Kalau pengin kaya, jadi pengusaha saja. Pernyataan ini tak salah, tapi tak sepenuhnya benar juga. Menjadi pengusaha bukanlah perkara yang mudah. Dalam artian, baru sebulan atau setahun menjadi pengusaha belum tentu membuatmu kaya dalam sekejap. Yup, semua butuh proses dan tak ada pekerjaan apa pun yang bisa membuatmu kaya raya secara instan.

Menjadi pengusaha juga dibutuhkan tekat kuat dan keberanian menanggung risiko yang muncul ke depannya. Kalau kamu masih takut-takut mikirin modal, merasa kurang pengetahuan, atau kurang berani memulai karena memikirkan risikonya, mending jadi pegawai biasa saja. Namun, jangan gigit jari kalau suatu hari nanti temanmu yang memulai usahanya dari nol mendadak lebih sukses darimu.


BACA JUGA:


Enggak ada yang enggak mungkin jika seseorang merintis usahanya dengan tekun, meskipun usahanya hanya membuka warung nasi kecil-kecilan. Seperti kisah sukses ibu pedagang nasi uduk dan nasi kuning ini. Melalui unggahan di Instagram Stories @kresnautama, diketahui bahwa ibu tersebut sudah berjualan selama 10 tahun.

via: keepo.me

Nasi uduk dan nasi kuning dagangannya dihargai Rp 8 ribu per porsinya. Dia juga menyediakan aneka lauk seperti telur balado, gorengan, dan lain-lain. Setiap harinya ibu ini menyediakan 25 porsi nasi uduk dan 50 porsi nasi kuning, yang dijual mulai dari pukul 06.00—10.00. Kresna pun kemudian iseng menghitung berapa pendapatan yang diraup oleh pedangang nasi uduk langganannya tersebut.

Berdasarkan perhitungan kasar Kresna, jika dagangan ibu tersebut ramai, penghasilan per bulannya bisa mencapai Rp 8 juta! Kalau lagi sepi pun, sang ibu penjual  nasi uduk bisa menghasilkan Rp 5—6 juta per bulannya.  Whoa, jumlah yang fantastis bukan? Padahal, hanya berjualan nasi uduk dan ‘jam kerjanya’ hanya 6 jam saja (total waktu berdagang dan menyiapkan barang dagangan), lho!

via: keepo.me

Pegawa kantoran yang kerja nine to five saja belum tentu gajinya sebesar itu. Hal tersebut membuat Kresna menyimpulkan bahwa lebih baik jadi pengusaha saja dibanding kerja kantoran tapi gajimu masih di bawah 5 jutaan. Ya, tapi ini kembali ke pribadi masing-masing sih.

Kalau menurut Kita Muda, pilihlah pekerjaan yang membuatmu nyaman. Jika kamu banting stir jadi pengusaha tapi niatan awalnya karena pengin dapat uang secara instan, mending berhati-hati deh daripada malah merugi.

via: keepo.me

Kalau memang sudah mantap dan matang ingin memulai usaha apa (dan siap pula mengahadapi risiko), baru deh kamu boleh coba-coba jadi pengusaha. Menjadi pengusaha memang harus nekat, tapi jangan ‘bunuh diri’.

Sumber: Keepo