Nikah Gede-gedean atau Sederhana yang Penting Sah? Ini Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing…

4.685 views
Menikah mewah vs. menikah sederhana
via: thebridedept.com

Topik yang tak pernah ada habisnya untuk diperdebatkan adalah pro dan kontra tentang bagaimana sebaiknya menggelar pesta pernikahan. Belakangan ini, masyarakat Indonesia dibuat heboh dengan pernikahan anak pengusaha kelapa sawit asal Surabaya.

Pernikahan mewah ala Crazy Rich Surabayan tersebut benar-benar bikin siapa pun menganga. Bayangkan saja, undangan pernikahan berupa music box dan tamu undangan yang datang akan mendapatkan souvenir berupa koin yang terbuat dari emas asli!

Mau tahu yang lebih epic lagi? Pihak mempelai menyediakan mobil Jaguar dan iPhone sebagai doorprize. Nah lho, sebenarnya ini acara nikahan atau jalan sehat, ya? Kalau Kawan Muda diundang nih, kebayang enggak tuh mau kasih angpao berapa kalau dikasih suvenir emas?

Tak berselang lama dari kabar bahagia nan mengagetkan Crazy Rich Surabayan, masyarakat kembali dibikin pusing dengan pernikahan salah satu beauty vlogger asal Indonesia, Suhay Salim. Tahun 2018 memang penuh kabar mengejutkan terkait pernikahan memang.

Namun jangan dikira karena dia beauty vlogger maka pernikahannya akan semeriah pesta pernikahan selebriti/selebgram lain. Pernikahan Suhay Salim sangat… sederhana. Bukan sederhana lagi, sih, tapi benar-benar enggak umum buat ukuran orang Indonesia yang biasanya (atau minimal) ada perayaan meski kecil-kecilan!

Suhay Salim tak berniat untuk membuat pesta resepsi sama sekali.  Dia dan suami hanya mengenakan kemeja dan celana jeans tanpa make up berlebihan saat melangsungkan proses ijab qabul di Kantor Urusan Agama alias KUA. Ini mau nikah atau jalan-jalan ke mall, ya? Ehm, tapi kalau dipikir-pikir ya, yang penting sah secara agama dan negar. Betul?

Namun beberapa dari kamu mungkin punya pandangan sendiri bahwa pernikahan adalah sebuah hal baik dan kabar baik harus disebarkan ke banyak orang biar dapat doa yang baik dan tak menjadi salah paham. Pernikahan juga terjadi sekali seumur hidup, jadi enggak apa-apalah kalau dirakayan besar-besaran. Kalau sudah begini, mana yang lebih baik?

Biar Kawan Muda bisa dapat gambaran nih, lebih baik menyelenggarakan pesta besar-besaran atau yang sedang-sedang saja  (atau yang super sederhana seperti pernikahan Suhay Salim), Kita Muda bakal menjabarkan kelebihan dan kekurangan masing-masing pilihan. Simak ya…

Pesta pernikahan besar-besaran sah-sah saja, asalkan….

Menikah mewah vs. menikah sederhana
Pesta pernikahan besar-besaran sah-sah saja, asalkan amu, pasangan, dan keluarga besar telah mempersiapkan matang-matang| via: thebridedept.com

Kamu, pasangan, dan keluarga besar telah mempersiapkan dan memperhitungkan semuanya matang-matang. Jangan mengadakan pesta pernikahan yang melampaui kemampuanmu dan pasangan. Sebenarnya kan lumayan tuh, biaya resepsi pernikahan bisa digunakan untuk bayar cicilan rumah atau kendaraan.

Namun kalau kamu punya rezeki berlebih dan orangtua juga membantu, silakan menyelenggarakan pesta pernikahan yang kamu impi-impikan selama ini. Toh, enggak ada salahnya kan berbagi kebahagiaan dengan tamu undangan.

Mengadakan pesta pernikahan juga menghindari timbulnya omongan di belakang. Kalau belum mengabarkan bahwa kamu sudah menikah, lalu ketahuan tetangga tinggal satu atap kan berabe. Daripada menimbulkan kabar yang tidak-tidak, lebih baik disebarkan saja kabar baiknya melalui pesta pernikahan.

Jangan mengadakan pesta pernikahan besar-besaran jika…

Menikah mewah vs. menikah sederhana
Jangan mengadakan pesta pernikahan besar-besaran jika untuk gengsi semata | via: thebridedept.com

Apakah kamu mengadakan pesta karena gengsi semata? Karena ikutan tren atau demi postingan yang keren di media sosial? Sah-sah saja sih kalau kamu sudah nabung jauh-jauh dan menutupi semua biaya pesta pernikahan besar-besaran tersebut.

Kalau setengahnya masih utang? Waduh, lebih baik kamu pikirkan baik-baik  dulu, deh. Kebutuhan setelah menikah sangat banyak. Pesta pernikahan hanya berlangsung sehari dan selesai. Sedangkan menjalin rumah tangga akan berlangsung seumur hidup.

Daripada memikirkan tagihan menggunung setelah pesta pernikahan, mending tidur tenang di rumah impian kan? Jadi pikirkan matang-matang kalau tabungan pernikahanmu masih pas-pasan.

Karena itulah,  pesta pernikahan sederhana adalah solusi. Yang penting mengundang keluarga dan teman terdekat; urusan mau digelar di mana sih bebas. Halaman rumah atau balai RW pun oke 😉

Menikah mewah vs. menikah sederhana
Ada baiknya untuk mengadakan pesta resepsi walaupun kecil-kecilan | via: thebridedept.com

Biar enggak dibiliang pelit sama tetangga, ada baiknya untuk mengadakan pesta resepsi walaupun kecil-kecilan. Kamu bisa menggerakkan saudara dan tetangga untuk memasak hidangan pernikahan atau cari katering yang enak dengan harga terjangkau (makanan adalah hal krusial dalam sebuah pernikahan dan menjadi bahan penilaian di mata para tamu).

Dekorasinya juga enggak perlu berlebihan. Untuk suvenir pilih yang murah meriah tapi bermanfaat. Karena undangan pasti bakal dibuang, tak perlu membuat desain undangan yang berlebihan. Baju pengantin juga enggak perlu beli atau jahit baru, sewa saja biar lebih murah.

Kalau enggak pakai pesta resepsi sama sekali, boleh enggak sih? Gimana biar enggak menimbulkan omongan buruk dari tetangga atau teman?

Menikah mewah vs. menikah sederhana
Menikah tanpa resepsi juga boleh, tapi jangan lupa memberi tahu kabar bahagia dengan mengirim hamper pada tetangga atau teman terdekat | via: thebridedept.com

Kita Muda sebenarnya sangat terinspirasi dengan pernikahan Suhay Salim. Akan tetapi,  kalau lingkungan tempat tinggal kita terlalu kepo urusan urang, ini bisa jadi bahan omongan. Tapi tenang, Kawan Muda bisa mengundang tetangga dan teman terdekat untuk pengajian atau sekedar makan-makan di rumah.

Kamu juga bisa mengirimkan suvenir atau hamper pernikahan kepada tetangga terdekat. Setidaknya mereka diberi kabar bahwa kamu sudah melangsungkan pernikahan, meskipun memang tidak mengadakan pesta resepsi sama sekali. Yang penting para tetangga sudah diberi kabar bahwa kamu dan pasangan sudah sah di mata negara dan agama.

Pada akhirnya, menikah mewah atau menikah sederhana, semua tergantung tergantung selera, kemampuan finansial mempelai, dan tentu saja restu dari keluarga mempelai. Kalau Kawan Muda, pesta pernikahan seperti apa yang kamu inginkan?