Siapa yang tidak pernah naik ojek online di zaman dengan era teknologi sudah berkembang pesat ini? Bahkan mungkin naik ojek online sudah masuk ke dalam hal wajib bagi beberapa millineals. Kalau pergi ke kota yang nggak pernah dikunjungi yang penting ada ojek online aja, aman terkendali sudah hidup nggak pakai nyasar nggak pakai bingung nawar.

Tapi tahu nggak sih Kawan Muda, jika kalian selalu melihat dari sisi konsumen, kali ini Kita Muda akan membahas dari sisi driver. Tidak selamanya menjadi driver ojek online adalah hal yang menyenangkan, walaupun pekerjaannya tidak ada jam kerja dan bisa pergi ke manapun, tapi ketika ada konsumen yang memberi review jelek mengenai pelayanannya, sang driver bisa langsung putus kemitraan oleh perusahaan. Belum lagi, kalau memang sumber penghasilan mereka hanya menjadi driver ojek online.

Review jelek dari konsumen mungkin banyak driver yang menerima, salah satunya yang dialami oleh bapak ini. Karena masih pagi dan tidak kembalian, akhirnya bapak ini menggratiskan penumpangnya. Eh tapi malah dikasih review jelek oleh penumpang. Berikut kisahnya

  1. Penumpang memberi uang Rp100 ribu padahal argonya cuman Rp8 ribu

ojek online
Instagram.com/keluhkesahojol.id

Karena masih pagi, sang driver tentu tidak punya kembalian. Apa lagi ini adalah konsumen pertama di hari itu. Akhirnya sang driver memutuskan untuk penumpang tidak perlu membayar. Sebagai penumpang kan harusnya senang ya, tapi malah dibalas seperti ini.

  1. Alasannya sih kepencet, tapi alasannya ini malah fatal banget buat driver

ojek online
via instagram.com/keluhkesahojol.id

Konsumen bilang kalau kepencet, tapi habis itu bilang jangan bikin dia menunggu lama dan harus sediakan uang kembalian. Bagus sih masukannya, tapi kan nggak harus kasih bintang jelek. Padahal juga nggak disuruh nunggu satu jam.


BACA JUGA:


  1. Satu-satunya pekerjaan hanya menjadi driver untuk pengobatan anaknya yang sedang sakit

ojek online
via Instagram.com/keluhkesahojol.id
  1. Akhirnya driver diputus kemitraan oleh pihak perusahaan secara sepihak

ojek online
via keepo.me

Putus kemitraan ini emang nggak adil sih, karena kan perusahaan hanya mendengarkan dari pihak konsumen tanpa mendengarkan penjelasan dari pihak driver terlebih dahulu.

Semoga Bapak driver ini bisa bekerja di tempat yang lebih baik untuk membiayai berobat anaknya. Serta driver lain mungkin bisa menyediakan uang kembalian atau bagi konsumen bisa menggunakan e-money yang telah disediakan oleh perusahaan kalau memang takut tidak ada kembalian.

Sumber : Keepo