NGERI! Balita Malang Ini Ditato oleh Orangtuanya, Enggak Mikirin Bahayanya Nih?

5.023 views
via: keepo.me

Bagi beberapa orang, mentato tubuh bisa meningkatkan rasa percaya diri mereka. Ya, seni tato bisa membuat penampilan menjadi keren dan dewasa ini enggak hanya kaum lelaki saja yang doyan digambar tubuhnya, perempuan juga mulai suka membubuhkan tato seksi di tubuh mereka. Namun, pernah enggak Kawan Muda mendengar balita atau anak kecil ditato tubuhnya?

Well, kedengarannya aneh dan ngeri ya, tapi beberapa waktu lalu beredar video balita yang sedang ditato di bagian dadanya. Nah, lho, orang gede saja merasa sakit kalau ditato, bagaimana si balita, ya? Bayi yang sedang ditato di video viral tersebut diketahui berasal dari Vietnam.

via: keepo.me

Dalam video viral berdurasi dua menit itu tampak balita tengah berbaring dan ada sepasang tangan perempuan yang memeganginya agar tidak bergerak. Sepasang tangan lain (menggunakan sarung tangan dan bertato), tampak asyik membubuhkan tato di dada si balita dengan mesin tato.

Kita memang enggak bisa merasakannya, tapi saat mendengar suara dengungan mesin tato, rasanya ngilu banget. Orang dewasa yang ditato saja mengaku merasakan sensasi sakit seperti disengat semut hingga rasa sakit yang lumayan, bagaimana si balita bereaksi terhadap jarum suntik tato itu?

via: keepo.me

Si balita memang tidak terang-terangan meronta atau berteriak kesakitan, tapi dia bergerak-gerak tak bisa diam. Dan sepasang tangan perempuan berusaha menahan gerakan si anak. Melihat hal tersebut Netizen sontak ngamuk. Mereka tak membenarkan tindakan itu. Alih-alih menyebutnya seni, mereka mengatakan bahwa tindakan orangtua si balita adalah penyiksaan.

Beberapa Netizen  curiga kalau balita tersebut telah dibius sebelumnya karena dia tak begitu merasakan sakit. Ada juga yang berpendapat bahwa tato tersebut tato palsu, sehingga tak menimbulkan rasa sakit pada si balita. Lantas, kalau tato tersebut asli, kira-kira bahaya apa saja ya yang bisa menimpa si balita?

Menurut Journal Contact Dermatitis, seperti yang dilansir dari HaiBunda.com, penggunaan tato pada tubuh bisa memicu reaksi alergi, dari yang biasa hingga mengkhawatirkan. Pada orang tertentu, luka akibat tato juga bisa membengkak selama bertahun-tahun.

Dilansir dari Hipwee, studi terbaru dari European Chemicals Agency (ECHA) menunjukkan bahwa bahan pewarna dalam tinta tato juga bisa memicu kanker. Senyawa yang ada dalam tinta tersebut juga memicu gatal-gatal berkepanjangan yang menyakitkan.

Sumber: Keepo