Salut! Kuliah sambil kerja, satpam ini berhasil lulus dan raih predikat cumlaude!

4.334 views
via: independent.co.uk

Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar dan tidak ada kata tua dalam menuntut ilmu. Selama kita punya niat dan tekat yang kuat untuk terus menimba ilmu, usia bukanlah penghalang bagi kita untuk mengenyam pendidikan formal.

Seperti kisah lelaki 38 tahun asal Filipina bernama Erwin Valmoria Macua ini. Siapa sangka, lelaki yang sehari-hari berprofesi sebagai satpam ini berhasil menyelesaikan kuliah (di tengah kesibukannya jaga shift malam) dan hebatnya lagi Erwin meraih gelar cumlaude!


BACA JUGA :


Kisah kerja keras dan kegigihan Erwin untuk belajar dan menggapai mimpi pun menjadi viral. Netizen dibuat kagum dengan prestasi bapak tiga anak ini. Penasaran bagaimana kisah perjuangan Erwin di bangku kuliah hingga akhirnya lulus dengan predikat cumlaude? Yuk, kita simak sama-sama kisahnya.

Sejak tahun 2000, Erwin Valmoria Macua bekerja sebagai satpam di St. Theresa’s College (STC), Cebu, Filipina. Sebelum menjadi satpam di universitas Katolik tersebut, Erwin sempat belajar teknik sipil selama satu semester di Divine Word College of Tagbilaran (sekarang Holy Name University).

via: buzz.definitelyfilipino.net

Karena keterbatasan ekonomi, Erwin tidak melanjutkan kuliah. Padahal, Erwin tergolong mahasiswa yang cerdas. Dia memilih bekerja untuk membantu memperbaiki ekonomi keluarganya. Erwin pun berangan-angan suatu hari nanti dirinya akan melanjutkan kuliah—meski saat itu dia sudah menikah atau punya anak sekalipun.

via: cebudailynews.inquirer.net

Di tahun 2013, universitas tempatnya bekerja yang sebelumnya hanya menerima murid perempuan saja akhirnya membuka pendaftaran untuk murid laki-laki. Tanpa pikir panjang Erwin pun langsung mendaftar program S1 di bidang pendidikan dasar. Dia pun mendapat dukungan dari istri dan ketiga anaknya.

via: newsinfo.inquirer.net

Tidak butuh waktu lama bagi Erwin untuk beradaptasi dengan teman sekelasnya yang jauh lebih muda. Karena dia dikenal sebagai mahasiswa yang penuh semangat dan cerdas sehingga disukai teman-teman dan dosennya.

via: flipboard.com

Meski sibuk kuliah dari Senin—Jumat mulai pukul 07.30—16.00, Erwin masih tetap menjalankan pekerjaan sebagai satpam dari pukul 19.00—07.00. Karena jika dia berhenti bekerja, tidak akan ada biaya untuk keluarga dan kuliahnya. Untuk membantu pemasukan keluarga, istri Erwin Irenea membantunya dengan berjualan jajanan ringan di rumah mereka di daerah Barangay Kalunasan, Cebu.

via: cebudailynews.inquirer.net

Erwin sungguh beruntung karena dirinya hanya perlu membayar setengah dari biaya kuliah yang diharuskan. Semua biaya ini ditanggung sendiri oleh Erwin hingga akhirnya ada seorang “dermawan misterius” yang membantu membayar biaya kuliahnya.

via: cebudailynews.inquirer.net

Setelah menempuh pendidikan selama lebih kurang 4 tahun, Erwin pun akhirnya lulus dan diwisuda pada akhir Maret 2017 lalu. Sungguh membanggakan, kuliah sambil kerja dan tidak pernah absen, Erwin mendapatkan nilai cumlaude! Erwin berterima kasih kepada pihak kampus, keluarga, rekan kerja, dan tentu saja pada sang “dermawan misterius”.

via: independent.co.uk

Ibu Erwin, Aproniana, menitikkan air mata ketika melihat sang anak berhasil menyandang gelar Bachelor of Elementary Education (BEEd). Dia bahagia sekaligus merasa bersalah karena dulu tidak bisa mengantarkan anaknya sukses dan Erwin harus jauh-jauh ke Cebu untuk mengejar mimpi.

via: cebudailynews.inquirer.net

Setelah lulus, Erwin belum ada niatan untuk berhenti dari pekerjaannya. Dia akan meneruskan bekerja sebagai satpam sambil menunggu jadwal ujian sertifikasi guru September nanti. Erwin ingin menjadi guru karena kecintaannya pada anak-anak dan dia juga ingin menginspirasi anak muda agar tidak meremehkan pendidikan.  

via: cebudailynews.inquirer.net

Meski harus menunggu selama hampir 20 tahun untuk melanjutkan kuliah, Erwin akhirnya berhasil meraih mimpinya. Karena memang tidak ada kata terlambat untuk bermimpi dan selagi ada kesempatan ambillah peluang tersebut. Bagaimana menurutmu, Kawan Muda?