Setelah terjadi kerusuhan di Mako Brimob, Minggu (13/05) dan Senin (14/05) Surabaya diteror oleh bom. Bom tersebut berasal dari tiga gereja, Gereja Santa Maria Tak Bercela, GKI di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno, Rusunawa Wonocolo, dan hari Kamis pagi di Mapolrestabes Surabaya.

Dari tiga gereja tersebut, ada 14 korban meninggal dunia dan 43 orang terluka. Di rusunawa Wonocolo 3 orang meninggal dunia. Total korban meninggal dunia sampai saat ini ada 17 orang. Dan belum dipastikan apakah ada korban di Mapolrestabes Surabaya.

  1. PMI Surabaya dipenuhi pendonor

bom surabaya
Via nakita.grid.id

Berdasarkan kejadian bom tersebut, ratusan warga berbondong-bondong pergi ke PMI Surabaya untuk mendonorkan darahnya kepada korban luka.

Tentu para korban luka banyak membutuhkan darah akibat bom yang diledakan pada pagi dan malam hari itu.

Dilansir dari Antara, Teguh Prihandoko selaku Dirut Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan Surabaya seusai mendonorkan darahnya mengajak warga Surbaya untuk mendonorkan darahnya. “Ayo warga Surabaya, bagi yang punya kepedulian dan mampu menodnorkan darahnya, kita berdonor di PMI untuk para korban ledakan bom di Surabaya.”

Bahkan imbauan tersebut juga disampaikan oleh para pengurus dan anggota Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur.


BACA JUGA:


  1. Memberikan prosthesis gratis

bom surabaya
Via twitter @cktbng

Tidak hanya darah, bahkan ada pengusaha prosthesis dan alat bantu medis dari Jakarta yang akan memberikan prosthesis, tangan atau kaki palsu, bagi para korban bom di Surabaya secara cuma-Cuma.

Ia mengatakannnya melalui akun twitter miliknya @cktbng. Dilansir dari Kompas.com, Coki mengatakan, korban ledakan bom biasanya ada anggota tumbuh yang terluka bahkan hingga harus diamputasi. Coki berusaha membantu sebisa mungkin. Ia mengatakan bahwa ini bukti dari mereka tidak sendirian mengalami musibah ini. Banyak yang mendukung, menyemangati, dan melindungi mereka.

Bagi Kawan Muda yang berada di Surabaya atau di manapun kalian berada, stay safe ya. Jangan menyebarkan gambar-gambar korban pengeboman. Perhatikan sekitar kalian, jika ada yang mencurigakan cepat lapor kepada pihak berwajib. Jangan menebarkan ketakutan dengan mengatakan akan terjadi bom di tempat lainnya.

Bagi Kawan Muda yang menjadi korban pengeboman, kami turut berduka cita dan tetap semangat. Karena Indonesia bersama kalian. Kita akan membantu sebisa mungkin.

Sumber : Diolah dari berbagai sumber