Tukang Becak Ini Sembunyikan Uang Puluhan Juta di Jok Becaknya, ketika Ditanya: Untuk Naik Haji :”)

Naik haji termasuk ke dalam rukun Islam yang terakhir. Semua muslim tentu ingin melakukannya, tidak terkecuali Pak Asnan (72). Pak Asnan adalah seorang tukang becak di daerah Surabaya. Meskipun hanya seorang tukang becak, Pak Asnan selalu menyisihkan uang di bawah joknya selama bertahun-tahun untuk menunaikan ibadah haji.

Becak bukan hanya sarana mencari rezeki, bagi Pak Asnan becak juga sebagai rumah tempatnya berteduh. Di becak miliknya ditemukan banyak perlengkapan, mulai dari baju, peralatan mandi, hingga tape recorder sebagai hiburan.

Di tengah semangatnya mencari rezeki untuk beribadah haji, Pak Asnan ditemukan lemas di atas becak miliknya yang diparkir di Jalan Teratai samping SDK Gabriel Tambaksari, Surabaya.

Ia diduga sakit, karena hanya besandar lemas di atas becaknya selama empat hari. Anggota Karang Taruna Tambaksari yang melihat Pak Asnan langsung menghubungi Command Center 112 pada Kamis (22/3/2018) lalu.

Temukan uang 48 juta di bawah jok becak
via lampung.tribunnews.com

Tidak lama, datanglah bantuan dari PMI setempat yang kemudian membawa Pak Asnan ke RS Dr. Soetomo.  Saat petugas mengecek becak Pak Asnan untuk mencari kartu identitas, bukan kartu identitas yang ditemukan, melainkan  satu plastik uang di bawah joknya.

Awalnya Pak Asnan mengaku uang yang dimilikinya sekitar Rp 9 juta dan pegawai PMI yang melihatnya menduga uang di dalam kantong plastik berjumlah Rp 15 juta ternyata ketika dihitung di kecamatan setempat.

Namun ternyata, uang Pak Asnan  berjumlah Rp48.970.000! Uang tersebut terdiri dari pecahan Rp 2 ribu hingga Rp100 ribu yang dililit menggunakan karet gelang. Wah, nggak nyangka banget ya, guys.

Ketika ditanya uang tersebut untuk apa, Pak Asnan menjawab “Untuk naik haji”. Cepat sembuh ya, Pak, supaya bisa naik haji.

Kawan Muda, ternyata jika kita bersungguh-sungguh untuk mendapatkan sesuatu, tidak ada yang dapat menghalangi keinginan kita, loh, selama hal tersebut bertujuan baik, menabung untuk naik haji misalnya, seperti apa yang Pak Asnan lakukan selama bertahun-tahun.

Dari Pak Asnan, kita bisa mengambil pelajaran bahwa walaupun dengan pendapatan yang tidak seberapa, Pak Asnan tetap rajin menabung untuk menggapai cita-citanya hingga beliau jatuh sakit. Tapi Kawan Muda tetap jaga kesehatan, jangan sampai sakit ya.

Sumber : Tribun News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *