Sering ragu dengan diri sendiri? Mungkin kamu tergolong orang-orang dengan kecerdasan di atas rata-rata

Pernah nggak sih kamu merasa minder, mau deketin cewek tapi nggak PEDE sama apa yang kamu punya. Mau interview kerja tapi bingung mau jawab apa kalau ditanya kelebihan dan kekurangan diri sendiri, atau bahkan kamu emang suka meragukan kemampuanmu saat ini.

Terkadang memunculkan rasa percaya diri itu nggak bisa dipaksa, dia datang ketika kamu merasa nyaman tapi juga cepet hilang saat kamu merasa banyak saingan. Ujung-ujungnya kamu malah menyalahkan diri sendiri karena keadaan yang nggak berpihak sama kamu.

Tapi perlu dicatat, kamu yang sering meragukan diri sendiri, bisa jadi tergolong orang yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata alias jenius. Loh kok bisa?

#1. Kamu merasa ragu karena kamu tau bahwa dunia itu begitu luas. Wawasanmu masih seupil, kecil banget men!

via: NoPayMBA.com

Dunia itu emang luas banget. Dibandingkan dengan debu kamu bisa lebih kecil lagi. Dan kamu tau tentang hal itu. Pengetahuanmu tentang banyak hal nggak ada apa-apanya dibandingkan hal yang nggak kamu ketahui.

Kesadaran inilah yang membuatmu nggak mudah gegabah dalam memutuskan sesuatu. Selalu memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Maka dari itu kamu selalu ragu-ragu sama dirimu sendiri.

#2. Kamu emang sosok yang serba ingin tahu. Tapi semakin banyak yang kamu ketahui, kamu semakin merasa bodoh dalam hal apapun

via: www.fluentin3months.com

Pernah nggak sih kamu menyadari bahwa ketika kamu belajar sesuatu kemudian muncul perasaan “selama ini aku kemana aja ya, kok baru tau?

Di dalam benakmu muncul segala hal yang ingin kamu ketahui namun semakin kamu kepo, semakin termenung sendiri. Pertanyaan-pertanyaan kerap bermunculan, ironisnya semakin kamu cari tahu jawabannya semakin membodohkan dirimu. “Kayaknya aku nggak tau apa-apa deh soal dunia ini”

But, orang cerdas memang selalu menyimpan sejuta tanya untuk dijawab. Yup, termasuk kamu!

#3. Muncul satu ide brilian dalam otak. Tapi ide itu selalu dibarengi dengan pilihan-pilihan yang menarik pula. Hingga akhirnya kamu jadi bingung dan ragu

via: Flickr.com

Kamu pasti pernah mengalami satu kondisi di mana kamu serba ingin ini dan itu. Banyak ide-ide bermunculan, ide itu benar-benar ingin kamu capai. Namun sayangnya, banyak konsekuensi, beragam kemungkinan dan pilihan yang juga ikut dalam pencapaian ide itu.

Kamu memang nggak bisa berpuas diri tapi ketika dihadapkan dengan beragam pilihan kamu jadi stuck dan semakin ragu mau melangkah. Sulit bagimu untuk focus pada satu titik tertentu, rasa penasaran yang besar membuat orang jenius sulit untuk menetapkan satu hal.

#4. Kamu bukan tipe orang yang percaya terhadap satu hal. Suka mengkritisi termasuk apa-apa  yang menempel pada dirimu

bertanya
Foto : blogs.nature.com

Di era yang serba sosial media ini, banyak orang ‘kemakan omongan’ hanya karena status atau berita yang kontroversi. Bagimu itu hanyalah hiburan tersendiri, kamu bukan tipe orang yang mudah melahap habis pesan-pesan yang ada di sosmed tanpa harus berpikir.

Kamu juga bukan orang yang mudah percaya isu-isu receh yang menjadi trending topic. Otakmu sudah terlatih menganalisis suatu masalah termasuk dirimu sendiri. Karena kamu udah paham, terkadang emosi membuat diri sendiri ceroboh dalam beropini.

#5. Kamu cenderung berlama-lama dalam memutuskan sesuatu. Bukan karena nggak tegas tapi karena banyak pertimbangan yang kamu pikirkan

orang-jenius
Foto : www.psychologium.com

Nggak menampik, kamu bukan orang yang langsung gesit dalam mengambil keputusan. Sekilas, itu membuatmu tampak seperti orang yang lambat dan nggak tegas. Padahal banyak pertimbangan yang harus kamu pikirkan.

Hidup memang berjalan cepat dan berubah-ubah dalam waktu yang singkat, namun secepat apapun dunia berubah itu tidak berpengaruh pada kecepatanmu mengambil keputusan. Semua orang ingin keputusan yang benar, apalagi jika itu berdampak pada orang banyak.

Pemikiran out of the box mu, udah terbiasa mempertimbangkan hal-hal yang mungkin orang lain nggak sempat terpikir.

#6. Orang yang suka meragukan diri sendiri berarti dia bisa menampung banyak pendapat. Sehingga pengetahuan dan pemahaman selalu berkembang

Pertanyaan
Foto : lifevolumeone.org

Sikapmu yang selalu meragu terhadap dirimu sendiri, mendorongmu untuk terus berpikir dan bertanya kepada orang lain. Bukan berarti kamu tidak mandiri ataupun tergantung dengan pendapat orang lain.

Tapi kamu cukup selektif dan merupakan pendengar yang baik. Kamu menganggap bahwa semua pengalaman orang lain adalah pelajaran yang bisa kamu ambil hikmahnya. Jadi kamu tidak kaku pada hal-hal yang baru. Pengetahuan dan pemahamanmu senantiasa berkembang karena kamu sering berguru pada semua orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *