Sudah bukan jamannya cuma ngobral kata-kata cinta. Saatnya bertindak dengan aksi nyata!

Sekalipun bualan cinta itu bisa bikin pasangan melayang, dan masing-masing juga suka akan hal itu – terutama wanita, tapi kalau dibuali terus-menerus juga kayaknya malah bakal dikibuli jadinya. Makanya, gombalan-gombalan itu perlu, karena memperkuat cinta. Ya tapi jangan kebanyakan juga. Nanti bisa lupa sama tugas utama.

Apakah tugas utama masing-masing pribadi dalam menjalin sebuah hubungan? Tentu mensukseskan hubungan tersebut. Untuk mencapai itu, jelas tidak bisa hanya dengan kata-kata. Harus dengan tindakan nyata. Maka apa-apa saja yang perlu dilakukan? Kita Muda punya bahasannya untuk kamu:

Mengucap “cinta” itu perlu, tapi jangan berlebihan.

i love you
Foto : blog.bay-bee.co.uk

Mengucap ‘cinta’ itu perlu. Sebagai pemanis sebuah hubungan. Perlu, tapi jangan sewaktu-waktu. Katakan itu pada momen-momen yang memang pas untuk mengungkapkannya. Kapankah momen yang pas itu? Masing-masing punya pakemnya sendiri, yang enggak semua pasangan sama. Jadi, temukan hal itu.

Mengucap ‘cinta’ itu perlu. Sebagai pemanis sebuah hubungan. Tapi jangan sering-sering. Nanti kalau keseringan, jadi kemanisan. Akhirnya, diabetes. :p

BACA JUGA : 30 Cara menunjukkan cinta tanpa harus mengucapkan kata “I Love You”

Sesuatu itu ‘spesial’ karena jarang. Kalau sering, maka semuanya menjadi biasa.

Coba, sering-seringlah ucapkan cinta kepada pasanganmu. Lihat, dia akan muak. Dan bakal menganggap ucapanmu hanyalah gombalan-gombalan yang perlu diabaikan. Sehingga, kalau suatu hari kamu mengungkapkan ‘cinta’ kepadanya, ia hanya akan menerimanya secara biasa saja. Sudah tak lagi menganggapnya sebagai ungkapan yang spesial dan layak disimak.

Cinta yang baik adalah cinta yang membanyakkan tindakan dan mengurangi perkataan-perkataan.

pasangan
Foto : www.zastavki.com

“Aku serius sama kamu!”

Ketika cowok berkata seperti itu, maka yang perlu cewek lakukan adalah mengiyakan, tapi tetap menunggu-nunggu: apakah setelah itu ia akan mengupayakan pembuktian sesuai apa yang dikatakan? Kalau iya, berarti antara perkataan dan perbuatan sudah sesuai. Tetapi kalau tidak, itu hanyalah bualan semata.

Sudah sepantasnya, dalam menjalin hubungan asmara, masing-masing mengupayakan sesuatu demi kebaikan diri mereka masing-masing dan hubungan mereka ke depan. Untuk apa-apa rajin bermanis-manis kata bila tiada tindakan nyata? Bukankah lebih baik menghiasi hubungan dengan rajin-rajin bertindak nyata, dan menyelipkan kata-kata ‘cinta’ dalam menjalani hubungan, sebagai pemanis hubungan asmara agar terus mekar?

BACA JUGA : Untuk cowok, karena gombalan kata sudah biasa, luluhkan hati cewek dengan 8 cara ini aja!

Ucapan ‘cinta’ dalam hubungan itu ibarat pemanis buatan pada minuman ringan.

aku cinta kamu
Foto : zikoko.com

Pemanis buatan adalah pemanis yang diproses secara kimiawi, dan biasanya digunakan untuk membantu mempertajam rasa, karena memiliki rasa 200 hingga 700 kali lebih manis dari gula biasa, dan tentu juga lebih manis daripada kamu. Mulanya hanya diproduksi untuk memenuhi kebutuhan pemanis bagi penderita diabetes mellitus saja. Tapi karena kemudian para pengusaha-pengusaha yang berjiwa kapitalis itu tahu kalau efek pemanis buatan ternyata bisa lebih manis ketimbang gula, dan tentunya lebih bisa menekan banyak biaya produksi serta mereguk untung sebanyak-banyaknya, maka dipakailah pemanis buatan. Meski mereka tahu kalau dikonsumsi terus-menerus, bisa menyebabkan meningkatnya risiko serangan jantung dan meningkatnya risiko kanker pankreas, tapi ya karena bisa untung lebih banyak, makanya dihajar saja!

Lalu apa kaitannya dengan mengobral kata cinta?

Begini, bila diibaratkan kamu adalah pengusaha yang memiliki pabrik yang bisa memproduksi kata-kata cinta kepada pasangan, maka janganlah jadi pengusaha kapitalis yang terus-menerus mengucap kata cinta kepada pasangan. Karena dalam menjalin hubungan, ucapan ‘cinta’ itu bak pemanis buatan pada minuman ringan. Berikan secukupnya saja, nanti kalau berlebihan bisa terkena risiko serangan hati. Kenapa pengusaha banyak memakai pemanis buatan? Biar produknya bisa jadi banyak, dan biaya produksinya murah. Nah, bila kamu berbanyak-banyak mengucap cinta, berarti kamu banyak-banyak memproduksi kalimat-kalimat ungkapan cinta kepada pasangan, sampai akhirnya, karena banyak itulah jadinya ucapan cintamu terkesan ‘murah’ di mata pasangan.

So, ucapkan ‘cinta’ pada momen-momen penting yang bikin dia terkesan. Agar ia selalu mengingatnya sepanjang masa. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *