Kamu akan susah lulus kalau 7 kesalahan ini sering kamu lakukan saat ngerjain skripsi

2.394 views

Manusia emang nggak luput dari kesalahan, termasuk ketika kamu mengerjakan skripsi sekalipun. Duh, ngomongin skripsi bikin berat ya urusannya.

Tapi gimana lagi gaes, tugas akhir harus segera kalian tuntaskan biar cepat wisuda. Nah, di sini Kita Muda akan bantu kalian untuk ngingetin biar nggak lagi ngulangi berbagai kesalahan pas lagi ngerjain skripsi. Daripada udah susah payah ngerjain eh ternyata kena revisi total kan kasihan kamu juga. Jadi nggak lulus-lulus deh, ya nggak?


BACA JUGA: 7 jurusan potensial dan menjanjikan yang ternyata masih sepi peminat


Mending kamu pahami nih, beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat ngerjain skripsi:

#1. Lupa deadline mengumpulkan draft

via : delta.edu

Yang namanya lupa apa aja bisa dilupain, termasuk lupa kalau hari ini kamu harus segera mengumpulkan draft skripsi. Kelupaan ini sering terjadi ketika masa-masa awal mengerjakan skripsi. Hari ini harus ngasih bab 1, tapi sampai akhir pekan kamu masih aja berkutat sama konsep dan teori.

Ya ampun ada baiknya kamu nggak banyak mikir dulu deh, langsung aja ketik ide pertama yang muncul diotakmu. Kalau sampai kelupaan, harus nunggu sepekan lagi buat dapat nomor antrian bimbingan kan? Molor deh.

#2. Lupa untuk janjian sama dosen pembimbing

via : wovgo.com

Karena saking banyaknya waktu luang saat skripsi, kamu jadi memanfaatkan waktu itu buat yang lain tanpa berpikir kapan kamu mau nemuin dosen. Ditambah lagi pemikiranmu yang suka menggampangkan untuk ketemu sama beliau.


BACA JUGA: 5 Hal yang harus kamu ingat agar skripsimu cepat tamat


Hey, dosen itu bukan sohibmu yang bisa diajak ketemuan sewayah-wayah, kamu harus buat janji dulu. Aturan ini akan berguna untuk masa mendatang. Kamu harus membiasakan bikin janji jika ada urusan bertemu orang penting. Karena itu termasuk pelajaran sopan santun.

#3. Lupa melampirkan lembar pengesahan

via : pixabay.com

Mahasiswa waktu mengerjakan skripsi seakan-akan nggak pingin ribet. Intinya Bab 1 sampe kesimpulan selesai, ya sudah. Padahal ada beberapa dokumen yang wajib diikutsertakan seperti lembar pengesahan. Meski tampak sepele tapi kalau kamu nggak nunjukin lembaran itu atau kelupaan ngeprint, skripsimu nggak bakalan ((sah)), Men!

Efeknya, kamu nggak bisa ikutan sidang !

Haaa…gimana? Setelah baca kalimat terakhir, kamu pasti buru-buru cek lembar pengesahan di skripsimu ya?

#4. Kurang teliti

via : espertbeacon.com

Typo adalah kesalahan dalam penulisan yang menurut Kita Muda juga wajar sih, setiap manusia pasti nggak luput dari kesalahan ini. Tapi ada baiknya untuk urusan skripsi kamu harus bersikap hati-hati dan lebih teliti soal penulisannya.


BACA JUGA: Layaknya jodoh, judul skripsi juga perlu dijemput dengan 7 cara ini


Ketika kamu kurang teliti dan menyepelekan, bisa jadi kamu akan berurusan lebih panjang sama dosen. Terutama kalau terjadi kesalahan teknis seperti pada judul, sub-judul, lupa nama gelar dosen, wah urusannya nanti merambat ke penguji loh. So, periksa lagi dengan teliti, kalau bisa 2 sampai 3 kali pengeditan. Suruh temanmu untuk baca ulang. Jika dirasa aman, boleh deh kamu merasa lega.

#5. Lupa ngesave revisi

via : students.tufts.edu

Sebelum bertemu dosen tercinta, harus menuntaskan revisian. Dengan jiwa bergelora, kamu segera menyelesaikan semalaman suntuk sembari ditemani kopi hangat. Eh, saking semangatnya energy yang terkuras juga banyak sampe ketiduran dan buru-buru matiin leptop.

Keesokan harinya pas mau ngeprint eh ternyata bab yang udah dikerjain belum tersimpan sempurna. Dititik ini rasanya kamu mau menikah saja ketimbang ngerjain skripsi. Hehehe..yang sabar masih banyak kepahitan yang harus dihadapi di masa depan.

#6. Salah ngeprint

via : daftarhtkaskus,blogspot.com

Ini masih saudaraan sama poin sebelumnya, emang lupa itu bikin kita gagal fokus. Eh udah buru-buru ngeprint revisian, sampai di tempat dosen mau bimbingan ternyata salah ngeprint, bos! yang kamu kasih ke dosen hasil kerja yang kemarin-kemarin alias ngeprint bab yang belum direvisi. Sekali lagi Kita Muda ingetin, ketelitian itu mahapenting !

#7. Habis sidang leha-leha

via : rumah.com

Ngerjain revisi itu emang bikin males, tapi makin males lagi kalau ngerjain revisi habis sidang. Iya nggak? Nah kesalahan ini nih yang biasanya dilakukan para mahasiswa. Setelah sidang selesai lebih memilih leha-leha dulu daripada langsung mengerjakan revisi.


BACA JUGA: Mahasiswa semester 14, selesaikan skripsi dalam waktu 2 bulan? Ini tipsnya!


Alhasil, revisi terlupakan dan kamu nggak mengalami progress skripsi ke dosen. Bahkan ada pengalaman sampai ditagih sama dosen loh. Habisnya, pas  lagi butuh aja rajin tapi habis sidang ditinggal gletak gitu aja.