Kawan Muda, kalian sadar nggak kalau sebenarnya bumi menyimpan banyak keunikan yang kamu nggak pernah tahu sebelumnya? Beragam keunikan biota, botani, dan hal lain di bumi yang menyimpan milyaran misteri yang dapat membuat kamu terperangah. Keunikan inilah yang akan membuat kamu semakin menghargai ciptaan di bumi, dan akan menjaganya sebaik mungkin.

Nah salah satu keunikan yang terdapat pada biota bumi yaitu adanya beberapa hewan yang menyala dalam gelap aka glow in the dark. Lho, kaya stiker dong? Well, yang jelas 5 hewan di bawah ini bisa menyala dalam gelap dengan tujuan untuk melindungi diri dan berkomunikasi pastinya. Heran, kan? Biar nggak penasaran, yuk kita lihat hewan apa saja:

1. Kalajengking

via: abc.net.au

Hewan yang jadi inspirasi untuk film The Scorpion King ini ternyata bisa menyala dalam gelap, lho! Bahkan para ilmuwan pun tidak menemukan penyebabnya, dan mengeluarkan berbagai hipotesis seperti bawaan alam, atau kecelakaan genetik. Tapi yang jelas nih, kalajengking bisa memancarkan cahaya bawaan berwarna soft blue green apabila kamu paparkan sinar UV langsung. Keren ya!

2. Siput Clusterwink

via: keepo.me

Disebut juga sebagai Hinea Brasiliana, siput ini punya keunikan yang bisa memancarkan cahaya berwarna hijau. Fungsinya? Untuk perlindungan sekaligus komunikasi terhadap jenisnya. Menurut penelitian Nerida Wilson, cahaya ini keluar hanya jika tubuh dari siput ini tersentuh, yang kemudian setelah diteliti, cahaya tersebut dihasilkan dari reaksi kimiawi dari dalam tubuh siput. Unik, ya!

3. Cookiecutter Shark

via: sharkdevocean.wordpress.com

Nggak semua hiu bentuknya garang bin ganas yang bisa bikin kamu berteriak setiap kali lihat film Jaws, atau yang terbaru The Meg. Hiu yang hidup di kedalaman 500m ini agak sulit untuk ditemukan, selain itu bentuk dan warnanya yang nggak biasa, membuat hiu ini tidak mudah dikenali. Hanya saja, keunikan tubuhnya yang bisa memancarkan cahaya membuat hiu ini menjadi terkenal. Fenomena unik yang bernama biofluorescence ini dipercaya oleh para ilmuwan, sebagai cara untuk melakukan komunikasi dengan spesies hiu lain, yang memiliki kelebihan untuk melihat pancaran cahaya khusus.

4. Ubur-ubur

via: treehugger.com

Sama seperti Cookiecutter Shark, ubur-ubur aka jellyfish juga bisa untuk menyala dalam gelap. Fenomena yang disebut sebagai bioluminescence ini merupakan suatu fenomena yang terjadi ketika zat kimia mengaktifkan elektron dalam tubuh hewan tersebut. Bioluminescence ini bisa muncul ketika dipicu oleh hal seperti enzim dan perpindahan energi dalam tubuh. Uniknya nih, bioluminescence ini selain ditemukan pada ubur-ubur juga ditemukan pada hewan lain seperti kunang-kunang. Jenis ubur-ubur yang memiliki bioluminescence ini antara lain siphonophores, sea pens, dan ctenophores.

5. Kunang-kunang

via: wonderslits.com

Kalau yang ini pasti udah nggak asing lagi ya, Kawan Muda. Sama seperti penjelasan diatas, kunang-kunang memiliki zat bioluminescence yang terproduksi ketika oksigen berkombinasi dengan kalsium, adenosine triphosphate, dan zat kimia yang akhirnya membuat tubuh kunang-kunang memancarkan cahaya. Uniknya nih, cahaya ini dipancarkan ini bukan cahaya “panas” seperti cahaya pada lampu bohlam, melainkan cahaya “dingin” yang tidak menghabiskan banyak tenaga kunang-kunang.

Unik juga ya, fenomena hewan-hewan yang bisa glow in the dark ini. Memang ternyata beragam keunikan di bumi ini yang kita tidak tahu kenyataannya. Oh iya omong-omong, ada hewan lain nggak yang bisa menyala dalam gelap, Kawan Muda?

Sumber: Berbagai sumber.