Di-bully habis-habisan karena gemuk, beginilah cara perempuan ini membungkam para pem-bully!

24.267 views
via: rybakovakurs.com

Semua orang mungkin tidak akan percaya kalau perempuan cantik asal Rusia ini dulunya adalah korban bully. Hemm…dengan tubuh indah dan kaki jenjang, Tanya Rybakova pasti jadi idola di sekolah. Setuju enggak?

Namun siapa sangka, perempuan cantik yang sering wara wiri di acara TV Rusia dan telah menginspirasi banyak orang untuk hidup sehat ini dulunya pernah mengalami obesitas! Ya, berat badan Tanya pernah mencapai 107 kg, lho, Kawan Muda.


BACA JUGA :


Tanya pun pernah mengalami masa-masa kelam selama sekolah dulu. Dia tak punya banyak teman dan harus menerima berbagai macam hinaan dari teman sekolahnya. Bahkan, ada temannya yang sengaja membuang anjing Tanya di tong sampah—untuk membuat Tanya keluar rumah—demi bisa melihat badan Tanya yang gemuk dan meledeknya!

Lantas, bagaimana bisa Tanya menjadi seperti sekarang, seorang idola dengan lebih dari 200 ribu followers di Instagram dan telah memiliki lebih dari 350 ribu subscriber di YouTube?! Yuk, kita simak kisahnya.

Pola makan yang buruk dan berlebihan membuat Tanya mengalami kelebihan berat badan. Sebenarnya, dia makan apa pun yang dimakan oleh keluarganya. Namun, porsinya terlalu ekstrem dan dia mengonsumsi makanan yang tergolong tidak sehat. Di usia ke-15 tahun, berat badan Tanya mencapai angka 107 kg.

via: news.com.au

Dengan tubuhnya yang gemuk, Tanya harus mengalami pahitnya di-bully semasa sekolah dulu. Bahkan saking pahitnya, Tanya selalu menangis sepulang sekolah dan berharap dirinya tidak pernah kembali ke sekolah. Badan yang gemuk membuat Tanya tak punya teman dan dia menghabiskan sebagian besar waktunya dengan membaca buku.

via: bashny.net

Prom night pun tiba dan Tanya lagi-lagi harus menelan pil pahit; berdiri sendirian di dalam ruangan, menangis, dan malu dengan dirinya sendiri. Namun, momen inilah yang menjadi titik balik dalam kehidupan Tanya. Sejak saat itu dia memutuskan untuk diet.

via: thesun.co.uk

Gerah di-bully oleh teman-teman, kesulitan membeli baju dan sepatu yang bagus, serta sering berkeringat dan kesulitan bernapas; menjadi alasan mengapa Tanya memutuskan untuk diet. Berbagai macam diet telah dicobanya agar bisa kurus, tapi diet-diet tersebut tidak sehat—membuat tubuhnya lemas dan sering gemetaran. Tanya pun memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi.

via: themysteryworld.com

Selama 3,5 tahun, Tanya menjalani pola hidup sehat: mengatur pola makan dan rajin olahraga. Dia mengurangi konsumsi makanan yang mengandung gula dan lemak trans dan rutin berenang tiga kali seminggu.

via: trimmedandtoned.com

Kesabaran dan usaha Tanya pun membuahkan hasil yang menakjubkan. Dia berhasil menurunkan lebih dari setengah berat badannya! Kini semua orang memujinya cantik—bahkan teman-teman yang dulu pernah mem-bully-nya.

via: ecestaticos.com

Banyak orang yang terinspirasi dengan usahanya dan dia pun dengan senang hati sharing pengalaman dietnya. Dengan banyaknya orang yang percaya padanya, Tanya memutuskan untuk menjadi ahli gizi dan trainer bersertifikat. Dia juga menjalankan program diet online di blog-nya untuk membantu mereka yang mengalami masalah berat badan.

via: rybakovakurs.com

“Bukan tentang punya tubuh indah dan kurus. Kamu harus mengubah mindset ini kalau ingin diet. Lakukan diet agar tubuhmu lebih sehat, tubuh indah adalah bonus…”

via: thesun.co.uk

Di-bully memang pedih, tapi lebih pedih lagi kalau Kawan Muda terlalu berlarut-larut dalam kesedihan tanpa melakukan apa pun.


BACA JUGA :


Jika ada orang yang meledek kekuranganmu, tutuplah mata dan bisikkan dalam hati bahwa kamu bisa kok jadi lebih baik dari mereka. Bungkam dan balas hinaan mereka dengan menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya.

Semoga kisah Tanya ini menginspirasi kita semua, ya 🙂