Benar-benar mulia! Pedagang otak-otak keliling ini jualan sambil buka perpustakaan gratis!

1.159 views
via: Twitter @info_Sidareja

Terkadang kita pengin berbuat kebaikan, tapi enggak tahu mau melakukan apa. Seringkali kita berpikir berbuat kebaikan itu membutuhkan banyak biaya, padahal dengan kemampuan atau sesuatu yang dipunya di rumah kita bisa berbuat kebaikan. Misalnya saja nih, menyumbangkan baju layak pakai yang nganggur di lemari ke panti asuhan atau menjualnya untuk charity. 

Kawan Muda yang punya banyak koleksi buku juga bisa meminjamkannya secara cuma-cuma atau membuka perpustakaan gratis. Seperti yang dilakukan Anton Wibowo asal Cilacap, Jawa Tengah ini. Lelaki 30 tahun yang sehari-harinya berjualan otak-otak tersebut ternyata menggelar perpustakaan, lho, sembari mangkal berjualan di Alun-Alun Kecamatan Sidareja Cilacap sejak bulan Ramadan lalu.

via: Twitter @info_Sidareja

Sebenarnya, Anton sudah berjualan sambil menyewakan buku gratis terhitung sejak Bulan Maret lalu. Namun, dia hanya membawa beberapa buku dalam kantung plastik yang digantung di gagang kemudi motor. Buku yang dibawa Anton ternyata menarik perhatian buruh pabrik yang membeli otak-otak Anton.


Baca Juga: Wih keren banget! Meskipun baru berusia 14 tahun, Musa Izzanardi berhasil diterima kuliah di ITB!


Senang melihat orang-orang membaca buku, Anton pun memutuskan membawa buku setiap kali berjualan. Saat Bulan Ramadan tiba, Anton memutuskan menggelar lapak di Alun-Alun Kecamatan Sidareja. Dia pun menggandeng temannya, Arif, untuk ikut membuat gerakan membaca yang kemudian direalisasikan dengan pendirian perpustakaan gratis ini.

via: ceritaanda.viva.co.id

Karena sambil berjualan, perpustakaan gratis milik Anton memang terbilang sederhana. Buku-buku koleksi Anton dan Arif serta sumbangan dari dua teman Anton lainnya, Rizki Nur dan Achmad Mucharor, di tata rapi di atas baliho yang digunakan sebagai alas duduk juga. Siapa pun yang berminat meminjam buku akan dicatat nama, nomor telepon, alamat peminjam, dan judul buku. Waktu peminjaman buku pun lumayan lama yaitu satu minggu.

Wah, seru banget ya bisa membaca buku di perpustakaan gratis yang disebut “#SidarejaMembaca” ini. Selain bisa kenalan sama orang baru yang kebetulan meminjam buku, peminjam bisa membeli otak-otak dagangan Anton.

via: merdeka.com

Kedepannya, #SidarejaMembaca diharapkan tidak hanya menyewakan buku saja, tapi juga bisa berkembang sampai ke kegiatan mengulas buku-buku tertentu.

“Pinginnya nanti usai Ramadan ada kegiatan mengulas buku. Jadi bisa belajar bareng,” ucap Arif.

via: merdeka.com

Wah, salut dengan usaha Anton dan Arif untuk menumbuhkan minat baca pada masyarakat Cilacap. Siapa sangka gerakan keren ini muncul dari seorang penjual otak-otak! Ini jadi bukti kalau berbuat baik itu sebenarnya sederhana, lho, yang penting ada kemauan. Acung dua jempol deh untuk niat mulia Anton 🙂

via: merdeka.com

“Meminjamkan buku secara cuma-cuma kami anggap bersedekah ilmu,” kata Anton.

Semoga gerakan ini semakin berkembang dan meluas, ya, agar anak muda Indonesia tidak ogah-ogahan membaca buku. Buat Kawan Muda yang punya banyak koleksi buku dan ingin berbuat kebaikan, ide Anton bisa dicoba, tuh. Yuk, berbuat hal baik dari hal-hal kecil mulai dari sekarang 🙂