Baru 7 Tahun, Bocah Ini Sudah Jago Menenun. Sampai Diundang ke Indonesia Fashion Week, lho!

1.048 views
nantika sihombing
via brilio.net

Siapa yang tidak tahu dengan kain ulos? Kain tenun tradisional khas Sumatera Utara ini sudah sangat melegenda. Ketika Kawan Muda berjalan-jalan ke Sumatera Utara pasti rata-rata minta oleh-oleh kain ulos. Kain ini juga sering dipakai di acara-acara penting upacara adat batak.

Kain tenun memang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Nusa Tenggara. Meskipun sama-sama memiliki tenun, namun sejarah dan motifnya berbeda satu sama lain.

Di Sumatera Utara saja untuk kain ulos sendiri memiliki beberapa macam jenis, tergantung pada peruntukannya, apakah upacara adat? Sedang merayakan suka cita atau malah berduka? Semuanya tentu berbeda.

kain tenun
via akar-media.com

Untuk menghasilkan kain tenun yang indah tentu membutuhkan waktu yang lama. Karena tenun dibuat dengan alat tenun khusus bukan menggunakan mesin. Walaupun harganya mahal karena prosesnya lama, tapi teknik menenun ini mulai banyak ditinggal oleh generasi muda, entah karena prosesnya atau memang tidak tertarik jika duduk berlama-lama untuk menyelesaikan satu kain?

Walaupun banyak generasi muda yang meninggalkannya, bagaimanapun juga kita tidak boleh menggenarilisir semuanya dong ya. Contoh lah Nantika Sihombing, gadis cilik asal Pulau Simosir ini, tidak meninggalkan apa lagi melupakan warisan leluhurnya, yaitu menenun.

Sejak kecil, Nantinka sudah akrab dengan dunia tenun-menenun. Ia belajar dari kedua orangtuanya yang memang menekuni dunia ini. Ibunda yang merupakan penenun dan ayahanda yang juga seorang designer dengan ciri khas kain ulosnya.


BACA JUGA:


Nantinka mengaku saat umurnya 5 tahun ia sudah mulai iseng mencoba menenun, ia melakukan itu karena tertarik saat melihat ibunda menenun. Sejak saat itu, Ibunda Nantinka membuatkan alat tenun khusus untuk Nantika.

kain ulos
via brilio.net

Gadis yang saat ini duduk di bangku kelas 2 SD ini sudah berhasil membuat kain ulos untuk upacara pesta. Ia membuat  dua tenun ulos dengan kurun waktu 3 – 4 bulan. Saat ini kedua tenunnya disimpan sebagai tanda keberhasilan dan kesabarannya dalam menenun.

Walaupun masih berumur 7 tahun, tenun hasil karya Nantinka sudah sangat diperhitungkan loh, ia berhasil mengikuti ajang fashion bergengsi tahunan, yaitu Indonesia Fashion Week 2018.

Walaupun Nantinka sangat suka dengan menenun, tapi hal ini masih dijadikan hobi baginya. Karena ia tidak menjadikan menenun sebagai mata pemcahariannya.

Nantinka berharap, ketika besar nanti ingin sekali serius belajar menenun dan bercita-cita ingin menjadi seorang desainer.

Sumber : Brilio.net