Tak pernah ada kata terlambat untuk belajar. Mungkin inilah yang menjadi motto Masako Wakamiya, yang baru-baru ini meluncurkan aplikasi game buatannya di iPhone. Percaya atau nggak nih, Masako sudah memasuki usia kepala delapan, lho!

Kegigihannya untuk terus aktif di usia senja tak hanya menginspirasi mereka yang seusia dengannya. Masako sukses menjadi inspirator bagi banyak anak muda di luar sana.


BACA JUGA : Gadis kecil berusia 5 tahun ini menjadi pengasuh satu-satunya bagi neneknya setelah ditinggal ibunya. Mengharukan dan hebat!


Nah, buat Kawan Muda yang sering merasa terlambat untuk belajar sesuatu, terlalu tua untuk memulai, atau merasa tak punya harapan lagi untuk membuat karya, yuk simak kisah nenek Masako ini biar kamu makin semangat menjalani hari.

Masako Wakamiya dulunya adalah seorang banker. Dia pensiun di usia 60 tahun. Masako menikmati masa pensiun dengan mengurus ibunya.

via: lifebuzz.com

Sampai suatu hari, Masako merasa bahwa dirinya ingin melakukan sesuatu yang bisa membuatnya berinteraksi dengan banyak orang.  

via: lifebuzz.com

Dia kemudian membeli komputer pertamanya. Masako belajar secara otodidak bagaimana merangkai dan men-setting komputer serta cara menggunakan internet. Setelah berhasil mengakses internet, Masako ikut chatting online untuk orang usia 60 tahun ke atas dan membuat travel blog.

via: lifebuzz.com

Tak hanya berhenti di situ, Masako juga membuat Excel Art. Jadi, Masako memanfaatkan Excel untuk membuat motif khas tradisional Jepang yang printable dan bisa dipakai untuk sampul buku atau goodie bag.

via: lifebuzz.com

Meskipun sudah berhasil menelurkan karya yang luar biasa, Masako bukan sosok yang mudah puas. Dia memantapkan diri untuk mendalami ilmu pemrograman selama enam bulan.

via: lifebuzz.com

Waduh, belajar pemrograman di usia muda saja sudah pusing, apalagi di usia senja seperti Masako?!!

via: lifebuzz.com

Eits… jangan salah, Kawan Muda. Berkat ketekunannya, Masako berhasil lho belajar pemrograman dan bahkan membuat aplikasi game-nya sendiri yang diberi nama “Hinadan”. Kamu bisa mendownload aplikasi ini di iTunes.

via: lifebuzz.com

Hinadan terinspirasi dari perayaan Hinamatsuri atau festival anak perempuan di Jepang. Dalam game Hinadan, pemain harus menyusun serangkaian boneka dalam urutan tertentu. Nah, kalau salah mengurutkan, akan ada bunyi “beep”.

via: lifebuzz.com

“Umumnya aplikasi smartphone hanya diperuntukkan bagi mereka anak-anak muda dan kurang “ramah” digunakan orang tua. Karena itu saya membuat aplikasi ini agar para orang tua terdorong untuk ikut melek teknologi. Sangat menyenangkan saat kita bisa bersenang-senang dengan teknologi.”

via: lifebuzz.com

 

Bagaimana Kawan Muda, keren dan inspiratif banget kan nenek yang satu ini? Hayo, yang sudah berumur saja masih mau bangkit. Masa iya kamu mau menyerah dengan mudahnya di usia muda? 🙂