Waduh! Ternyata Pertandingan Olimpiade Bisa Menyebabkan Bangkrut Parah Lho, Terutama di 8 Pertandingan Ini!

1.864 views

Olympic Games di seluruh dunia merupakan salah satu pertandingan olah raga yang ditunggu-tunggu. Kita bisa melihat hasil latihan dan perjuangan atlit untuk mendapatkan medali demi membanggakan nama negara atau kota yang diwakilkan. Berbagai persiapan pun dilakukan agar dapat mendukung akomodasi yang dibutuhkan demi keberlangsungan acara olimpiade berjalan dengan mulus tanpa kendala. Mulai dari pembangunan stadion atau gelanggang yang membutuhkan milyaran dollar, hingga pembukaan dan penutupan acara melalui perayaan luar biasa meriah. Kalau berhasil, tentunya akan membawa nilai pariwisata tersendiri yang dapat meningkatkan popularitas kota atau negara tersebut hingga ke mancanegara. Tapi kalau gagal?

Nah kalau gagal ini yang sulit. Menjadi tuang rumah dari acara olimpiade merupakan tindakan berisiko. Tuan rumah harus dapat memastikan bahwa kota tujuannya memiliki tingkat keamanan tinggi, ada sarana transportasi yang memadai, serta infrastruktur yang ada efisien dan memudahkan. Proses yang dikeluarkan untuk memastikan hal ini membutuhkan biaya yang luar biasa besar, seperti Chicago yang mengeluarkan uang sebesar $100 juta untuk membiayai olimpiade musim panas tahun 2016. Beberapa bahkan mengalami kerugian yang sangat besar selama masa persiapan. Nah inilah beberapa pertandingan olimpiade yang mampu memberikan kebangkrutan bagi tuan rumah:

 

1. Olimpiade Yunani di Athena tahun 1896 nyaris memberikan Athena kebangkrutan hingga 3.740.000 drahma (setara dengan $448,000 di hitungan sekarang). 

via: howstuffworks.com

2. Olimpiade Paris tahun 1924 membutuhkan biaya yang sangat tinggi, yaitu 10 juta francs. Namun biaya yang bisa dikumpulkan hingga akhir olimpiade “hanya” mencapai 5,496,610 francs.

via: howstuffworks.com

3. Olimpiade Montreal tahun 1976 mengakibatkan Pemerintah Montreal harus meningkatkan pajak tembakau demi membayar biaya Olimpiade, yang menghabiskan dana hingga CA $922 juta!

via: howstuffworks.com

4. Olimpiade musim dingin Lake Placid tahun 1980 membuat biaya membengkak hingga 2 kali lipat, dari $ 80 juta hingga $150 juta, yang membuat mereka harus berhutang hingga ke 1.600 debitur agar mampu membiayai olimpiade.

via: howstuffworks.com

5. Olimpiade musim dingin Albertville tahun 1992 menghabiskan dana $ 1 milyar untuk membangun infrastruktur, dan $189 juta untuk memperbaiki lokasi pertandingan. Ketika olimpiade selesai, Pemerintah Prancis kehilangan uang hingga $69 juta hanya untuk “memperbaiki” Alberta, plus hutang yang harus dibayar hingga dekade berikutnya.

via: howstuffworks.com

6. Olimpiade musim panas di Sydney tahun 2000 menghabiskan dana sebesar $ 3.8 milyar untuk persiapannya. Namun terkesan rugi karena dari segi pariwisata, hanya sekitar 2.5 juta orang yang datang ke Sydney, berkebalikan dengan ekspektasi awal yaitu 8-10 juta orang. 

via: howstuffworks.com

7. Olimpiade musim panas Yunani tahun 2004 mengalami defisit yang lebih besar dari olimpiade sebelumnya. Biaya official yang dipublikasikan Yunani adalah $4.6 milyar dollar. Namun biaya sebenarnya diperkirakan mencapai $ 15 milyar demi pembangunan Olympic Beach Volleyball Center dan Olympic Tennis Center, yang sedihnya tidak pernah digunakan kembali hingga saat ini. 

via: howstuffworks.com

8. Olimpiade musim dingin Vancouver tahun 2010 mengalami kerugian hingga $ 1 milyar, dimana $ 730 juta digunakan hanya untuk membangun Olympic Village. 

via: howstuffworks.com

Wah, ternyata kerugian yang dialami oleh negara ketika menjadi tuan rumah Olimpiade negara tidak main-main, ya? Dana yang dikeluarkan sangatlah besar, bahkan membuat suatu negara harus berhutang ke negara atau investor lain demi menutupi hutang tersebut. Kalau di Indonesia gimana ya, kira-kira?

sumber: howstuffworks