Sedih, Ditinggal Resign Sama Partner Kerja, Tapi Ini Yang Harus Kamu Lakukan …

2.359 views
ditinggal resign temen sekantor
via : zulu.id

Kerja itu banyak lika-likunya. Dukanya juga banyak, tapi sukanya juga nggak kalah banyak kalau kamu bisa nyaman sama kerjaan kamu. Salah satu hal yang bisa dikategorikan sebagai duka ketika bekerja adalah ditinggal resign sama partner terbaikmu. Aduh, gimana nggak berduka, gimana nggak bersedih. Kalian udah biasa menghadapi susah-seneng bareng. Tapi sekarang dia harus resign, selain kantor kerasa sepi, kamu juga jadi nggak punya temen ngobrol yang nyenengin.

Sedih juga ya, Kawan Muda. Tapi jangan berlarut-larut gitu dong sedihnya. Di samping kerjaanmu juga masih numpuk, kamu juga tetap harus melanjutkan hidup, dengan atau tanpa rekan terbaikmu itu. Kita Muda sudah merangkum hal-hal yang harus kamu lakukan kalau ditinggal resign sama partner kerja terbaikmu!

1. Kalau kamu merasa kehilangan dia, katakan!

ditinggal resign temen sekantor
via : hipwee.com

Ngomong-ngomong, kenapa sih rekan kerja terbaikmu itu harus resign? Ada yang salah denganmu kah? Ada yang salah sama kantor? Masalah gaji atau masalah lainnya? Dari sekian penyebab rekan kerjamu resign, semoga kamu bukanlah alasan dia untuk pergi. Untuk menghargainya, mengapresiasi kehadirannya selama di kantormu dan menjadi rekan kerjamu yang baik, katakanlah kalau kamu akan merasa kehilangan. Nggak harus pakai farewell party, kok. Tapi apapun masalahnya sampai dia memutuskan untuk resign, dengan kamu bilang kalau ada yang ganjil kalau nggak ada dia, dia akan merasa cukup senang. Begitupun dengan kamu.

2. Sebagai rekan kerja yang baik, tugasmu adalah mendukung keputusannya

ditinggal resign temen sekantor
via : ladybrag.files.wordpress.com

Dia sudah memilih. Buat kamu yang udah tahu kabar dia akan resign dari jauh-jauh hari sih pasti bisa persiapan ya, tapi kamu pernah nggak tiba-tiba ditinggal resign sama rekan kerja terbaikmu tanpa ada kabar apa-apa sebelumnya? Hiks, kaget dan sedih. Tapi balik lagi, dia sudah memilih. Resign mungkin adalah keputusan yang sudah dipertimbangkannya matang-matang. Jadi, sebagai rekan kerja yang baik tunjukkanlah bahwa kamu akan selalu mendukung segala keputusannya. Apalagi kalau resign ini untuk jenjang karirnya yang lebih baik, kamu harus 100% mendukung ya.

3. Sampaikan ketersediaan menjadi ‘telinga’ meskipun sudah beda kantor

ditinggal resign temen sekantor
via : rd.com

Soal ini, jangan cuma janji sampah semata. Sampaikan ketersediaanmu untuk tetap menjadi teman yang baik meskipun udah nggak sekantor. Kamu nggak bakal tahu kan, siapa tahu di kantor baru ataupun di pekerjaan barunya dia malah nggak suka. Kamu juga nggak tahu apakah dia akan menemukan teman baik juga apa nggak nantinya. Tawarkan kesanggupanmu untuk menjadi temannya, kalau nantinya dia sudah cuek juga nggak jadi masalah bagimu karena toh yang penting kamu sudah baik. Kalau dia tetap keep contact sama kamu, itu bagus. Intinya, tetap jaga silaturahim deh.

4. Performa jangan turun, gali semangat kerja dari manapun!

ditinggal resign temen sekantor
via : nyooze.com

Ditinggal resign pasti rasanya udah beda. Suasana kantor udah beda, apalagi kalau yang resign itu partner terbaik. Tapi, kamu tetap harus fokus sama dirimu sendiri. Jangan sampai performa kerjamu turun, kamu nggak semangat kerja lagi, kerjaan jadi numpuk nggak selesa-selesai. Aduh, jangan sampai deh. Gali semangat kerja dari manapun, carilah kesenangan yang bisa bikin mood kerjamu naik lagi.

5. Pikirkan nasib kantor dan masa depanmu

ditinggal resign temen sekantor
via : stratospherenetworks.com

Masa iya sih ditinggal resign bikin kamu pengin ikutan resign juga? Bahaya nih kalau udah kebelet resign juga dengan alasan itu. Kamu tetep harus memikirkan nasib masa depanmu sendiri. Pikirkan karirmu ke depannya, apa yang harus kamu lakukan, kontribusi apa yang harus kamu berikan untuk kantormu. Tetap berusaha menjadi lebih baik, baik soal kerjaan maupun yang lain.


Baca Juga : Mengejar passion tanpa resign dari pekerjaan? Ini dia caranya…


Percaya deh, kalau hal-hal itu sudah kamu lewati, karirmu juga tetap aman kok. Pertemanan dengan mantan rekan kerjamu juga nggak terputus. Kerja itu dibawa fun aja, biar kamunya juga seneng. Semangat bekerja ya, Kawan Muda!