Di antara fajar dan senja

8.502 views
fajar-dan-senja
Foto : sangajigroup.wordpress.com

Kesejukkan di pagi hari, semburat cahaya di ufuk timur menembus celah-celah dedaunan hijau, hingga sampai ke bumi, memberikan sentuhan kehidupan pada rerumputan di halaman. Hangat matahari pagi mengawali perjalanan hari ini.

Fajar adalah sebuah sebuah permulaan. Awal dari sebuah perjalanan panjang yang akan kita jalani. Fajar adalah bermulanya suatu kehidupan, aktivitas, kegiatan, dan perjalanan. Layaknya tiap insan yang saat ini sedang melakukan perjalanan. Masing-masing dari kita sekarang sedang berjalan menuju suatu tempat. Sudah sejauh ini perjalanan kita, apa yang sudah kita dapatkan dari perjalanan ini?, bekal apa yang sudah mulai habis?, kapan kita akan mengisi ulang lagi bekal kita untuk perjalanan yang masih amat jauh? Inilah pertanyaan yang sering muncul dalam tiap-tiap perjalanan.

Bersiaplah dengan segala kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di tengah perjalanan. Jalan yang kita tempuh tidak halus melulu, kadang terjal, kadang keras, kadang datar, kadang curam. Sebab itulah bekal dalam perjalanan harus terus kita perhatikan, karena itulah yang akan menemani perjalanan kita hingga sampai ke tempat tujuan.

Tahukah kau kemana kita akan melakukan perjalanan? Sejatinya masing-masing dari kita sedang berjalan menuju senja. Waktu di mana kita harus mengakhiri segalanya, dimana kita harus memberhentikan perjalanan kita. Tak peduli bekal apa yang masih tersisa untuk sebuah pertemuan, tak peduli ingin ataukah tidak, kita harus berhenti.

Jika fajar adalah sebuah permulaan, maka senja adalah sebuah pemberhentian, pengakhiran dari perjalanan panjang kita. Ketika kita telah menemui senja, maka kita harus berhenti. Dan saat itulah akan ada sebuah pertemuan. Sebuah pertemuan yang amat sangat kita rindukan selama perjalanan. Senja adalah waktu dimana kita harus berhenti beraktivitas bersama manusia-manusia di bumi. Senja telah memisahkan kita dengan manusia-manusia bumi, namun senja lah yang kemudian akan mengawali sebuah perjalanan baru (lagi), karena setelah senja tiada, maka fajar akan menampakkan dirinya.

Saat ini, kita sedang berada di antara fajar dan senja. Kita sedang berjalan menuju senja. Perjalanan yang panjang, yang entah sampai kapan kita akan sampai pada senja, perjalanan yang entah bagaimana akhirnya, perjalanan yang akan memberikan kita bermacam pelajaran kehidupan. Perjalanan panjang yang akan mempertemukan kita dengan manusia-manusia yang beragam, bertemu dengan sahabat, kerabat, dan teman dekat. Perjalanan yang mungkin akan mempertemukan kita dengan seseorang yang nantinya akan turut serta melakukan perjalanan bersama kita menuju senja. Mencari bekal bersama, mempersiapkan bekal bersama, untuk dibawa dalam perjalanan. Perjalanan yang akan mempertemukan kita dengan seseorang yang mampu dan mau berbagi kesedihan serta kegembiraan dengan kita. Seseorang yang mampu menguatkan, mengingatkan, dan memberi penjagaan dalam perjalanan. Menemani, membersamai hingga bertemu senja yang berkilauan. Perjalanan yang penuh akan kisah-kisah roman kehidupan. pahit, getir, manis sebuah perjuangan perjalanan.

Kita sedang berada di antara fajar dan senja, dalam perjalanan yang entah sampai kapan kita akan sampai pada waktunya..

Kita sedang berada di antara fajar dan senja, pertemuan indah yang akan segera tiba..

Kita sedang berada di antara fajar dan senja, yang tak pernah kita tahu kapan akhir dari semuanya..

Kita sedang berada di antara fajar dan senja, perjalanan yang akan mengisahkan pertemuan..

Kita sedang berada di antara fajar dan senja, maka bersiaplah untuk berjumpa dengan-Nya..

Dikatakan atau tidak dikatakan fajar dan senja adalah bukti sebuah kekomitmenan.. Dirasakan atau tidak dirasakan fajar dan senja adalah awal dan akhir perjalanan..