan adanya disfungsi tiroid | via: pexels.com

Kaki yang terasa dingin sebenarnya normal. Namun jika kamu merasa kondisi dingin tersebut ‘aneh’, bisa jadi ada sesuatu pada tubuhmu. Kondisi dingin pada kaki yang tampak abnormal bisa menjadi tanda disfungsi tiroid (tiroid tidak berfungsi secara normal).

Gejala ini memang tak terlihat dan disalahartikan dengan gejala penyakit lain, seperti kasus kaki dingin misalnya. JIka dibiarkan, disfungsi tiroid bisa mengakibatkan masalah kesehatan lain, seperti jantung, osteoporosis, depresi dan cemas, infeksi, disfungsi seksual, dan risiko keguguran serta mandul.

5. Kuku jari menguning

Infeksi jamur bisa menyebabkan kuku menguning | via: medicalnewstoday.com

Kuku lebih tebal dan menguning adalah tanda infeksi jamur. Hal ini terjadi karena kurangnya perhatian pada kebersihan kaki. Keseringan pakai sepatu yang terbuat dari bahan non-breathable membuat kaki menjadi lebih sering berkeringat dan bercampur dengan bakteri.

Begitu juga dengan menggunakan kaus kaki yang basah oleh keringat dalam jangka waktu lama atau jalan di tempat umum dengan telanjang kaki. Namun tenang, sekarang sudah banyak, kok, obat untuk menyembuhkan infeksi jamur. Tinggal kita sendiri saja yang harus disiplin menjaga kebersihan kaki 😉

6. Kulit kaki mengelupas atau gejala athlete’s foot

Kulit kaki mengelupas dan gagal adalah gejala athlete’s foot | via: heartsapps.com

Namanya memang athlete’s foot, tapi penyakit ini bisa menyerang siapa saja yang bukan atlet. Yup, athlete’s foot atau infeksi tinea pedis terjadi saat kaki terinfeksi jamur. Penyakit athlete’s foot ditandai dengan adanya kulit yang pecah-pecah dan luka lenting berisi cairan (blister) terutama pada sela jari kaki, namun juga bisa terdapat pada permukaan kaki lainnya.

Nah, biasanya luka tersebut terasa gatal dan panas. Dalam jangka panjang, athlete’s foot bisa menyebabkan kuku kaki menjadi rapuh dan enggak berwarna serta mudah lepas dari jari kaki. Ngerinya lagi, penyakit ini bisa menular di lingkungan yang lembab.

7. Telapak kaki yang memerah dan sakit

Telapak kaki yang memerah dan sakit tanda adanya penyumpatan pembuluh darah | via: rowperfect.co.uk

Ketika telapak kakimu terasa sakit hingga mati rasa dan memerah, ini bisa jadi tanda penyumpatan pembuluh darah atau deep vein thrombosis (DVT). Kondisi ini terjadi saat gumpalan darah pecah di dalam aliran darah dan menghalangi salah satu pembuluh darah di paru-paru.

Akibatnya, kaki terasa bengkak dan sakit. Kalau enggak segera ditangani, kondisi ini bisa mengancam nyawa! Ngeri banget, kan? DVT biasanya menyerang orang berusia di atas 50 tahun. Namun ada hal-hal yang bisa mempercepat munculnya penyakit tersebut, seperti merokok, kelebihan berat badan, cedera patah tulang, penggunaan alat kontrasepsi, dan terlalu lama duduk.

Bagaimana Kawan Muda? Sudah cek kondisi kakimu? Semoga tak ada tanda-tanda di atas, ya. Jika ada, yuk, segera periksakan kondisimu ke dokter untuk mencegah hal buruk terjadi di kemudian hari. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!