Ketika pikiran banyak dirasuki hal-hal negatif, sudah saatnya kamu rutin melatih kebiasaan ini agar menjadi pribadi yang positif

Waktu berjalan sedemikian cepat. Menebas apapun yang ada di depannya, tanpa ampun. Hari demi hari dilewati dengan setumpuk pekerjaan berserta tekanan target dan pencapaian, belum lagi ditambah masalah sosial, hingga lingkaran terkecil seperti keluarga.

Konten yang ditonton seperti tak lebih dari kumpulan-kumpulan ‘sampah’ yang mengatasnamakan acara hiburan. Acara-acara hiburan untuk melepas penat bagi mereka yang seharian kerja, katanya. Padahal, aslinya mereka hanyalah para penyembah rating yang sedikitpun tak pernah peduli dengan ‘sampah-sampah’ yang mereka jejalkan ke otak para penikmat televisi di negeri ini.

Baca Juga : Nilai C bukan bencana. Justru golongan mereka adalah calon orang-orang sukses. Ini dia alasannya …

Hampir sehari semalam otak tak henti-hentinya digempur dengan asupan-asupan negatif. Kalau sudah begini, bagaimana akan menerapkan kebiasaan-kebiasaan menuju sukses? Pasti sangat menghambat.

Maka sudah saatnya kamu rutin melatih kebiasaan baik agar menjadi pribadi yang positif. Semoga infografis dari sahabat Kita Muda, Wovgo, ini membantu:

Hiburan itu tak melulu soal menonton. Kadang, berkumpul dengan teman-teman juga bisa berarti hiburan.

1

Target dan tekanan mungkin meningkat. Tapi jangan sampai senyum dan tawamu malah menjadi meredup.

2

Membandingkan diri dengan orang lain adalah cara termudah untuk menurunkan kualitas diri, tanpa perlu orang lain repot-repot turun tangan.

3

Sesungguhnya, diantara apa-apa yang telah kita terima, ada hak-hak pihak lain yang pemberiannya dilewatkan melalui kita.

4

Hidup ini terlalu singkat jika hanya dihabiskan untuk bekerja dan bekerja.

5

Diam adalah cara paling elegan untuk memenangkan perdebatan. Untuk apa meladeni orang yang sedang menunjukkan kedunguannya?

6

Tak semua mention harus dibalas. Tak semua gunjingan harus didengarkan. Karena terus berproses menjadi lebih baik adalah bagian terpenting dalam hidup.

7

Begitu banyak manusia di muka bumi ini. Tegaslah pada apapun. Termasuk hanya memilih mereka yang bersedia memahamimu.

8

Pilih bidang yang kamu suka. Perjuangkan, dan berprestasilah disana!

9

Kebiasaan positif datang dari pikiran yang positif.

Menurut mimin, susah sekali untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan positif jika pikiran masih dipenuhi dengan hal-hal negatif.

Sudah saatnya kita semua benar-benar menjaga apa yang kita pikirkan. Karena itu akan berpengaruh kuat terhadap apa yang akan kita lakukan.

Baca Juga : Sepucuk surat untuk diri sendiri yang masih sering mengeluh

Jadi, biasakan diri memberi makanan pada otak dengan hal-hal positif, agar kegiatan-kegiatan positif pun senantiasa menjadi kebiasaan serta bagian dalam hidup.

Selamat mencoba! 😉

Sumber : Wovgo