3 anugerah yang cuma bisa didapat oleh wanita yang menjadi ibu rumah tangga pada usia 20-an.

Jadi ibu rumah tangga di usia 20an? Ini bukanlah hal yang aneh di Indonesia, mengingat secara hukum usia legal menikah adalah 16 tahun. Akhir-akhir ini juga sedang marak tren menikah muda—menikah muda bukan lagi fenomena masyarakat perdesaan saja.

Hemm, bagaimana ya rasanya jadi ibu rumah tangga di usia muda? Apalagi mereka yang memutuskan menikah di awal usia 20an. Kata mereka yang menjalani sih, jadi ibu rumah tangga di usia muda itu enak. Mereka bisa merasakan jadi perempuan seutuhnya. Apa iya begitu?

Bukankah kalau menikah di usia 20an kita enggak bisa meraih mimpi dan menikmati hidup sebagai perempuan muda? Kita punya kewajiban mengurus suami dan anak, sedangkan di luar sana teman-teman kita sibuk  berkarier atau kuliah lagi. Mereka pun bebas melanglang buana ke berbagai tempat—dengan bebas.


BACA JUGA: Ketika usia 20-an menjadi masa yang sulit, 5 tipe teman ini yang kamu butuhkan agar bisa bertahan.


Apakah jadi ibu rumah tangga segitu enggak enaknya? Memang, ada saat-saat kamu akan bosan dikepung rutinitas mengurusi anak dan suami. Tapi, semua itu enggak semenakutkan seperti yang dipikirkan kebanyakan orang selama ini. Karena inilah keuntungan yang akan kamu dapatkan:

1. Menjadi ibu rumah tangga di usia 20an akan membuatmu lebih bertanggung jawab

via: womansday.com

Jadi ibu rumah tangga itu bukan pekerjaan yang buruk atau enggak lebih baik dari orang-orang yang berkarir. Coba lihat bagaimana perjuangan ibu rumah tangga, harus bisa multitasking mengurus ini dan itu. Apalagi kalau sudah punya anak, tanggung jawabnya makin besar kan?


BACA JUGA: Sebelum menginjak 30 tahun, 15 hal ini harus dilakukan di usia 20an agar kamu tidak menyesal nantinya!


Dengan banyaknya hal yang kamu urus, banyak hikmah dan pelajaran berharga yang bisa kamu ambil. Salah satunya mulai belajar bertanggung jawab, mulai mengubah sifat masa muda yang mungkin masih tak acuh dan egois.

2. Ada orang yang selalu menyayangi dan menyemangati

via: blogs.babycenter.com

Menjadi ibu rumah tangga enggak berarti kamu sendirian. Kamu memiliki suami yang selalu menyayangi dan mendukung. Harusnya kamu bersyukur karena telah menemukan pasangan yang sempurna dan kamu bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengannya.


BACA JUGA: Ini lho 4 alasan mengapa beberapa perempuan memilih menikah di atas usia 27 tahun…


Selain itu, kamu dan suami bisa sama-sama mengejar mimpi dan belajar menjadi dewasa. Asalkan mau mengutarakan mimpi-mimpimu padanya dan bisa tetap tanggung jawab pada keluarga saat melakukannya, suamimu pasti menyemangati.

3. Menjadi ibu rumah tangga di usia 20an lebih baik untuk masa depan anak-anakmu

via: shutterstock.com

Mengurus anak di usia muda memang berat. Apalagi mengurus bayi di usiamu yang masih 20an. Kamu harus bangun di tengah malam saat dia menangis dan mengurus hal-hal yang mungkin membuatmu jijik.


BACA JUGA: Galau karena jomblo di usia 20-an? Ingatlah 6 hal ini biar kamu semangat lagi! (cewek wajib baca!)


Tapi, kamu akan mendapatkan banyak keuntungan saat anakmu besar nantu. Jarak umur antara dirimu dan anak enggak jauh berbeda sehingga untuk memahaminya akan lebih mudah. Mengurus anak remaja pun bukan hal sulit bagimu. Selain itu, di masa tua kamu enggak perlu memikirkan sekolah dan kehidupan anak karena mereka sudah tumbuh dewasa. Kamu pun bisa menikmati masa tua dengan anak-anak atau bahkan cucu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *