Sudah berulang kali diet tapi badan nggak kurus-kurus? Mungkin ini penyebabnya

diet

DIET merupakan kata yang sangat dekat dengan tubuh kita, apalagi untuk kamu yang merasa tubuhnya kurang ideal alias memendam lemak di mana-mana. Segala upaya kamu lakukan untuk menguruskan badan.

Tapi yang jadi masalah itu kalau kamu udah melakukan diet bermacam-macam, mulai dari diet mayo, diet sup, diet sugar buster dan segala tetek bengeknya, belum lagi ditambah olahraga jungkir balik beserta yoga, tapi berat badanmu tetep segitu-gitu aja alias nggak turun barang satu kilo pun!

Nyesek nggak sih? Kira-kira apa ya yang salah sama dietmu? Untuk lebih tau jelasnya, Kawan Muda bisa baca penjelasnnya di bawah ini.

#1. Dietmu bisa jadi GAGAL karena kadar KORTISOL yang tinggi

stress
Foto : www.retained.com.au

Sebagian dari Kawan Muda mungkin masih merasa bingung apa itu gejala kortisol dan gimana pengaruhnya sama tubuh yang sedang diet. Kortisol ini sejenis hormon yang dapat keluar ketika kita mengalami stress.

Ketika hormon ini mencapai angka tertinggi pada tubuh bisa menimbulkan gagal diet. Nah, gejala kortisol tinggi ini dapat meliputi :

–          Perubahan mood ; marah, cemas, depresi

–          Sakit kepala

–          Hipertensi

–          Kelebihan nafsu makan dan berat badan tanpa alasan yang jelas

–          Masalah pencernaan

–          Sering buang air kecil

–          Masalah tidur

–          Hilang ingatan

–          Keriput pada wajah hingga lemak pada leher

Jadi, ketika kamu udah merasakan hal-hal di atas tadi, sekeras apapun dietmu bakalan nggak berhasil. Lebih baik kamu fokus cara menurunkan kadar kortisolmu untuk memaksimalkan diet.

#2. Gimana ya cara menurunkan kadar kortisol tinggi?

via: HotelGiraffe.com
via: HotelGiraffe.com

Simpel banget gaes, ada beberapa pilihan makanan yang harus kamu hindari. Seperti kafein, alcohol, makanan dengan kandungan gula tinggi, pemanis buatan dan kalium yang berlebih.

Namun ada pula makanan yang harus dikonsumsi, seperti yang kaya akan kandungan phosphatidylserines misalnya makarel, ikan herring, belut, dan protein berkualitas pada umumnya.

Kemudian, makan juga makanan kaya fenilalanin seperti ayam, telur, beras merah, brokoli, labu, dan selada air. Selain itu, makanan yang banyak mengandung triptofan seperti beras merah, kedelai, minyak sayur, daging, telur, susu, dan turunannya. Dan terakhir yang memiliki kandungan vitamin B5 seperti kacang almond, susu, salmon, biji gandum, dan oatmeal. 

#3. Selain selektif dalam memilih makanan, kamu juga harus terbiasa dengan kebiasaan kapan waktu makan dan olahraga

olahraga
Foto : wallpapers-hd-wide.com

Biasanya diet dilakukan dengan mengurangi porsi makan, namun melewatkan jam makan dapat menghasilkan kortisol tinggi. So, nggak masalah kamu mau makan 5 kali sehari tapi dalam porsi yang masuk akal.

Lakukan juga olahraga 3 kali seminggu tidak lebih dari 50 menit, karena kalau terlalu banyak latihan juga bisa meningkatkan kortisol. Jangan sampai menekan tubuhmu dengan olahraga 7 hari berturut-turut karena tubuh juga butuh istirahat setidaknya 2 atau 3 hari.

#4. Selain itu perhatikan juga jam tidur dan kapan merelaksasikan diri

yoga
Foto : anandamarga.org.sg

Agar dietmu bener-bener bekerja, pastikan tidurmu nyenyak. Tidur yang berkualitas adalah tidur dengan waktu antara 8 sampai 10 jam, sehingga kadar kortisol dalam tubuh menurun.

Tubuhmu juga butuh relaksasi, misalnya bermeditasi atau yoga ringan bisa dijadikan alternative untuk memperbaiki mood. 

#5. Kalau minum Suplemen boleh nggak sih?

Assortment of vitamin pills
Foto : masirul.com

Suplemen yang mana dulu nih? Kalau suplemen anti stress justru baik untuk menurunkan kortisol sehingga dietmu bisa maksimal. Misalnya vitamin C, Rhodiola, vitamin B5, asam folat, vitamin A, seng, ginseng, licorice dan lain-lain.

Justru yang dihindari itu suplemen yang sifatnya penambah energi, seperti minuman berenergi berbagai merk, kafein atau alcohol. Dari pada minum suplemen yang nggak dibutuhin tubuh mending minum air putih biar nggak dehidrasi. Biasakan untuk minum segelas air di pagi hari pada waktu perut kosong dan segelas air sebelum tidur.

****

Semangat diet yaaa… 🙂

Written by Indah Puspita Hardinoto

Profile photo of Indah Puspita Hardinoto

Talk active ll Endel boleh, asal cerdas dan berkelas ll