Kurang SAH!!

Nggak pantas nanti di lihat tetangga…

Biar dapet buwuhan (duit kondangan) banyak!

Gengsi dong!

Ya banyak sih memang alasan yang dilontarkan sebagian pihak orang yang punya hajat menikah, kalau soal pengadaan resepsi. Bagi sebagian pihak, resepsi itu nggak bisa ditinggalkan dan jadi hal yang wajib terutama di Indonesia. Jarang banget kan nggak ada pesta habis akad nikah, langsung bubar gitu?


BACA JUGA: Ragu melepas masa lajang menjelang pernikahan? Lakukan hal-hal ini untuk memantapkan hatimu!


Padahal sih ya fine fine aja, kan yang penting udah SAH di KUA. Tapi kalau menurut kalian gimana gaes, setuju nggak sama alasan berikut, kenapa sih harus ada resepsi?

#1. Karena orangtua yang berkehendak.

via : tapakrantau.web.id

Namanya pernikahan, kadang kita nggak bisa menentukan sendiri sesuai kemauan, pasti ada campur tangan orangtua sebagai penanggung jawab. Jadi alasan kenapa resepsi itu diadakan, ya karena emang gara-gara orangtua sih.

Wajar, orang tua ingin memberikan yang terbaik dan ingin melihat anaknya bahagia. Plusnya lagi, mereka memiliki kebanggaan tersendiri dengan mengadakan pesta sedemikian rupa. Malah sebagian orang mengadakan resepsi itu dibuat sebagai ajang gengsi dan pamer, kalau mampu bikin resepsi mewah.

#2. Jadi sungkan sendiri kalau banyak yang nggak diundang.

via : seventeen.com

Menikah kan momen di mana semua orang turut merasakan bahagia atas pasangan pengantin. Tapi kok hanya keluarga dan saudara aja yang menikmati suasana itu, kok nggak diramaikan dengan resepsi? Duh jadi malu.


BACA JUGA: Ini lho 4 alasan mengapa beberapa perempuan memilih menikah di atas usia 27 tahun…


Nah, anggapan itu sering kali bikin kita sungkan sama teman-teman dan tetangga yang nggak diundang. Finally, diadakanlah resepsi untuk meramaikan suasana, plus biar nggak ada yang sakit hati kalau nggak diundang.

#3. Biar nggak timbul omongan di belakang.

via : thenextweb.com

Gampangnya sih, nikah kalau tanpa woro-woro itu terkesan negatif. Tau-tau tetangga sama teman-teman lihat kamu berduaan terus atau mendadak tinggal di satu atap, wah pasti timbul omongan di belakang. “Kapan nikahnya, mereka berdua? Kok nggak ada undangan?”.

Nah, daripada ribet gitu diadakan resepsi deh. Biar mereka ingat: “Oh iya, yang waktu dulu nikah di gedung X kan…”

#4. Biar nggak dikira hamil duluan.

via : stylecraze.com

Ini juga sama nih, kebanyakan malah udah dijudge kalau nikah diam-diam atau melakukan akad aja itu disangka nggak pantes. Diduga hamil duluan, makanya malu ngadain resepsi. Dan kalau nggak terbukti hamil alias nggak langsung punya anak, ntar disangka udah aborsi. Serba salah ya….


BACA JUGA: “Saya sudah menikah, punya anak, tapi suami selingkuh. Saya meninggalkannya, namun ia makin menggila. Saya harus bagaimana?”


Nah, daripada ribet urusannya dan diomong yang nggak nggak, pentingnya melakukan resepsi itu ya karena perkara ini juga.

#5. Nggak mau dikata pelit atau nggak mampu ngadain resepsi.

via : malesbanget.com

Paling males deh kalau dengar hal-hal buruk tentang diri kita dari mulut orang lain? Bikin kuping panas. Orang bakalan bilang yang aneh-aneh kalau nikah nggak ada pestanya, dikira pelitlah, bangkrut lah dan yang paling parah dikata nggak mampu. Ya ampun segitunya ya…

#6. Selalu ada jalan untuk berhutang.

via : skmecca.com

Seharusnya mengadakan pesta pernikahan itu semampunya aja, tapi sebagian besar orang-orang kita justru dikalahkan sama rasa gengsi sih. Jadi selalu ada jalan buat ngutang, biar dianggap wah sama orang. Yang penting kan ada resepsinya…

#7.  Ya emang karena kamunya aja yang pingin ngadain resepsi sebagai momen seumur hidup.

via : shop.gestalten.com

Siapa sih yang mau gagal dalam rumah tangga dan nikah berulang kali. Pernikahan kan sakral, dengan harapan momen itu digelar sekali seumur hidup aja.


BACA JUGA: Inilah 5 alasan mengapa menikah tanpa cinta itu risikonya besar dan membuatmu tak bahagia!


Jadi, dibuatlah pesta untuk mengenang kebahagiaan kalian berdua. Sah sah aja kok. Kan bagus tuh foto pernikahan dipajang di ruang tamu, ya nggak?

***

Kalau menurut Kawan Muda sendiri, apa alasan mengapa resepsi pernikahan itu sebaiknya diadakan? Share jawaban kalian di kolom komentar ya.